bayi & menyusui, Ibu dan Anak

Jangan Keliru, Begini Cara Memilih Rekomendasi Botol Susu Bayi

Bagi Anda yang memiliki anak masih bayi, Anda tentu tahu pentingnya memberikan susu bagi bayi. Selain menentukan jenis susu yang diberikan, memilih botol susu juga penting karena perlu disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Anda perlu memahami cara memilih rekomendasi botol susu bayi agar bayi bisa mendapatkan asupan susu dengan baik.

Cara memilih rekomendasi botol susu bayi

Jika Anda pernah mencari botol susu di toko, Anda tentu tahu bahwa ada banyak sekali botol bayi yang tersedia dengan desain dan ukuran yang berbeda-beda. Sebenarnya, masing-masing bentuk botol memiliki fungsi yang berbeda.

Tidak semua bayi bisa menggunakan botol bayi yang sama. Ada botol yang dirancang untuk bayi kolik, ada juga botol untuk bayi kembung. Saat ingin memilih rekomendasi botol susu bayi, perhatikanlah hal-hal berikut ini:

  • Bentuk botol yang umum

Jangan membeli bentuk botol susu yang terlalu unik. Hal ini akan menyulitkan Anda untuk membeli botol dengan bentuk atau rancangan yang sama di kemudian hari. 

Sebagian besar bayi tidak suka minum susu dari botol yang bentuknya berbeda dengan botol sebelumnya. Jika Anda membeli bentuk botol yang unik, belum tentu bayi Anda bisa tetap minum susu dengan nyaman.

Karena itu, pilihlah botol yang bentuk dan rancangannya cukup umum. Sehingga, bila botol mengalami kerusakan, Anda bisa dengan mudah membeli yang baru sesuai selera bayi Anda. 

  • Botol yang mudah dibersihkan

Membersihkan botol susu akan menjadi tanggung jawab Anda sebagai orang tua. Ketika Anda membeli botol dengan bentuk yang terlalu unik, Anda akan memerlukan waktu lebih banyak untuk membersihkannya.

Hal ini mungkin akan menghambat Anda untuk melakukan kegiatan lainnya dengan lebih produktif. Apalagi kalau Anda membeli botol susu yang bisa dilepas pasang setiap bagiannya. 

Karena itu, sebaiknya carilah botol susu bayi yang mudah untuk dibersihkan serta tidak sulit untuk dilepas dan dipasang. 

  • Lubang di botol susu

Sebelum membeli, perhatikan juga lubang di botol susu bayi yang akan Anda beli. Ada lubang yang cukup kecil, tapi ada juga lubang yang besar.

Untuk bayi yang lebih kecil, rekomendasi botol susu bayi yang tepat adalah botol dengan lubang yang kecil. Hal ini akan membuat susu mengalir keluar dengan lambat. Ini akan memudahkan bayi yang masih kecil untuk minum susu sesuai dengan kecepatan yang ia bisa. 

Sementara, jika bayi sudah lebih besar, Anda bisa mengganti botol susu dengan lubang yang lebih besar. 

Keuntungan memberikan susu bayi lewat botol

Memberikan susu formula lewat botol sama pentingnya dengan ASI. Ada manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan memberikan susu lewat botol yang mungkin tidak ada pada ASI. Berikut ini keuntungannya:

  • Bayi akan lebih baik dalam mengenali rasa dan terbiasa dengan berbagai macam campuran bahan-bahan 
  • Sama seperti ASI, susu formula bisa membantu meningkatkan kesehatan bayi, sehingga risiko infeksi bayi lebih rendah

Bagi Anda yang ingin memberikan susu lewat botol pada bayi, jangan lupa untuk mempertimbangkan hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya. Ingat juga untuk memiliki botol dengan kualitas yang baik, karena kualitas botol yang buruk berpotensi menimbulkan dampak negatif untuk kesehatan bayi.

Anda bisa mencari rekomendasi botol susu bayi yang paling sesuai dengan kebutuhan bayi Anda. Tidak perlu membeli botol susu yang populer hanya sekedar untuk mengikuti tren.

