Obat

Obat Sakit Kepala Alami atau Bukan, Ini Dia Rekomendasi bagi Anda untuk Hempaskan Nyut-Nyutan

obat sakit kepala alami dan yang dapat dibeli di apotek

Sakit kepala bukanlah suatu kondisi yang sulit ditemukan. Pasalnya, banyak orang yang mengeluhkan kondisi sakit kepala dan mencari jalan tercepat untuk mengatasinya. Maka dari itu, tidak heran bahwa obat sakit kepala mudah ditemui bahkan di minimarket atau warung terdekat sekalipun. Beberapa orang juga memilih untuk mengobati sakit kepala dengan obat alami. Pilihan obat sakit kepala alami atau bukan, yang terpenting adalah aman untuk dikonsumsi dan ampuh menghempaskan nyut-nyutan. 

Pilihan obat sakit kepala alami

Di bawah ini terdapat rekomendasi obat sakit kepala alami yang dapat Anda pilih untuk mengatasi nyeri sakit kepala:

  • Jahe

Selain bermanfaat untuk menetralkan asam lambung, ternyata jahe juga dapat dikonsumsi sebagai obat sakit kepala. Di dalam jahe itu sendiri, terdapat molekul antioksidan dan senyawa antiradang. 

Dalam sebuah penelitian, menunjukkan bahwa bubuk jahe bekerja secara efektif dalam mengurangi rasa nyeri akibat migrain. Tidak hanya itu, manfaat jahe ini setara dengan obat sumatriptan.

  • Kafein dalam kopi dan teh

Tidak hanya kopi, namun teh juga mengandung kafein. Tanpa Anda sadari, kafein dalam teh dan kopi ini dapat bermanfaat dalam memperbaiki suasana hati, membantu diri untuk tetap segar, dan menyempitkan pembuluh darah. Selain itu, kafein juga dapat meredakan nyeri akibat sakit kepala.

Diyakini bahwa manfaat kafein ini setara dengan obat ibuprofen dan asetaminofen. Menyeduh satu gelas kopi atau teh ketika gejala sakit kepala muncul, patut Anda coba. Meskipun memiliki beragam manfaat, kafein tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.

  • Mengoleskan aromaterapi

Jika Anda pernah mendengar essential oils atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan minyak atsiri, tidak ada salahnya mencoba untuk memaksimalkan manfaatnya untuk mengobati sakit kepala.

Mengoleskan essential oils di bagian atas bibir, khususnya minyak lavender dapat meringankan nyeri migrain. Selain itu, Anda juga dapat mengoleskan peppermint di sekitar pelipis atau belakang telinga untuk meredakan rasa nyeri akibat kepala yang terasa tegang.

Pilihan obat sakit kepala non-alami

Di bawah ini terdapat beberapa jenis obat sakit kepala yang biasanya tersedia di pasaran.

  • Paracetamol

Tentu Anda sudah tidak asing dengan jenis obat sakit kepala satu ini. Paracetamol atau acetaminophen tergolong dalam obat analgesik yang bekerja dengan mengubah respon tubuh jika ada rasa sakit yang dirasakan, tanpa menghalangi konduksi impuls saraf. 

Obat paracetamol ini tersedia dalam dua jenis, yaitu:

  • Paracetamol tablet, dengan dosis 2 tablet dosis 500 mg yang dikonsumsi tiap 4-6 jam.
  • Paracetamol cair, seperti sirup atau suspensi, dengan dosis 325-650 mg yang dikonsumsi tiap 4-6 jam atau 1000 mg tiap 6-8 jam sekali.

Dalam sebuah hasil penelitian yang diterbitkan oleh The Journal of Head and Face Pain, paracetamol akan bekerja lebih efektif jika dikonsumsi bersamaan dengan kafein atau aspirin.

  • Sumatriptan

Tergolong sebagai selective serotonin receptor agonists, obat sakit kepala sumatriptan bekerja dengan menghentikan sinyal rasa sakit yang dikirim ke otak dengan menghalangi pelepasan zat alami yang memicu rasa sakit, mual, atau gejala lain.

Dosis yang direkomendasikan mulai dari 25, 50, 100 mg untuk satu kali konsumsi saja. Sumatriptan termasuk ke dalam obat resep. Maka dari itu, Anda memerlukan resep dokter untuk mengonsumsi obat ini. Biasanya, jika efek obat tidak terasa dalam dua jam setelah konsumsi, dokter memperbolehkan Anda mengonsumsi 200 mg untuk sehari konsumsi.

Dapatkan konsultasi dan rekomendasi dokter lebih lanjut mengenai kesehatan Anda dengan mudah dari rumah hanya di SehatQ.com.