Penyakit

Ketahui Gejala Tumor Wilms Terutama Pada Anak

Jenis penyakit tumor ada bermacam-macam, salah satunya adalah tumor Wilms. Penyakit tumor Wilms sering menyerang anak-anak dan terdeteksi pada anak usia 3 atau 4 tahun. Saat usia telah lebih dari 6 tahun, risiko terkena tumor Wilms menjadi turun drastis. Penyebab tumor Wilms sendiri hingga kini belum bisa dipastikan. Akan tetapi dugaan terbesar penyebab tumor Wilms adalah faktor genetika. Tumor Wilms dapat sembuh jika tertangani dengan baik. Secara data 90% anak penderita tumor Wilms pada akhirnya berhasil sembuh.

Gejala tumor Wilms

Tumor Wilms yang terjadi pada anak akan menunjukkan gejalanya. Sayangnya, gejala yang muncul tidak terlalu spesifik sehingga seringkali dikira penyakit biasa. Oleh karena itu, perlu diagnosis langsung dari dokter untuk memastikan terkena tumor Wilms. Beberapa gejala yang muncul misalnya demam, nyeri dada, konstipasi, nyeri perut, mual hingga muntah, sakit kepala, serta hilangnya nafsu makan. Anak juga mungkin menunjukkan gejala lain seperti pertumbuhan tidak seimbang, tekanan darah tinggi, urine mengandung darah, dan kesulitan bernapas.

Diagnosis tumor Wilms

Untuk menentukan anak menderita tumor Wilms atau tidak diperlukan pemeriksaan jangka panjang dan berulang. Jika seorang anak memiliki keturunan tumor Wilms atau terlahir dengan cacat tertentu, maka dokter perlu melakukan pemeriksaan secara berkala. Pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan fisik dan ultrasound. Selain itu, pemeriksaan lain juga diperlukan seperti pemeriksaan darah, X-ray, urine, dan CT scan. Melaluiserangkaian pemeriksaan tersebut nantinya dokter akan mendapat diagnosis dengan pasti dan menentukan stadium tumor yang terbagi menjadi 5, seperti berikut ini.

  • Stadium 1

Stadium awal tumor Wilms adalah stadium 1. Pada posisi ini, terdapat 20-50% kasus dari keseluruhan kasus tumor Wilms. Saat masih stadium 1, tumor belum menyebar ke mana-mana. Tumor masih menyerang salah satu ginjal saja. Prosedur berupa operasi biasanya dapat menyembuhkan tumor Wilms stadium 1.

  • Stadium 2

Pada stadium 2, tumor Wilms dapat diangkat dengan cara operasi. Sekitar 20% penderita tumor Wilms berada pada stadium 2. Kondisi pasien di stadium 2 ini, tumor baru mulai menyebar ke pembuluh darah dan jaringan sekitar ginjal.

  • Stadium 3

Penderita tumor Wilms pada stadium 3 berjumlah sekitar 20-25% dari keseluruhan kasus tumor Wilms. Pada stadium 3, penderita telah mengalami penyebaran tumor hingga ke rongga perut. Penanganan berupa operasi sudah tidak dapat digunakan jika tumor Wils pada anak telah memasuki stadium 3.

  • Stadium 4

Pada stadium 4, tumor telah tersebar ke berbagai organ tubuh. Beberapa organ yang telah terkena tumor Wilms pada stadium 4 yaitu paru-paru, liver, hingga otak. Terdapat sekitar 10% dari total penderita tumor Wilms yang berada pada stadium 4.

  • Stadium 5

Ini adalah stadium terparah. Pada stadium 5, tumor telah berada di kedua ginjal. Meski demikian, presentase penderita tumor Wilms pada stadium ini tidak terlalu banyak, hanya sekitar 5% saja.

Tumor Wilms tidak dapat disembuhkan secara mandiri. Anda perlu melakukan bantuan medis secara intensif. Penanganan dokter yang biasanya dilakukan sebagai rangkaian pengobatan tumor Wilms yaitu operasi, kemoterapi, dan terapi radiasi. Penanganan akan lebih mudah jika stadium tumor masih awal. Oleh karena itu, apabila anak menunjukkan gejala tumor Wilms sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter sehingga dapat dilakukan diagnosis yang mendalam secepatnya.