Ibu dan Anak

Sambut Kedatangan Si Buah Hati dengan Perlengkapan Menyusui Vitaflow

Sambut Kedatangan Si Buah Hati dengan Perlengkapan Menyusui Vitaflow

Menjadi orang tua baru berarti Anda harus mengetahui segala persiapan yang dibutuhkan ketika si kecil lahir. ASI eksklusif sangat disarankan untuk diberikan pada bayi hingga anak berusia 6 bulan. 

Namun terkadang ada kendala dimana ibu tidak sempat memberikan ASI pada sang buah hati, apalagi ibu pekerja. Vitaflow menghadirkan botol susu multifungsi yang dapat melengkapi kebutuhan menyusui si kecil. 

Pentingnya ASI eksklusif

ASI merupakan sumber nutrisi terlengkap yang memenuhi segala kebutuhan si kecil. WHO, UNICEF, dan banyak organisasi kesehatan lainnya setuju untuk merekomendasikan ASI eksklusif, yaitu pemberian ASI hingga anak berusia 6 bulan, dilanjutkan dengan menyusui disertai makanan pendamping hingga berusia 2 tahun atau lebih. 

Pemberian ASI eksklusif memiliki banyak manfaat bagi kesehatan bayi secara keseluruhan, seperti menurunkan risiko infeksi saluran cerna, pneumonia, dan obesitas. Menyusui juga membantu Ibu menurunkan berat badan serta meningkatkan kesehatan payudara. 

Tahap perkembangan bayi menyusu

Sebagai seorang ibu, mengetahui tahapan bayi menyusu penting agar kebutuhan anak terpenuhi dengan maksimal. 

  • Usia 0-3 bulan

Pada usia ini, kebutuhan bayi untuk menyusu cenderung melonjak di usia 10 hari, 6 minggu, dan 3 bulan. Frekuensi menyusu yang lebih tinggi akan membuat bayi mudah rewel dan kurang puas dari biasanya.  

Anak juga bisa menghabiskan waktu lebih banyak untuk menyusu di salah satu payudara saja, sehingga ibu harus lebih aktif untuk menawarkan sisi sebelahnya.

  • Usia 4-6 bulan

Di usia 4 hingga 6 bulan, anak cenderung tidak tertarik untuk menyusu dan memerlukan stimulasi untuk mengisap ASI. Ini bisa disebabkan oleh kondisi payudara ibu yang mengalami lecet atau iritasi. 

Selama 6 bulan pertama, Anda tak perlu memberi bayi Anda air, sereal, susu formula, atau makanan pengganti lainnya. ASI eksklusif tetap bisa diberikan melalui botol. Namun jika diperlukan, Anda bisa memberikan susu formula.

Makanan dengan tekstur sedikit padat, seperti sereal atau bubur bayi bisa dikenalkan secara perlahan pada usia 6 bulan.

Perlengkapan menyusui Vitaflow bantu pengalaman menyusui lebih nyaman

Jika berbicara masa menyusui, botol bayi dan kantung penyimpanan ASI adalah dua hal yang harus dimiliki ibu. Keduanya menjadi alat yang mendukung kesuksesan ibu menyusu bila ibu terkendala memberikan ASI.

Ketika memilih produk pendukung laktasi, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Ketika memilih botol bayi plastik harus teruji bebas BPA (Bisphenol A). 

Puting atau dot botol bisa berbahan lateks atau silikon. Lateks lebih lembut, tapi lebih cepat aus dan bisa menyebabkan alergi pada bayi. Sedangkan silikon lebih kuat dan tahan lama.

Botol bayi dari Vitaflow terbuat dari bahan polypropylene (PP) yang bebas BPA dan tahan panas hingga suhu 120 derajat celcius. Botol ini memiliki variasi ukuran dan dilengkapi dengan dot size s sehingga penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan ibu. 

Botol bayi Vitaflow sangat multifungsi karena bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan ASI (storage mode), disambungkan dengan pompa ASI (pumping mode), dan feeding mode untuk menyusui buah hati. 

