Tips

Cara Mengatasi Sakit Rahang Tanpa Obat

Saat mengalami sakit rahang, seringkali hal yang kita lakukan dengan mengonsumsi obat penghilang nyeri yang dijual bebas di pasaran. Hal ini memang langsung menghilangkan nyeri, namun ternyata tanpa obat pun Anda bisa menghilangkan sakit rahang, caranya pun cukup dengan beristirahat dan melakukan kompres. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Istirahat rahang

Gerakan pada rahang terus menerus akan membuat sakit rahang yang dialami semakin parah. Oleh karena itu, kurangi menggunakan rahang secara berlebihan agar rahang bisa beristirahat sejenak. Caranya yang dilakukan, yaitu:

  • Hindari mengunyah permen karet. Mengunyah terus menerus akan meningkatkan kerja otot dan membuat sendiri pada rahan kelelahan
  • Hindari kebiasaan buruk seperti menggigit kuku atau pensil. Jika Anda merasa cemas, salurkanlah dengan kebiasaan lain
  • Posisikan tubuh telentang atau miring pada saat tidur. Hal ini untuk menghindari tekanan pada kepala yang dapat menyebabkan pergeseran rahang jika tidur dengan posisi tengkurap dan kepala miring.
  • Jika Anda membawa tas dengan satu Pundak, sebaiknya kurangi beban yang diberikan pada Pundak. Beban berlebih akan membuat perubahan posisi leher dan tulang belakang. Secara tidak langsung hal ini memengaruhi adanya sakit rahang. Anda dapat memindahkan tas dari satu Pundak ke Pundak lainnya secara bergantian.
  • Jangan membuka rahang terlalu lebar. Gerakan seperti menguap atau tertawa terlalu lebar dapat memperparah kondisi sakit rahang yang dialami.

Kompres panas dingin

Salah satu cara untuk meredakan sakit rahang adalah dengan mengompresnya. Terkadang saat kita bingung perlu melakukan kompres hangat atau dingin. Ternyata keduanya dapat digunakan untuk mengatasi sakit rahang. Hal ini bergantung pada jenis sakit yang dialami. Jika Anda merasakan nyeri seperti tertusuk, pilihan terbaik adalah dengan kompres dingin. Kompres dingin akan membantu menumpulkan ujung saraf yang nyeri di sekitar rahang dan menghambat sinyal nyeri ke otak.

Begitu pun sebaliknya, jika sakit rahang bersifat tumpul dan menetap, lebih baik Anda menggunakan kompres hangat. Hal ini bermanfaat untuk melemaskan otot rahang dan memperlancar aliran darah. Jika telah melakukan perawatan sendiri, tetapi masih terasa nyeri dan tidak hilang dalam dua minggu atau semakin parah, sebaiknya Anda coba berkonsultasi dengan dokter.