Kulit & Kecantikan

Bibir Tampak Gelap? Pakai Minyak Zaitun Untuk BIbir

Beberapa orang dapat memiliki bibir yang tampak gelap akibat kondisi medis tertentu ataupun karena faktor gaya hidup. Warna bibir yang menggelap dapat disebabkan karena hiperpigmentasi, yang mana merupakan kondisi tidak berbahaya yang disebabkan karena melanin berlebih. Hiperpigmentasi bibir dapat disebabkan karena paparan sinar matahari berlebih, kurang minum, merokok, reaksi alergi terhadap pasta gigi dan lipstick, terlalu banyak kafein, dan sering mengisap bibir. Kebanyakan dari penyebab bibir gelap tersebut dapat diatasi dengan merubah gaya hidup, seperti memakai tabir surya, membatasi asupan kafein, mengganti merek pasta gigi, dan menggunakan minyak zaitun untuk bibir. Namun, ada pula bibir gelap yang disebabkan karena perawatan medis dan kondisi kesehatan tertentu, seperti chemotherapy, defisiensi vitamin, anemia, dan penggunaan fluoride yang berlebih.

Mencerahkan bibir gelap

Merawat hiperpigmentasi biasanya dilakukan untuk tujuan kosmetik. Perawatan laser dan zat kimia seperti hydroquinone dan asam kojic biasanya dilakukan untuk mengatasi hiperpigmentasi pada bibir. Kebanyakan perawatan hiperpigmentasi bekerja dengan cara menghambat enzim yang memproduksi melanin. Namun, selain perawatan medis yang disebut sebelumnya, Anda bisa mencerahkan bibir secara alami, seperti menggunakan minyak zaitun untuk bibir. Selain minyak zaitun, beberapa pencerah bibir alami di antaranya adalah:

  • Lemon

Sebuah studi tahun 2002 menyatakan bahwa kulit buah sitrus dapat bertindak sebagai penghambat melanin. Setiap malam sebelum Anda tidur, potong lemon dan usapkan dengan perlahan pada bibir. Pada pagi hari, bilas bibir menggunakan air dingin. Ulangi hal tersebut setiap malam hingga Anda mendapatkan hasil yang diharapkan. Perawatan jenis ini dapat membutuhkan waktu hingga 30 hari.

  • Limau

Limau merupakan buah sitrus lain yang memiliki sifat anti produksi melanin. Untuk menggunakannya, campur 1,5 sendok teh jus limau segar, 1 sendok teh madu, dan 1 sendok teh glycerin. Oleskan campuran tersebut dengan perlahan pada bibir sebelum Anda tidur. Bilas bibir di pagi hari.

  • Kunyit

Menurut sebuah studi tahun 2010, kunyit dapat bertindak sebagai inhibitor melanin. Untuk menggunakan kunyit, campur 1 sendok makan susu dan sedikit bubuk kunyit hingga berbentuk adonan yang kental. Dengan menggunakan jari, oleskan adonan tersebut ke bibir dan biarkan selama 5 menit sebelum membilasnya menggunakan air dingin. Setelah mengeringkan bibir, oleskan pelembap favorit Anda.

  • Lidah buaya

Sebuah studi menyatakan bahwa senyawa yang ada pada lidah buaya dapat menghambat produksi melanin. Setiap harinya, oleskan gel aloe vera segar pada bibir. Saat sudah kering, bilas menggunakan air hangat.

  • Buah delima

Sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa ekstrak buah delima dapat mencerahkan hiperpigmentasi padakulit. Campur delima dengan air mawar dan kri susu segar, lalu oleskan dan pijat pada bibir selama 3 menit dan basuh menggunakan air dingin.

  • Perawatan alami lain

Beberapa orang menggunakan minyak kelapa untuk mencerahkan bibir. Sama dengan perawatan lain, cukup oleskan minyak kelapa selama beberapa kali sehari dan sebelum tidur. Anda bisa mencerahkan bibir dengan mengoleskan minyak zaitun untuk bibir, dengan cara memijat beberapa tetes minyak zaitun pada bibir sebelum tidur.

Menggunakan bahan-bahan alami seperti lidah buaya, kunyit, buah delima, lemon, dan minyak zaitun untuk bibir dapat mengurangi produksi melanin dan membuat bibir gelap Anda menjadi tampak lebih cerah. Penting untuk berbicara dengan dokter terlebih dahulu sebelum menentukan perawatan mana yang akan Anda pilih. Dokter juga dapat membantu memastikan apa yang menyebabkan bibir Anda tampak gelap.

Penyakit

Kenali Kondisi Gangguan Pendengaran

Gangguan pendengaran adalah kondisi medis yang berefek pada indera pendengaran Anda. Gangguan pendengaran membuat pendengaran Anda menjadi sulit, tetapi bukan tidak mungkin. Kondisi ini seringkali dapat dibantu, namun ketulian dapat membuat Anda sama sekali tidak mendengar suara.

