Hidup Sehat

Cek Tagihan BPJS Kesehatan, Bagaimana Caranya?

Semenjak dibentuk pada tanggal 1 April 2014, manfaat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sudah dirasakan oleh banyak pihak. Dengan iuran yang tergolong terjangkau dibandingkan jenis asuransi swasta, BPJS Kesehatan menyediakan jaminan layanan kesehatan bagi seluruh pesertanya yang per 30 Juni 2020 telah mencapai lebih dari 221 juta jiwa penduduk Indonesia.

Anda bisa menikmati segala layanan kesehatan dari BPJS Kesehatan asal memenuhi aturan pembayaran tagihan tiap bulan. Namun bagi Anda yang kerap terlambat menbayar tagihan, bersiap-siaplah dengan konsekuensi denda yang tidak kecil. Karena itu, menjadi penting guna melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan secara berkala guna menghindari keterlambatan pembayaran.

Cara melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan tidaklah sulit. Tersedia banyak kanal yang memungkinkan Anda melakukan pemantauan terhadap status pembayaran terkait asuransi rakyat ini. Berikut adalah beberapa cara mengecek tagihan BPJS Kesehatan Anda agar bisa menikmati layanan kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan tanpa terganggu.

  1. Melalui Situs Resmi

BPJS Kesehatan memiliki situs resmi di alamat https://bpjs-kesehatan.go.id. Lewat situs ini, Anda bisa dengan mudah melihat status tagihan iuran bulanan Anda beserta keluarga. Caranya simpel, Anda hanya perlu mengarahkan kursor ke bagian paling kanan situs, tepatnya di bagian tanda panah berkotak biru, kemudian klik pilihan cek iuran BPJS Kesehatan.

Setelah itu, Anda cukup mengisi identitas kepesertaan berupa nomor kartu BPJS Kesehatan Anda berikut tanggal lahir. Nantinya akan muncul data kepesertaan secara lengkap berikut total tagihan yang mesti Anda bayar jika memang Anda.

  • Melalui Aplikasi JKN

BPJS Kesehatan merupakan penyelenggara program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Di mana saat ini, sudah ada aplikasi JKN yang bisa diakses tiap orang melalui Google Play Store maupun App Store. Lewat aplikasi ini, berbagai hal bisa Anda lakukan, termasuk, melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan.

Anda hanya perlu mengunduh aplikasi ini kemudian melakukan pendaftaran dengan nomor kartu BPJS Kesehatan yang sudah Anda miliki. Jika sudah berhasil masuk akun, Anda hanya perlu mengecek menu “Tagihan” dilanjutkan dengan pemilihan fitur “Premi”. Dari situ, Anda bisa langsung mengetahui status iuran Anda, sudah terbayarkah ataukah memang perlu untuk segera dilunasi.

  • Hubungi Call Center

Cara mudah lainnya untuk melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan adalah dengan menghubungi call center penyelenggara program JKN ini. Nomor yang bisa Anda hubungi guna bisa mengakses data mengenai data tagihan iuran adalah 1500 400.

Ikuti instruksi layanan di telepon dan pilihlah cek tagihan iuran. Seperti biasa, nantinya Anda akan diminta menyebutkan nomor kartu kepesertaan BPJS Kesehatan. Setelah itu, dari pihak BPJS Kesehatan kemudian akan segera memberitahu total tagihan Anda jika ada yang belum terbayar.

  • Fungsikan SMS Gateaway

Saat ini BPJS Kesehatan juga memiliki layanan SMS Gateaway untuk memudahkan para peserta mengetahui informasi kepesertaannya, tidak terkecuali untuk melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan. Layanan SMS ini bisa diakses di nomor 08775500400. Maksud dari adanya SMS Gateaway ini bertujuan melayani para peserta BPJS Kesehatan yang harang terhubung dengan akses internet.

Untuk melakukan cek tagihan dengan SMS Gateaway BPJS Kesehatan, Anda hanya perlu mengirimkan pesan singkat dengan format yang sesuai, yaitu (Tagihan <spasi> Nomor kartu BPJS Kesehatan). Bisa juga Anda mengirimkan format pengecekan dengan mengganti nomor kartu BPJS Kesehatan ke nomor induk kependudukan sesuai KTP. Tidak perlu waktu lama sampai Anda menerima balasan mengenai data tagihan yang Anda minta.

