Kehamilan

Mencari Perbedaan KB Suntik 1 Bulan dengan Lainnya

Suntik KB menjadi salah satu alternatif kontrasepsi yang paling populer. Banyak wanita memilih menggunakan kontrasepsi jenis ini untuk mencegah kehamilannya. Alasannya, karena mudah diaplikasikan dan memiliki tingkat efektivitas yang cukup tinggi. Alat kontrasepsi ini ada dua jenis, pertama KB suntik 1 bulan dan 3 bulan.

Dari kedua jenis itu, yang umum digunakan adalah KB suntik 3 bulan. Menjadi menarik mengetahui kenyataan mengapa KB suntik 3 bulan lebih banyak digunakan daripada KB suntik 1 bulan. Di manakah perbedaan mendasar yang menjadikan keduanya bisa lebih populer ketimbang yang satunya? Berikut ulasannya:

  • Frekuensi Penyuntikan

Perbedaan yang paling mencolok antara dua jenis KB suntik ini jelas dari frekuensi pengaplikasiannya. Seperti namanya, KB suntik 1 bulan dilakukan dalam rentang waktu 1 bulan sekali, begitu juga dengan yang 3 bulan.

  • Kandungan di Dalamnya

Suntik KB 3 bulan adalah metode kontrasepsi hormonal yang mengandung hormon progestin, tetapi tidak mengandung estrogen. Sementara itu, KB suntik 1 bulan adalah kontrasepsi hormonal yang mengandung campuran hormon estrogen dan progestin.

  • Cara Kerja

Suntik KB 3 bulan akan bekerja dengan mencegah pengeluaran sel telur sehingga tidak akan terjadi pembuahan sel telur oleh sperma. Sedangkan KB suntik 1 bulan dengan campuran hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh, ia akan memengaruhi kesuburan dan siklus menstruasi seseorang layaknya hormon yang secara alami sudah ada di dalam tubuh mereka.

Agar KB suntik 1 bulan dapat bekerja secara efektif mencegah kehamilan, seseorang harus rajin melakukan suntik setiap 28-30 hari sekali. Jika seseorang lupa dan baru menyuntikkan lebih dari 33 hari, maka kerja KB ini menjadi tidak efektif. Untuk penggunaan yang maksimal, khususnya dalam mengurangi perdarahan saat menstruasi, Anda juga bisa menggunakan KB suntik lain yang mengandung hormon progestin yang lebih rendah.

  • Efek Samping

Ada beberapa kemungkinan efek samping atau risiko dari kedua jenis suntik KB ini. Mungkin perbedaannya tidak terlalu terlihat. Namun, paparan di bawah ini bisa menjadi sedikit gambaran untuk Anda:

KB Suntik 1 Bulan:

  • Pendarahan vagina. Salah satu efek samping lain yang mungkin Anda alami adalah terjadinya perdarahan dari vagina. Perdarahan ini tentu bukan menstruasi. Biasanya, perdarahan dari vagina ini justru terjadi saat Anda sedang tidak menstruasi.
  • Siklus menstruasi kacau. Selain perdarahan pada vagina di luar jadwal menstruasi, siklus menstruasi Anda juga mungkin berantakan. Artinya, jika Anda sebelumnya memiliki siklus menstruasi normal, setelah menggunakan KB suntik ini, mungkin saja siklus menstruasi menjadi tidak tentu.
  • Berat badan bertambah. Anda juga mungkin mengalami kenaikan berat badan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena kenaikan berat badan yang Anda rasakan mungkin tidak akan drastis. Oleh karena itu, imbangi dengan rutin berolahraga dan atur pola makan Anda selama menggunakan KB suntik 1 bulan ini.
  • Pusing. Jangan kaget jika Anda merasa sakit kepala saat sedang menggunakan KB suntik satu bulan. Pasalnya, rasa sakit yang Anda rasakan di area kepala itu memang salah satu efek samping yang mungkin Anda rasakan. Anda bisa meredakan rasa sakit kepala ini dengan mengonsumsi berbagai obat-obatan sakit kepala. Namun, akan lebih baik jika berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

KB Suntik 3 Bulan:

  • Perubahan pola menstruasi. Perubahan haid bulanan merupakan efek samping yang sangat umum bagi pengguna suntik KB 3 bulan, yang biasanya terjadi selama beberapa bulan pertama pemakaian. Perubahan ini bisa berupa haid yang tidak teratur dan munculnya flek. Perdarahan banyak juga merupakan salah satu efek samping suntik KB 3 bulan.
  • Kenaikan berat badan. Beberapa ibu juga mengeluh karena terjadi perubahan berat badan. Rata-rata berat badan bisa naik sebesar 1-2 kg tiap tahun, tetapi terkadang bisa juga lebih.
  • Keluhan lain. Beberapa keluhan lain yang mungkin terjadi adalah sakit kepala ringan, nyeri payudara, perubahan suasana hati, mual-mual, rambut rontok, penurunan gairah seksual, maupun munculnya jerawat.

Itulah beberapa perbedaan mendasar yang ada di antara KB suntik 1 bulan dan 3 bulan. Adapun jenis mana yang paling cocok untuk Anda, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter, bidan, atau tenaga kesehatan lain.