Kehilangan pendengaran merupakan gangguan pendengaran yang terjadi secara bertahap seiring bertambahnya usia (presbycusis). Gangguan pendengaran didefinisikan sebagai salah satu dari tiga jenis, seperti:

  • Konduktif (melibatkan telinga luar atau tengah)
  • Sensorineural (melibatkan telinga bagian dalam)
  • Campuran (kombinasi keduanya)
  • Penuaan dan paparan kronis terhadap suara keras keduanya berkontribusi pada gangguan pendengaran. Faktor lain, seperti kotoran telinga yang berlebihan, untuk sementara dapat mengurangi seberapa baik telinga Anda mengeluarkan suara.

Anda tidak dapat membalikkan sebagian besar jenis gangguan pendengaran. Namun, Anda dan dokter Anda atau spesialis pendengaran dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan apa yang Anda dengar. Tanda dan gejala gangguan pendengaran mungkin termasuk:

  • Meredam ucapan dan suara lainnya
  • Kesulitan memahami kata-kata, terutama pada kebisingan latar belakang atau di tengah keramaian
  • Kesulitan mendengar konsonan
  • Sering meminta orang lain untuk berbicara dengan lebih lambat, jelas dan keras
  • Perlu menaikkan volume televisi atau radio
  • Penarikan dari percakapan
  • Menghindari beberapa pengaturan sosial

Ribuan rambut kecil yang menempel pada sel saraf di koklea Anda membantu menerjemahkan getaran suara menjadi sinyal listrik yang dikirim ke otak Anda. Otak Anda mengubah sinyal ini menjadi suara. Gangguan pendengaran meliputi:

  • Kerusakan telinga bagian dalam. Penuaan dan paparan suara keras dapat menyebabkan kerusakan pada rambut atau sel saraf di koklea yang mengirimkan sinyal suara ke otak. Ketika rambut atau sel saraf ini rusak atau hilang, sinyal listrik tidak dikirim secara efisien, dan terjadi gangguan pendengaran.
  • Nada yang lebih tinggi dapat meredam Anda. Anda mungkin akan kesulitan memilih kata dengan kebisingan latar belakang.
  • Penumpukan kotoran telinga secara bertahap. Kotoran telinga dapat menghalangi saluran telinga dan mencegah konduksi gelombang suara. Pengangkatan kotoran telinga dapat membantu memulihkan pendengaran Anda.
  • Infeksi telinga dan pertumbuhan tulang atau tumor yang tidak normal. Di telinga luar atau tengah, semua ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran.
  • Gendang telinga pecah (perforasi membran timpani). Suara ledakan yang keras, perubahan tekanan yang tiba-tiba, menusuk gendang telinga dengan benda, dan infeksi dapat menyebabkan gendang telinga pecah dan mempengaruhi pendengaran Anda.

Perawatan gangguan pendengaran tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan gangguan pendengaran Anda. Pilihannya antara lain:

  • Menghapus penyumbatan lilin. Penyumbatan kotoran telinga adalah penyebab gangguan pendengaran yang dapat diperbaiki. Dokter Anda mungkin mengeluarkan kotoran telinga menggunakan alat hisap atau alat kecil dengan lingkaran di ujungnya.
  • Prosedur operasi. Beberapa jenis gangguan pendengaran dapat diobati dengan operasi, termasuk kelainan pada gendang telinga atau tulang pendengaran (ossicles). Jika Anda pernah mengalami infeksi berulang dengan cairan yang terus-menerus, dokter Anda mungkin memasukkan tabung kecil yang membantu mengeringkan telinga Anda.
  • Alat bantu dengar. Jika gangguan pendengaran Anda disebabkan oleh kerusakan pada telinga bagian dalam Anda, alat bantu dengar dapat membantu. Seorang audiolog dapat mendiskusikan dengan Anda potensi manfaat dari alat bantu dengar dan menyesuaikan Anda dengan perangkat tersebut. 
  • Implan koklea. Jika Anda mengalami gangguan pendengaran yang lebih parah dan mendapatkan manfaat yang terbatas dari alat bantu dengar konvensional, maka implan koklea dapat menjadi pilihan. Tidak seperti alat bantu dengar yang memperkuat suara dan mengarahkannya ke saluran telinga Anda, implan koklea melewati bagian telinga bagian dalam yang rusak atau tidak berfungsi dan secara langsung merangsang saraf pendengaran. Seorang audiolog, bersama dengan dokter medis yang mengkhususkan diri pada gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), dapat mendiskusikan risiko dan manfaatnya.