***

Selain keempat cara di atas, Anda juga bisa melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan dengfan memantau langsung status pembayaran Anda di ATM bank yang bermitra dengan lembaga pemerintah ini, seperti Mandiri, BRI, ataupun BNI. Sangat mudah bukan untuk memastikan tagihan iuran Anda sudah terbayar atau belum?

Hidup Sehat

6 Gigitan Serangga yang Harus Diwaspadai

Digigit serangga pada umumnya bisa terjadi pada siapa saja dalam kehidupan sehari-hari dan rata-rata orang yang mengalami memiliki reaksi berbeda setelah digigit serangga. Gigitan serangga bisa dalam bentuk sengatan, gigitan maupun mengeluarkan racun yang merupakan pertahanan melindungi diri ketika berada dalam keadaan yang mengancam nyawanya.

Digigit serangga juga merupakan salah satu bentuk dermatitis kontak iritan, merupakan reaksi peradangan kulit sebagai respons akibat kontak dengan alergen. Alergen dalam hal ini bisa berupa liur, bulu hingga gigitan dari serangga tersebut atau istilahnya disebut venenata. Sebelum bereaksi, gigitan dari serangga ini menimbulkan beberapa gejala.

Jenis Gigitan Serangga Bahaya

Terdapat banyak jenis serangga hidup yang bisa menggigit atau menyengat jika merasa terancam dan beberapa lainnya bisa menggigit untuk memakan darah manusia. Meski demikian kedua tipe serangga yang bisa menggigit manusia ini dapat menimbulkan kondisi yang ringan hingga berat, terutama ketika menggigit, berikut beberapa jenis serangga yang perlu diwaspadai.

  • Gigitan Kutu

Banyak jenis kutu yang dapat menjadi perantara atau biang kerok penyebaran penyakit, seperti misalnya bubonic plague, penyakit pes pada sistem limfatik dan penyakit lyme.

  • Gigitan Lalat

Lalat merupakan serangga yang kerap dijumpai di banyak tempat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya tempat yang kurang bersih. Jenis lalat yang menggigit manusia dan menimbulkan penyakit adalah leishmaniasis, dan lalat tsetse yang menyebabkan penyakit tidur.

  • Gigitan Nyamuk

Pada umumnya gigitan serangga yang satu ini memang bisa menyebabkan gatal dan bentol, namun beberapa jenis dapat menyebabkan penyakit serius, Seperti virus Zika, virus West-Nile, malaria dan demam berdarah.

  • Gigitan Semut Api

Jenis semut yang satu ini memang agresif, khususnya ketika merasa sarang mereka terganggu, semut api bisa menyengat beberapa kali dan menyuntikkan racun solenopsin.

  • Sengatan Lebah

Lebah akan meninggalkan sengat yang mengandung racun di kulit manusia, jika kondisi ini tidak segera diatasi maka semakin banyak racun yang masuk ke tubuh dan memicu reaksi berat.

  • Sengatan Tawon

Sama seperti lebah, sengatan tawon juga mengandung racun tetapi yang membedakan adalah tawon bisa menyengat kulit manusia lebih dari satu kali, berbeda dengan lebah yang hanya bisa menyengat sekali saja.

Gejala Gigitan Serangga

Gejala yang ditimbulkan dari gigitan atau sengatan sengaja merupakan reaksi hipersensitivitas, adalah reaksi alergi yang timbul setelah kulit dari tubuh yang berkontak dengan serangga atau racun yang masuk pada kulit akibat gigitan atau tusukan. Jenis dari reaksi yang timbul akibat sengatan ini tergantung dari jenis serangga dan macam racun, berikut beberapa gejala yang muncul.

Reaksi yang muncul bisa berupa reaksi lokal, hanya terbatas pada tempat gigitan atau sengatan, rasanya bisa berupa reaksi gatal, nyeri tidak nyaman di tempat gigitan atau sengatan, panas seperti terbakar hingga muncul bengkak atau kulit melepuh di sekitar tempat gigitan atau sengatan serangga terhadap kulit.

Terdapat pula reaksi anafilaktik, merupakan reaksi alergi berat, bahkan reaksi ini bisa mengancam nyawa seseorang yang mengalaminya. Beberapa gejala dari reaksi ini terdapat beragam, seperti munculnya ruam dan gatal yang menjalar ke seluruh tubuh. Kemudian pembengkakan tenggorokan, sesak napas, jantung berdebar, tekanan darah menurun hingga gelisah keringat dingin.