Selain botol bayi, Vitaflow juga menyediakan kantong ASI. Kantong penyimpanan ASI ini berbahan LLDPE (Linear Low Density Polyethylene) yang sangat tebal dan dilengkapi dengan sistem double zipper sehingga lebih aman disimpan dan tak mudah bocor.   

Kantong ASI ini juga telah disterilisasi dengan Teknologi Gamma-Ray, dan memiliki banyak kelebihan lainnya sehingga memberikan kenyamanan pada Anda dalam menyimpan ASI dan mendukung laktasi.  

Dapatkan produk Vitaflow di atas dengan mengunjungi toko kesehatan SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Ibu dan Anak

Apa Itu Dokter Bedah Anak dan Apa Saja yang Ditangani?

Dokter bedah anak adalah dokter spesialis yang difokuskan pada tindakan bedah khusus pasien anak-anak saja. Biasanya yang masuk dalam kategori tersebut adalah anak-anak, janin, bayi (baik yang lahir normal maupun prematur), hingga remaja dengan usia di bawah 18 tahun. Lalu, apa saja sebenarnya yang dokter bedah anak tangani dan penyakit seperti apa? Berikut penjelasannya!

Dokter bedah anak

Jika anak Anda menderita penyakit, cedera, atau penyakit yang memerlukan pembedahan, seorang ahli bedah anak yang memiliki pengalaman untuk merawat anak Anda. Mereka dilatih untuk melakukan operasi pada bayi, anak-anak, dan remaja. Mereka pun mungkin memiliki lebih banyak kualifikasi daripada ahli bedah umum. 

Perawatan apa yang dilakukan dokter bedah anak?

Anak-anak berbeda dengan pasien dewasa. Mereka tidak selalu bisa menggambarkan apa yang terjadi, jadi mungkin sulit bagi dokter untuk berkomunikasi dengan mereka tentang masalah medis. Bergantung pada usia mereka, mereka mungkin tidak menyadari apa yang terjadi. 

Ahli bedah anak tahu bagaimana membuat anak merasa nyaman dan berkomunikasi dengan mereka. Ahli bedah anak pun terlibat dalam mendiagnosa kondisi dan merawat anak sebelum dan sesudah operasi. 

Seorang ahli bedah anak biasanya akan melakukan:

  • Mengevaluasi riwayat kesehatan anak dalam konteks pertumbuhan dan perkembangannya. Ahli bedah anak menentukan apakah pembedahan diperlukan dan pada usia berapa pembedahan harus dilakukan. 
  • Mendidik anak, orang tua dan wali tentang prosedur pembedahan, bagaimana mempersiapkan anak untuk menjalani pembedahan, dan apa yang diharapkan selama pemulihan berdasarkan usia dan perkembangan anak. 
  • Memesan dan menafsirkan tes laboratorium dan meresepkan obat. 
  • Melakukan operasi dan prosedur eksplorasi, seperti endoskopi dan laparoskopi, untuk mendiagnosis penyakit dan kondisi.
  • Mengobati berbagai penyakit dan kondisi dengan melakukan tindakan pembedahan, seperti operasi usus buntu, operasi bariatrik, operasi transplantasi usus, dan fundoplikasi (operasi anti refluks).
  • Memberikan perawatan sebelum, selama dan setelah operasi.
  • Bekerjasama dengan dokter perawatan primer anak Anda dan spesialis lainnya serta anggota tim perawatan kesehatan untuk memberikan perawatan yang optimal. 

Lebih tepatnya, seorang dokter bedah anak menangani banyak kondisi, termasuk:

  • Cacat lahir. termasuk hernia diafragma dan masalah pada tenggorokan dan usus
  • Kanker. Termasuk tumor Wilms, neuroblastoma, dan tumor sel germinal
  • Gangguan endokrin. Termasuk penyakit tiroid dan kelainan kelenjar adrenal
  • Masalah gastrointestinal. Termasuk hernia, apendisitis, kegagalan usus, stenosis pylorus, sakit perut kronis, tumor perut, dan penyakit refluks gastroesofagus (GERD)
  • Masalah kepala dan leher. Termasuk kista dan massa
  • Obesitas. Obesitas yang terjadi pada anak-anak dan remaja
  • Gangguan organ. Termasuk penyakit ginjal, hati, pankreas, dan usus halus
  • Trauma. Termasuk cedera akibat jatuh, cedera olahraga dan ataman bermain, luka bakar, kecelakaan, dan pelecehan anak. 