Jika Anda memiliki masalah gangguan pendengaran, Anda perlu untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah kondisi yang lebih serius. Perawatan tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan gangguan pendengaran Anda. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki gejala-gejala gangguan pendengaran.

Hidup Sehat

Muncul Jerawat Akibat Pakai Masker? Waspada Maskne!

Semakin maraknya kasus COVID-19 saat ini, maka pelaksanaan protokol kesehatan juga semakin ketat, salah satunya memakai masker saat keluar dari rumah atau berada di tempat keramaian. Hal ini ternyata menimbulkan masalah baru, yaitu mengalami iritasi pada kulit wajah dan muncul jerawat (maskne). Terlebih lagi, jika Anda memiliki tipe kulit sensitif, maka patut waspada dengan masalah maskne atau mask acne ini.

maskne

Seorang dermatolog dari Loma Linda University Health menjelaskan bahwa maskne sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru, melainkan para tenaga kesehatan yang sering memakai masker dalam pekerjaannya, banyak yang pernah mengalami maskne. Namun, saat ini maskne semakin meluas terjadi di kalangan masyarakat umum. 

Mengenal maskne

Istilah medis maksne sebenarnya adalah acne mechanica, yaitu suatu kondisi kulit yang disebabkan oleh pemakaian alat pelindung diri dan wajah dalam waktu lama. Alasan pemakaian masker dapat menyebabkan kondisi ini karena masker menimbulkan panas, gesekan, dan penyumbatan pada kulit Anda. Bila dikombinasikan dengan lingkungan yang lembab saat Anda bernapas, berbicara, atau berkeringat, maka semakin mendukung pertumbuhan jerawat atau kista jerawat. Selain itu, juga dapat menyebabkan kulit Anda menjadi kering, gatal, dan kasar.

Masalah kulit lain selain maskne

Ternyata, maskne bukanlah satu-satunya kondisi kulit yang muncul akibat pemakaian masker, melainkan ada masalah kulit lainnya, termasuk:

  • Dermatitis kontak alergi.
  • Rosacea.
  • Dermatitis seboroik.
  • Folliculitis.

Cara merawat kulit dari serangan maskne

Ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk merawat kulit agar terlindungi dari masalah maskne saat memakai masker.

  1. Bersihkan wajah.

Cuci muka Anda dengan sabun lembut dan bilas dengan air hangat yang bersih sebelum menggunakan masker. Ini dapat mencegah kotoran dan minyak terperangkap di permukaan kulit yang menyebabkan maskne muncul.

  1. Oleskan pelembab wajah.

Selain menjaga kulit Anda tetap terhidrasi, pelembab sebagai penghalang antara wajah dan masker Anda, sehingga mengurangi gesekan. Aplikasikan ke wajah Anda setelah dibersihkan sebelum dan sesudah memakai masker. Selain itu, gunakanlah pelembab yang mengandung ceramides, hyaluronic acid, atau dimethicone untuk memberikan perlindungan ekstra. 

  1. Tidak menggunakan make up tebal.

Menurut American Academy of Dermatology, mengenakan riasan kulit saat Anda memakai masker hanya akan menyebabkan pori-pori tersumbat dan muncullah jerawat. Terlebih lagi, sisa riasan juga akan mengotori masker yang Anda pakai.

  1. Cuci masker secara rutin.

Jika kebetulan Anda menggunakan masker kain, maka rutinlah untuk mencuci masker setelah digunakan. Hal ini karena permukaan kainnya mengandung kotoran dan minyak, serta menjadi tempat yang nyaman untuk pertumbuhan bakteri dari hidung dan mulut.

  1. Gunakan sabun cuci bebas pewangi.

Hal ini karena wewangian dari sabun cuci dapat mengiritasi kulit, sehingga menimbulkan masalah kulit maskne.

  1. Hindari penggunakan produk kecantikan yang keras.

Produk perawatan kulit yang mengandung benzoyl peroxide, retinol, dan asam salisilat lebih mudah mengiritasi kulit Anda saat memakai masker. Jadi, berhati-hatilah jika produk kecantikan yang Anda gunakan mengandung bahan-bahan tersebut.

Dengan melakukan beberapa tips di atas secara rutin, dapat membantu mengurangi masalah iritasi kulit Anda terkait masker dan maskne. Jika setelah melakukan perawatan di atas maskne Anda tidak kunjung hilang, semakin banyak muncul kemerahan, atau bengkaknya masih berlanjut, maka segeralah temui dokter kulit Anda untuk mendapatkan perawatan secara medis. Ingat ya, jerawat yang muncul jangan sampai digaruk, agar tidak semakin meradang dan menyebar ke area kulit lainnya.