Penyebab timbulnya reaksi akibat gigitan dari serangga merupakan reaksi hipersensitivitas atau reaksi alergi yang tumbuh akibat adanya alergen asing dan tubuh berusaha untuk menghilangkan alergen yang ada tersebut. Terdapat dua jenis serangga yang secara umum menyebabkan timbulnya reaksi.

Hidup Sehat

Mengenal tentang Diet Paleo

Bosan dengan program diet Anda biasanya? Mungkin ini waktu yang tepat untuk mencoba Diet Paleo. Siapa sangka jika cara makan ala manusia purba ini ternyata dapat menyehatkan tubuh? Meskipun kita tidak mungkin mengetahui secara pasti apa saja menu makanan manusia purba sehari-hari, namun sebuah riset sudah membuktikan bahwa diet paleo ini berisi makanan utuh (whole food) karena manusia purba membutuhkan energi yang kuat untuk berburu.

Selain itu, diet paleo juga dapat mengurangi risiko diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. Bahkah ada beberapa studi yang menemukan bahwa diet paleo dapat membantu menurunkan berat badan. Berikut beberapa panduan diet paleo yang bisa Anda praktekkan di rumah.

Pola makan untuk diet paleo

Manusia yang hidup di zaman Paleolitikum dikenal memiliki pola makan yang cukup bervariasi dari ada yang tersedia di adalah tempat mereka hidup. Ada yang mengonsumsi makanan hewani yang rendah kalori, ada juga yang mengonsumsi sayuran. Untuk menghindari kebingungan, Anda juga dapat menggunakan panduan dasar berikut sebagai permulaan mencoba diet paleo.

Rekomendasi makanan untuk diet paleo

  • Daging: sapi, kambing, ayam, kalkun, babi, dan lain-lain
  • Ikan dan seafood: salmon, udang, kerrang, dan usahakan ikan yang masih segar
  • Telur: telur yang omega-3
  • Sayuran: brokoli, kale, bawang bombay, wortel, dan tomat
  • Buah-buahan: apel, pisang, jeruk, pir, alpukat, stroberi, dan blueberi
  • Umbi-umbian: kentang, ubi, dan lobak
  • Kacang dan biji-bijian: almond, walnut, hazelnut, biji bunga matahari, dan biji labu
  • Lemak dan minyak sehat: minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak alpukat
  • Garam dan rempah: garam laut, bawang, kunyit, dan rosemary

Diet paleo juga tidak menekankan untuk mengurangi jenis zat gizi makro tertentu. Anda diperbolehkan untuk mengonsumsi protein, lemak, dan karbohidrat sebanyak yang Anda mau, asalkan makanan yang dipilih termasuk dalam daftar makanan yang diizinkan untuk paleo. Akan lebih baik jika Anda memilih bahan makanan yang organik, namun jika memang tidak menungkinkan, cukup menghindari bahan makanan yang kurang sehat seperti contoh berikut ini:

  • Gula dan sirup jagung fruktosa: minum bersoda, jus buah, gula, permen, produk pastry, dan es krim
  • Produk olahan gandum seperti roti, pasta, gandum, dan barley
  • Legume: kacang-kacangan, lentil, dan sejenisnya
  • Olahan susu: susu rendah lemak yang tidak dianjurkan untuk yang sedang menjalani diet paleo karena membutuhkan susu yang tinggi lemaknya, seperti keju dan mentega.
  • Minyak sayur: minyak kedelai, minyak bunga matahari, minyak jagung, minyak biji kapas, dan lainnya.
  • Lemak trans: lemak trans ini dapat ditemukan di dalam margarin dan makanan olahan lainnya.
  • Makanan yang mengandung pemanis buatan: aspartam, siklamat, dan sakarin
  • Makanan olahan: semua makanan yang memiliki zat aditif berlebihan serta makanan berlabel “diet” atau low-fat” termasuk makanan pengganti buatan.

Dalam diet paleo juga tidak ada aturan pasti untuk membatasi Anda mengonsumsi makanan tertentu. Hal yang terpenting adalah Anda perlu menghindari makanan olahan dan berganti ke produk makanan yang alami. Diet mana yang lebih baik buat Anda akhirnya tergantung dari tujuan dan komitmen masing-masing orang. Dari sinilah Anda bisa menentukan ingin memilih pengaturan makan yang mana.