Kapan harus mengunjungi dokter bedah anak?

Anak-anak dan remaja mungkin menemui ahli bedah anak untuk hal-hal seperti berikut:

  • Masalah yang mereka alami sejak lahir (bawaan)
  • Pengangkatan tumor atau kanker
  • Cedera
  • Transplantasi
  • Sebuah kolonoskopi atau endoskopi untuk melihat pada saluran pencernaan

Tes apa yang biasa dilakukan atau diperintahkan oleh ahli bedah anak?

Seorang ahli bedah anak dapat memesan atau melakukan berbagai macam tes diagnostik, termasuk:

  • Biopsi. Pengambilan sampel jaringan untuk mencari infeksi atau penyakit seperti kanker. 
  • Endoskopi dan kolonoskopi. Untuk mendiagnosis dan mengobati masalah gastrointestinal (GI).
  • Tes kesehatan dan skrining umum. Termasuk tes feses untuk darah dan infeksi, hitung darah lengkap, tes pembekuan darah, kultur darah, urinalisis, tes glukosa darah (gula), tes elektrolit, tes fungsi hati dan ginjal, dan skrining tekanan darah. 
  • Imaging test. Termasuk sinar-X, ultrasound, scan tomografi terkomputerisasi, dan pencitraan resonansi magnetik (MRI). 
  • Pemeriksaan fisik. Riwayat kesehatan untuk menentukan apakah anak Anda cukup siap secara fisik, pada tahap perkembangan yang tepat, dan cukup sehat untuk operasi. 

Ketika anak Anda mengalami gejala yang disebutkan di atas, maka segera kunjungi dokter bedah anak untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dan apa tindakan selanjutnya yang akan disarankan oleh dokter.

Ibu dan Anak

Apa Reaksi Janin Saat Ayah Berbicara dan Menyentuh Perut Ibu?

Reaksi janin terhadap suara di luar tubuh ibu, termasuk suara ayah, dan sentuhan di perut ibu dimulai pada minggu ke 26 kehamilan. Suara kira-kira terdengar setengah dari volume yang biasa Anda dengar. Komunikasi ayah dalam bentuk suara maupun sentuhan berpengaruh terhadap hubungan keduanya ketika bayi lahir kelak. 

Bagaimana reaksi janin? 

Dibandingkan ibu, ayah mungkin harus berusaha lebih keras agar suaranya dapat didengar oleh janin. Semakin sering ayah berbicara, maka suara akan semakin mudah dikenali. Sebuah studi menyebutkan, bayi prematur lebih memperhatikan suara dengan nada rendah dibandingkan nada tinggi. Usia bayi prematur sama dengan usia janin pada trimester terakhir. Oleh karena itu, ayah mampu membangun kedekatan dengan janin bahkan sebelum lahir. 

Apabila ayah berkomunikasi penuh cinta dan kasih sayang, maka hubungan emosional dapat terbentuk. Pasalnya, suara ayah akan memberikan efek menenangkan sehingga memunculkan rasa aman pada bayi kelak ketika lahir. Ayah dapat bercerita tentang hobi, minat, atau perasaan terhadap bayinya yang sedang dalam kandungan.  

Selain itu, untuk membangun kedekatan dengan janin, ayah juga bisa mengusap lembut perut ibu. Hal ini merupakan bentuk hubungan fisik dan janin dalam perut. Ibu juga akan merasa dicintai dan disayangi oleh ayah selama kehamilan. 

Semakin tua usia kehamilan, reaksi janin terhadap sentuhan ibu, ayah, maupun orang lain yang dianggap familiar dengan sentuhan tersebut akan semakin responsif. Pada trimester ketiga sistem syaraf bayi semakin terbentuk dengan matang.