Penyakit

Mengenal Blok Jantung Pertama Hingga Blok Jantung Komplit

Detak jantung diciptakan oleh sinyal listrik yang berawal di serambi kanan jantung. Sinyal ini diproduksi di area sel khusus pada serambi jantung yang disebut simpul sinus. Sinyal listrik bergerak melewati jantung ke simpul atrioventricular, sekumpulan sel khusus lain yang terletak di pusat jantung, tepat di antara serambi dan bilik jantung. Simpul atrioventricular tersebut berfungsi dalam memperlambat arus listrik sebelum dikirim ke bilik jantung (ventrikel). Dari simpul atrioventricular, arus listrik bergerak ke bilik jantung melalui serat khusus yang ada di dinding jantung. Saat arus sampai di bilik jantung, mereka berkontraksi dan memompa darah keluar dari tubuh. Pada orang yang menderita blok jantung, sinyal listrik yang mengatur detak jantung dihambat sebagian (blok jantung tingkat pertama dan kedua) atau sepenuhnya blok jantung komplit saat akan mencapai bilik jantung.

Jenis dan perbedian blok jantung

Blok jantung diklasifikasikan sebagai tingkat pertama, kedua, atau ketiga, tergantung pada tingkat hambatan sinyal listrik. Dalam blok jantung tingkat pertama, impuls listrik bergerak lebih lambat dibandingkan dengan biasanya melalui simpul atrioventricular namun masih tetap mengalirkan masing-masing arus. Kondisi ini umum dijumpai pada atlet. Selain itu, kondisi ini juga dapat disebabkan karena penggunaan obat-obatan, khususnya yang dapat memperlambat konduksi impuls listrik lewat simpul atrioventricular, seperti penghambat beta, verapamil, diltiazem, amiodarone, dan digoxin.

Blok jantung tingkat dua dikatergorikan dalam dua jenis, yaitu tipe 1 dan tipe 2.

  • Blok jantung tipe 1, juga disebut dengan blok atrioventricular Wenckebach atau Mobitz Tipe 1, merupakan bentuk tidak parah dari blok jantung tingkat 2. Dalam kondisi ini, sinyal listrik bergerak dengan lebih lambat hingga jantung melewatkan 1 detakan.
  • Pada pasien blok jantung tipe 2, juga disebut Mobitz tipe 2, beberapa sinyak listrik tidak sampai ventrikel, dan dengan pola yang tidak teratur. Seseorang dengan blok jantung tipe ini memiliki detak jantung yang lebih lambat dari biasanya. Daerah yang dihambat lebih rendah pada sistem konduksi dan sering dihubungkan dengan penyakit konduksi yang lebih parah.

Blok jantung tingkat tiga, juga dikenal dengan nama blok jantung komplit, sinyal listrik tidak dikirim dari serambi jantung ke bilik jantung. Jantung mengkompensasi hal ini dengan memproduksi sinyal listrik dari alat pacu jantung khusus yang ada di ventrikel. Sinyal ini membuat jantung berkontraksi dan memompa darah, namun dalam laju yang jauh lebih lambat dari biasanya.

Gejala blok jantung

Blok jantung tingkat 1 biasanya tidak menyebabkan gejala apapun, dan dapat dideteksi saat Anda mendapatkan electrocardiogram rutin. Namun, detak dan ritme jantung pasien biasanya normal. Sementara itu, gejala blok jantung tingkat 2 dan blok jantung komplit adalah pingsan, pusing, kelelahan, sesak napas, dan nyeri dada. Dalam kasus blok jantung ketiga atau blok jantung komplit, gejala merefleksikan tingkat keparahan detak jantung yang rendah. Dalam kasus-kasus tertentu, kondisi ini bisa sangat berbahaya dan membutuhkan perawatan medis secepatnya.

Blok jantung yang bukan bawaan disebabkan oleh banyak penyebab, seperti serangan jantung (salah satu penyebab utama), penyakit jantung, jantung yang membesar atau cardiomyopathy, gagal jantung, dan demam rheumatic. Bahkan, terkadang baik blok jantung tingkat 1, tingkat 2, atau bahkan blok jantung komplit dapat disebabkan oleh cidera pada saat operasi jantung terbuka, efek samping penggunaan obat-obatan tertentu, dan paparan terhadap beberapa jenis racun.