Uncategorized

Ini Manfaat Bernyanyi untuk Atasi Kebiasaan Mendengkur

Mendengkur adalah kondisi yang terjadi akibat adanya getaran pada jaringan tenggorokan saat tertidur. Mengatasi kebiasaan mendengkur bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan bernyanyi. Apabila dilakukan secara rutin dan tepat, Anda bisa merasakan manfaat bernyanyi bagi kebiasaan mendengkur saat tidur.

manfaat bernyanyi

Bagaimana bernyanyi mengatasi kebiasaan mendengkur?

Ketika bernyanyi, Anda dipaksa untuk melakukan proses bernapas yang berbeda dari biasanya. Pada situasi normal, otot di sekitar tenggorokan akan mengeraskan jalur pernapasan bagian atas ketika menghirup udara. Situasi ini memungkinkan udara untuk masuk ke paru-paru dengan lancar.

Sementara, saat tertidur, otot di sekitar hidung dan tenggorokan akan beristirahat, menyebabkan penyempitan jalur pernapasan bagian atas dan menyebabkan dengkuran.

Saat sedang bernyanyi, udara bergerak melewati kotak suara dan menyebabkan pita suara bergetar. Untuk bisa menghasilkan perubahan nada dan volume suara selama bernyanyi, perlu adanya pengaturan tekanan pada pita suara dengan mengontrol udara yang melalui kotak suara.

Untuk bisa mengontrol udara yang lewat, perlu adanya koordinasi yang tepat antara otot pernapasan pada hidung, diafragma, perut, dan otot-otot pernapasan. Koordinasi ini memungkinkan seluruh sistem pernapasan untuk terbiasa bekerja secara bersamaan dengan pola yang teratur dan tepat.

Melalui bernyanyi, otot pernapasan akan terlatih dan terbiasa dalam menghirup udara tanpa merusak jalur pernapasan bagian atas. Dengan begitu, kemungkinan penyempitan jalur pernapasan bagian atas saat tidur pun akan berkurang. Hal ini menjadi salah satu manfaat bernyanyi untuk mengurangi resiko munculnya dengkuran saat tidur.

Mengapa perlu bernyanyi untuk mengatasi mendengkur?

Umumnya, orang yang memiliki berat badan berlebih dan penumpukan lemak di area leher lebih mungkin untuk memiliki kebiasaan mendengkur. Hal yang sama juga terjadi pada orang yang menderita penyakit pada amandel atau kelenjar gondok.

Ketika tidur, dengkuran muncul dari getaran di jaringan tenggorokan. Getaran yang terjadi secara berulang akan menyebabkan peradangan pada hidung dan tenggorokan. Akibatnya, siklus pernapasan saat tidur akan semakin terganggu dan kebiasaan mendengkur pun semakin memburuk.

Manfaat bernyanyi bisa dirasakan saat getaran di jaringan tenggorokan berkurang. Kebiasaan mendengkur yang tidak diatasi berpotensi untuk menyebabkan rasa kantuk lebih saat beraktivitas di siang hari. Selain itu, dengkuran juga akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang lain yang tidur di ruangan yang sama dengan Anda.

Terkadang, mendengur juga bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu, salah satunya sleep apnea. Pada kondisi ini, saluran pernapasan bagian atas mengalami penyempitan saat tidur, menyebabkan siklus pernapasan menjadi terganggu.

Bagi penderita sleep apnea, bernyanyi bisa dijadikan sebagai salah satu upaya penyembuhan dan mengurangi dengkuran.

Berdasarkan penelitian, orang yang melakukan terapi bernyanyi cenderung mengalami peningkatan pada kualitas tidur. Terlebih lagi, manfaat bernyanyi akan semakin terlihat apabila dikombinasikan dengan perubahan pola hidup sehat dan olahraga teratur.

Kondisi lain yang bisa disembuhkan dengan bernyanyi

Mendengkur bukanlah satu-satunya kondisi medis yang bisa diatasi dengan bernyanyi. Manfaat bernyanyi juga bisa dirasakan oleh pasien yang menderita kondisi kesehatan mental dan meningkatkan kualitas psikologis dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Secara garis besar, selain mengurangi kebiasaan mendengkur, manfaat bernyanyi dapat berupa:

  • Meningkatkan kemampuan mengingat
  • Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
  • Mengurangi stres dan depresi
  • Menurunkan resiko terkena penyakit jantung dan stroke
  • Meningkatkan kemampuan untuk mengontrol rasa sakit

Apabila dilakukan dengan benar, Anda akan merasakan manfaat bernyanyi bagi kesehatan fisik dan mental, secara khusus untuk mengatasi kebiasaan mendengkur.