Cara meningkatkan kedekatan ayah dan janin

Selain berbicara kepada janin dan menyentuh ibu, berikut ini terdapat cara-cara lain untuk meningkatkan hubungan dan kedekatan janin:

  • Menganggapi tendangan saat trimester ketiga dengan menyentuh kembali dan berbicara 
  • Menemani ibu berjalan-jalan
  • Bantu ibu untuk tidak stres, bisa dengan mendatangkan bantuan dari keluarga atau sahabat dekatnya
  • Menyaksikan pertumbuhan dan perkembangan janin saat cek USG
  • Melakukan konseling kehamilan dan kelahiran
  • Diskusi dan bertukar informasi dengan orang tua lain yang sudah berpengalaman 

Saat menjelang persalinan, ibu biasanya mengalami stres dan kekhawatiran sehingga dukungan ayah sangat dibutuhkan. 

Cara meningkatkan kedekatan ayah dan bayi baru lahir

Tak hanya saat janin di perut ibu, tetapi kedekatan juga perlu dibangun setelah bayi lahir. Bahkan, sentuhan kulit memengaruhi kesehatan emosional dan sosial bayi di kehidupannya kelak. Bayi lahir dengan kulit sangat sensitif terhadap sentuhan, termasuk di bagian mulut, pipi, wajah, dan telapak kakinya. Sentuhan biasanya akan direspon dengan refleks genggaman tangannya. Refleks ini akan menghilang seiring bertambahnya usia bayi. 

Begitu pula dengan rangsangan suara yang akan dibalas dengan lirikan mata atau senyuman saat bayi baru lahir. Semakin sering ayah memberikan stimulus kepada bayi, maka semakin tinggi pula keungkinan kedekatan yang akan tercipta. Berikut ini cara meningkatkan kedekatan ayah setelah bayi lahir:

  • Memberi sentuhan setidaknya 10-15 menit sesaat setelah bayi lahir
  • Ikut meredakan tangis bayi agar merasa ayahnya juga mampu memberi ketenangan
  • Menemani tidur dengan cara menngendong atau mengusap-usap kepalanya
  • Mengganti popok 
  • Bermain bersama dengan cara sederhana, seperti menunjukkan mimik wajah lucu atau bernyanyi
  • Membantu menjaga anak saat shift malam 

Peranan ayah di awal-awal minggu kelahiran bayi juga sangat diperlukan oleh ibu. Pasalnya, pasca melahirkan ibu harus menyesuaikan banyak kebiasaan baru. Tak jarang beberapa ibu mengalami stres pascamelahirkan. Padahal stres seharusnya dihindari ibu karena dapat memengaruhi produksi ASI. 

Ibu dan Anak

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Tentang Perkembangan Bayi 11 Bulan

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Tentang Perkembangan Bayi 11 Bulan

Setiap bayi pasti melalui masa pertumbuhan setiap bulannya. Ada perubahan yang bisa Anda lihat pada perkembangan bayi 11 bulan, baik secara fisik maupun keterampilan otak. 

Bayi yang berusia 11 bulan sudah hampir memasuki usia satu tahun. Untuk memastikan perkembangan bayi Anda normal, Anda perlu tahu apa saja yang umumnya terjadi pada bayi usia 11 bulan. 

Tanda-tanda perkembangan bayi 11 bulan

Ada beberapa perubahan signifikan yang bisa dengan mudah dikenali pada bayi 11 bulan. Berikut ini tanda-tandanya:

  • Keterampilan motorik

Di usia 11 bulan, bayi umumnya sudah bisa berjalan, walaupun masih memerlukan pegangan sebagai penopang. Misalnya, mereka bisa berjalan ketika Anda memegangi mereka, atau ketika mereka berpegang pada perabotan di rumah.

Anda bisa melatih keterampilan bayi pada usia ini dengan membuat tantangan bagi mereka. Tantangan bisa berupa terowongan, atau rintangan pada jalanan yang membuat bayi berupaya untuk melewati rintangan itu.

