Kesehatan Wanita

Manfaat Sang Putih Bagi Organ Kewanitaan

Pernahkah Anda mendengar istilah “vagina becek”? Keluarnya pelumas alami pada vagina sebetulnya merupakan hal yang normal. Hal ini karena pelumas tersebut dapat menjaga kesehatan vagina dan membuat aktivitas seksual terasa nyaman. Namun, berbagai keluhan bisa muncul jika pelumas tersebut keluar secara berlebihan hingga membuat vagina terasa seperti becek. Jika Anda sudah merasa seperti ini, salah satu solusinya bisa dengan mengonsumsi Sang Putih.

Sang Putih adalah obat herbal dalam bentuk sediaan kapsul dan pil. Sang Putih mengandung ekstrak bahan alami, seperti kunyit, kulit buah delima, daun jati belanda, dan manjakani. Sang Putih digunakan untuk membantu mengurangi produksi lendir yang berlebih pada organ kewanitaan.

Vagina yang normal dan sehat umumnya agak lembap karena rata-rata wanita menghasilkan 1-4 ml cairan vagina dalam sehari. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab meningkatnya produksi pelumas organ intim yang membuat vagina becek.

  1. Rangsangan seksual

Saat wanita terangsang secara seksual, kelenjar Bartholin yang terletak di sebelah kanan dan kiri lubang vagina menghasilkan lebih banyak cairan. Cairan ini membantu melumasi vagina selama melakukan aktivitas seksual untuk mengurangi risiko iritasi akibat penetrasi. Pelumas ini biasanya tetap ada hingga Anda selesai berhubungan seks atau tidak lagi merasa terangsang. Akan tetapi, sebagian wanita mungkin menghasilkan cairan ini secara berlebihan hingga vaginanya becek. 

  1. Ovulasi

Ketika ovulasi mendekat, serviks akan menghasilkan lebih banyak lendir. Lendir yang dihasilkan pun bisa saja berlebihan hingga membuat vagina terasa becek. Akan tetapi, lendir tersebut dapat membantu sperma melakukan perjalanan ke sel telur sehingga meningkatkan peluang Anda untuk hamil. 

  1. Perubahan hormon

Hormon estrogen yang tinggi juga dapat membuat vagina becek karena mendorong kelenjar Bartholin untuk menghasilkan lebih banyak cairan. Oleh sebab itu, wanita-wanita yang menggunakan alat kontrasepsi tertentu atau melakukan terapi hormon juga akan mengalami peningkatan kebasahan vaginanya.

  1. Infeksi

Keluarnya cairan vagina yang berlebihan hingga terasa becek juga dapat menjadi tanda infeksi jamur, bakteri, atau infeksi menular seksual. Infeksi jamur menyebabkan timbulnya keputihan yang tebal dan berwarna putih. Selain itu, vagina juga bisa terasa sangat gatal, terbakar, dan nyeri saat berhubungan seks.  Sedangkan, vaginosis bakteri (infeksi bakteri pada vagina) yang terjadi akibat ketidakseimbangan bakteri dalam vagina juga bisa menjadi dalang di balik vagina becek. Infeksi ini menghasilkan keputihan berwarna putih, abu-abu, atau kuning yang berbau, dengan rasa gatal atau terbakar pada vagina. 

Di sisi lain, trikomoniasis bisa menyebabkan keluarnya keputihan berwarna kekuningan atau kehijauan. Terkadang cairan ini juga bergelembung, berbau tidak sedap, dan disertai rasa gatal atau terbakar yang hebat. Kurang menjaga kebersihan vagina, sering memakai celana dalam ketat, berganti-ganti pasangan seksual, dan tidak menggunakan pengaman saat berhubungan intim, bisa memicu terjadinya infeksi-infeksi tersebut.

  1. Vagina berkeringat

Vagina basah juga bisa terjadi karena keringat atau vaginal sweat. Hal ini bisa terjadi ketika mendapatkan rangsangan awal saat bercinta, area vagina membesar karena aliran darah menjadi lebih kencang. Inilah yang menyebabkan vagina bisa mengalami transudate sehingga terasa lembap di bawah sana. 

Menariknya, vagina basah juga bisa terjadi saat tubuh memberikan respons secara fisiologis. Contohnya saat melihat gambar atau membaca sesuatu yang sensual. Meski demikian, bukan berarti hal ini berarti seorang wanita sedang horny atau terangsang. Artinya, bukan berarti setiap kali seorang wanita mengalami vagina basah berarti dirinya sedang terangsang. Itu hanyalah respons tubuh secara umum yang menunjukkan bahwa vagina sedang menjalankan fungsi anatominya.

Itulah beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab dari berlebihnya produksi lendir pada wanita. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir karena bisa diatasi dengan mengonsumsi Sang Putih. Obat herbal yang masuk dalam golongan jamu ini bisa membantu Anda secara tradisional dalam mengurangi produksi lendir yang dialami.