  • Perkembangan fisik

Perkembangan fisik bayi juga terlihat dari ukuran kepala, tinggi badan, serta berat badan mereka. Umumnya, bayi perempuan berusia 11 bulan memiliki berat sekitar 7-11 kilogram dengan tinggi 66-78 cm. 

Sementara, bayi laki-laki pada usia ini memiliki berat rata-rata 8-12 kilogram dengan tinggi 68-81 cm. 

  • Komunikasi

Bayi di usia ini sudah sepenuhnya memahami kalimat yang berbentuk permintaan, perintah, atau pujian. Mereka juga mulai bisa menyampaikan emosi mereka dalam bentuk tingkah laku sebagai cara berkomunikasi.

Misalnya, ketika Anda mengambil mainan kesayangan mereka, mereka akan menyampaikannya dengan cara menangis sedih atau berteriak marah. 

  • Kecerdasan

Perkembangan bayi 11 bulan juga terlihat dari kecerdasan mereka yang semakin terbentuk. Mereka sudah sepenuhnya memahami warna, rasa, dan tekstur. Anda juga mulai bisa melihat karakter tertentu pada bayi.

Mereka juga sudah mulai memahami musik dan suara. Bayi pada usia ini bahkan bisa meniru suara binatang dan bisa menari mengikuti irama musik. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada perkembangan bayi 11 bulan

Perkembangan bayi yang normal didukung juga dengan cara Anda dalam merawat bayi Anda. Sebagai orang tua, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika merawat bayi berusia 11 bulan, yaitu: 

  • Hati-hati bermain dengan hewan peliharaan

Anda boleh saja memperbolehkan bayi Anda bermain dengan hewan peliharaan, entah itu anjing, kucing, dan sebagainya. Akan tetapi, jangan pernah biarkan bayi Anda sendirian dengan hewan, sejinak apapun hewan itu.

Selain itu, Anda juga perlu memberikan jarak agar bayi tidak selalu menghabiskan waktu terlalu banyak dengan hewan peliharaan. Hal ini kurang baik untuk pertumbuhan bayi sebagai manusia. 

  • Tingkatkan asupan zat besi

Bayi pada usia 11 bulan sangat memerlukan asupan zat besi yang memadai. Zat besi merupakan nutrisi yang sangat diperlukan untuk memproduksi hemoglobin dalam sel darah merah, mendukung pergerakan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Tidak hanya pada bayi, sebagai orang tua pun Anda juga memerlukan asupan zat besi. Karena, zat besi yang cukup bisa memberikan Anda energi dalam merawat bayi Anda. 

  • Ajari bayi tentang peraturan

Di usia ini, bayi sudah memahami larangan, karena itu Anda bisa mulai mengajarkan tentang peraturan pada mereka. Beritahukan pada mereka apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh. Latih bayi untuk mematuhi aturan tersebut.

Setiap bayi melalui masa perkembangan yang berbeda. Anda tidak perlu khawatir jika perkembangan bayi 11 bulan Anda berbeda dengan bayi lain.

Ibu dan Anak

Begini Cara Atasi Kulit Kepala Gatal pada Bayi

Kulit kepala gatal dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi. Namun, kulit kepala kering dan gatal pada bayi adalah hal yang normal dan dapat ditangani dengan mudah. Simak artikel berikut untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi kepala gatal pada bayi.

Penyebab kulit kepala kering dan gatal pada bayi

Penyebab umum kepala bayi kering adalah dermatitis seboroik infantil yang juga disebut dengan Cradle cap. Kondisi ini dapat menyerang bayi di usia antara 2 minggu hingga 12 bulan. 

Cradle cap dapat disebabkan oleh faktor genetik, lingkungan, atau pertumbuhan jamur Malassezia di kelenjar minyak di bawah kulit. Gejala yang ditimbulkan yakni adanya kerak tebal dan berminyak berwarna putih hingga kuning kemerahan di kulit kepala. Bercak ini juga bisa muncul di selangkangan, ketiak, dan area berminyak lainnya. 

Penyebab lain kulit kepala bayi kering dan gatal adalah ketombe dan eksim. Jika cradle cap tidak menimbulkan rasa gatal, berbeda halnya dengan ketombe. Umumnya, bayi yang berketombe disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. Ketombe pada bayi ditandai dengan kerak berwarna putih, kering, dan terasa gatal.

Alergi juga dapat menjadi penyebab rasa gatal pada kulit kepala bayi. Hal ini ditandai dengan kulit kepala kering, timbulnya ruam merah, dan gatal. 

Cara mengatasi kulit kepala gatal pada bayi

Jika si kecil mengalami gatal karena alergi, maka ada baiknya mencari penyebab alergi. Faktor penyebab bisa berasal dari makanan, produk perawatan seperti sampo, bahkan pakaian. Agar lebih aman, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter dan meminta perawatan lebih lanjut.

Jika bayi mengalami cradle cap, maka Anda tak perlu khawatir. Biasanya, dermatitis seboroik infantil akan hilang seiring waktu. Anda dapat membersihkan sisik yang menempel pada kulit bayi menggunakan sikat gigi berbulu halus. Jangan lupa untuk mengoleskan minyak mineral agar sisik mudah lepas.

Adapun mengatasi ketombe pada bayi harus dilakukan secara hati-hati. Berikut beberapa tips mengatasi kepala gatal pada bayi:

  1. Jangan terlalu sering keramas

Ketombe menyebabkan kulit kepala kering. Keramas setiap hari akan memperparah kondisi tersebut. Cucilah rambut si kecil dua hari sekali untuk mencegah area kepala kering. Selain itu, buatlah si kecil tetap hangat karena cuaca dingin dengan kelembaban rendah dapat memperburuk ketombe. 

  1. Gunakan sampo obat

Menggunakan sampo obat mungkin bisa membantu. Anda dapat menemukannya di supermarket atau apotek. Untuk mengatasi ketombe dan eksim pada bayi, carilah sampo antiketombe khusus bayi dengan kandungan pyrithione zinc atau selenium sulfide. Anda juga bisa meminta bantuan apoteker untuk memilih sampo anti ketombe bayi terbaik. 

Gunakanlah sampo antiketombe dua hingga tujuh hari. Jangan mengharapkan hasil yang cepat karena biasanya butuh waktu hingga satu bulan untuk meredakan kulit kepala gatal pada bayi.

  1. Menggunakan minyak mineral

Sisik pada kulit kepala tidak bisa hilang hanya dengan keramas. Anda bisa memijat kepala si kecil menggunakan minyak mineral seperti minyak zaitun, minyak kelapa, atau petroleum jelly. 

Tuangkan minyak ke atas kepala bayi, pijat ringan dan biarkan minyak meresap. Setelah itu, sisir dengan kepala sikat yang halus untuk mempercepat sisik mengelupas. Anda juga dapat menggunakan sikat gigi berbulu halus. Setelah itu, cuci rambut bayi dengan sampo.

  1. Menggunakan krim hidrokortison

Krim hidrokortison umum digunakan untuk mengatasi eksim dan gatal. Krim ini aman digunakan pada bayi dan anak-anak dalam jangka waktu tertentu. Anda dapat mendapatkan krim ini tanpa resep dokter.

Namun, Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan krim ini. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari efek samping yang mungkin terjadi.

Catatan

Kulit kepala gatal dan kering pada bayi dapat diatasi dengan berbagai cara mudah, salah satunya menggunakan bahan alami seperti minyak zaitun dan minyak kelapa. Apabila kondisi bayi semakin parah, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk meminta penanganan lebih lanjut.

Ibu dan Anak

Agar Sempurna, Lakukan ‘Senam Lidah’ Setelah Tindakan Frenotomy

Frenotomy dapat dilakukan untuk menangani tongue-tie

Ketika bayi Anda mengalami tongue tie atau ankyloglossia yang cukup parah, dokter biasanya akan melakukan tindakan untuk membebaskan lidah dari frenulum. Tindakan tersebut bisa frenotomy, frenuloplasty, ataupun frenectomy. Tujuan dari tindakan itu agar nantinya bayi dapat leluasa saat menyusui atau terhindar dari gangguan bicara, dan sebagainya.

Secara garis besar, ketiga tindakan itu merupakan prosedur insisi atau bedah yang dilakukan dengan memotong dan/atau mengangkat (seluruh atau sebagian), memodifikasi, mengubah, atau memperbaiki frenulum. Frenulum sendiri adalah jaringan kecil pada lidah, tepatnya seperti serat benang yang berada di bawah lidah.

Prosedur frenotomy dilaksanakan dengan mengangkat lidah agar mencapai langit-langit mulut, lalu menekan dan memotong bagian frenulum. Langkah ini akan menyebabkan berkurangnya tambatan pada bagian bawah lidah, sehingga gerakan lidah menjadi lebih bebas.

Prosedur medis ini umumnya aman dan tidak menimbulkan efek samping apa-apa selain yang umum seperti pendarahan atau infeksi setelah prosedur. Tindakan inipun diyakini memiliki efektivitas dan hasil yang baik dalam mengatasi masalah yang disebabkan oleh tongue tie, kendati masih ada sedikit perdebatan mengenai prosedur ini.

Namun, yang sering ditakutkan dari tindakan frenotomy adalah, prosedur ini masih memiliki kemungkinan menyebabkan masalah serupa. Pasalnya jaringan penyembuh yang ada menempel kembali dan kembali membentuk tongue tie atau lip tie berulang. Biasanya hal ini ditemukan pada bayi dengan bakat keloid yang kita tidak ketahui sebelumnya.

Untuk mencegah terjadinya reattachment atau kekakuan jaringan penyembuh setelah prosedr insisi tersebut, ditemukanlah metode pencegahan yang dinamakan “senam lidah”. Melakukan senam lidah dapat menjadi solusi yang baik. 

Inti dari prosedur ini adalah membiasakan lidah bergerak ke sana ke mari sehingga jaringan baru yang muncul akan lebih lentur dan elastis jika dibandingkan mereka yang tidak dilakukan senam. Prosedur ini memiliki harapan untuk mencegah gangguan perlekatan menyusui yang diakibatkan kekakuan jaringan di bawah lidah atau di bawah bibir terutama setelah insisi frenotomy.

Prosedur senam lidah ini cukup mudah dan dapat dilakukan di mana saja. Berikut beberapa langkah yang bisa dijadikan pedoman untuk melakukan prosedur senam lidah ini

Sebelum memulai, pastikan Anda mencuci tangan dengan bersih. Sebab prosedur ini mengharuskan Anda memasukkan jari ke dalam rongga mulut bayi. Tangan yang steril dan bersih menekan kemungkinan anak terinfeksi bakteri atau kuman. 

Pijat atau senam lidah ini cukup menggunakan jari telunjuk Anda dengan gerakan sedikit memutar. Bagian yang mendapatkan pijatan di antaranya adalah:

  • Pijat gusi bawah 5 titik.
  • Pijat gusi atas bayi 5 titik.
  • Pijat dalam bibir atas 3 titik.
  • Pijat dalam bibir bawah 3 titik.
  • Angkat-angkat atau naikkan daerah bawah lidah ke arah langit-langit sebanyak 3 sampai 4 kali.
  • Pijat daerah pipi kanan dan kiri dengan gerakan membentuk huruf c.

Prosedur senam lidah atau pijatan untuk membantu memberikan hasil terbaik setelah prosedur frenotomy ini bisa dilakukan sejak 2 sampai 3 jam setelah prosedur insisi berakhir. Anda bisa melakukan senam lidah ini 5 kali sehari di mana tiap pijatan dilakukan dalam 4 sesi. Prosedur ini bisa dilakukan hingga satu bulan setelah prosedur frenotomy.

Namun, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, ada baiknya Anda tetap harus berkonsultasi dulu dengan dokter yang melakukan frenotomy pada anak Anda. Pastikan juga tetap waspada dan berhati-hati selama menjalankan prosedur ini. Kenyamanan dan keselamatan anak Anda haruslah jadi prioritas utama.