Uncategorized

Vaginismus Bisa Pengaruhi Kehidupan Seks, Ini Cara Atasinya!

Memiliki alat kelamin dan reproduksi yang baik dan sehat tentu menjadi idaman semua orang. Pasalnya ini sangat berpengaruh dalam kehidupan seksual dan kebutuhan seksual, bahkan mempengaruhi tubuh secara luas. Nyatanya tak semua orang memiliki kondisi reproduksi atau alat kelamin yang sehat. 

Beberapa mungkin mengidap gangguan, kelainan, atau penyakit yang membuat mereka tidak bisa memiliki kehidupan seksual yang berkualitas dengan pasangan mereka. Penyakit seperti HIV, infeksi lainnya, bahkan kelainan seperti vaginismus dapat mempengaruhi hubungan yang lebih intim dengan pasangan. 

Salah satu penyakit yang akan dibahas adalah vaginismus. Penyakit ini merupakan gangguan atau disfungsi seksual pada wanita di mana otot-otot mengencang atau menegang saat dimasuki sesuatu entah itu benda seperti tampon atau saat penetrasi dengan penis. Ini akan menimbulkan rasa sakit saat tiap kali anda berhubungan seksual atau ketika memasang menstrual cup atau tampon. 

Penyakit ini tentu sangat menggangu, untuk itu berikut cara mengatasinya.

Penyebab vaginismus

Sebelum ke pengobatannya, kita akan mengenali lebih dulu apa penyebab otot-otot vagina tersebut tegang atau yang disebut juga vaginismus ini. Vaginismus bisa disebabkan oleh stres fisik, emosional, atau bahkan kombinasinya. 

Pemicu emosi vaginismus, termasuk:

  • Ketakutan, misalnya, rasa sakit atau kehamilan
  • Kecemasan , tentang kinerja yang tak maksimal atau karena rasa bersalah
  • Masalah hubungan, misalnya pasangan yang kasar atau perasaan rentan atau sensitif
  • Peristiwa kehidupan yang traumatis masa lalu, berupa riwayat pemerkosaan atau pelecehan
  • Pengalaman masa kanak-kanak, seperti paparan gambar seksual atau penggambaran seks saat tumbuh dewasa 

Pemicu fisik vaginismus, meliputi:

  • Adanya infeksi, entah itu infeksi jamur atau infeksi saluran kemih dan lainnya
  • Kondisi kesehatan, seperti kanker atau lichen sclerosis (penyakit peradangan kronis di area genital)
  • Persalinan
  • Menopause
  • Operasi panggul
  • Foreplay yang tidak memadai
  • Pelumasan vagina yang tidak mencukupi
  • Efek samping obat
  • Berotot ‘ketat’, yaitu kurangnya kelenturan terutama di sekitar area pinggul

Pengobatan dan perawatan vaginismus 

Vaginismus diobati atau dirawat dengan fokus pada pengurangan refleks otot yang menyebabkannya tegang, serta mengatasi kecemasan atau ketakutan yang berpengaruh terhadap vaginismus. Perawatan yang mungkin dilakukan adalah:

  • Terapi topikal/penggunaan luar: penggunaan obat luar seperti lidokain topikal atau krim campuran dapat membantu mengatasi rasa sakit 
  • Terapi fisik dasar panggul: terapi termasuk dalam aktivitas kontraksi dan relaksasi otot, atau latihan kegel, untuk mengendurkan dan meningkatkan kontrol otot-otot dasar panggul
  • Terapi dilator vagina: penggunaan alat berbentuk tabung atau kerucut yang bertujuan untuk meregangkan vagina. Ini bisa membuat lebih nyaman, dan kurang sensitif terhadap penetrasi vagina
  • Terapi edukasi atau kognitif: ini akan efektif untuk mengatasi kecemasan, depresi dan gangguan stres pasca-trauma. Terapi ini juga disebut edukasi untuk memberikan informasi tentang anatomi seksual dan siklus respons seksual agar dapat memahami rasa sakit mereka dan proses yang dialami tubuh mereka.
  • Terapi seks: terapis seks terlatih bekerja dengan individu dan pasangan untuk membantu mereka menemukan kesenangan lagi dalam hubungan seksual mereka.
  • Latihan emosional : ini dapat membantu orang tersebut mengidentifikasi, mengekspresikan, dan mengatasi faktor emosional apa pun yang mungkin berkontribusi pada vaginisme

Apa saja komplikasi dari vaginismus?

Vaginismus dapat memengaruhi kehidupan seks dan tentunya hubungan anda dengan pasangan. Selain berpengaruh pada tubuh dengan rasa sakitnya, komplikasi lain juga bisa muncul dengan memengaruhi kesehatan mental anda. Vaginismus dapat menyebabkan peningkatan kecemasan dan membuat anda sulit untuk hamil.

Oleh karenanya konseling dengan dokter atau terapis disarankan. Jangan lupa juga untuk berkomunikasi dengan pasangan anda terkait kondisi anda. Carilah solusi bersama yang menyenangkan dan juga nyaman untuk anda berdua.

Vaginismus memang dapat mempengaruhi kehidupan seks, penyebabnya pun bisa dipicu dari fisik atau kondisi anda saat ini maupun emosi dari pengalaman masa lalu yang buruk. Ini bisa membuat kesehatan mental terganggu. 

Tapi vaginismus bisa diatasi bahkan banyak dari mereka yang telah sembuh dan menjalani kehidupan seksual yang bahagia dengan pasangannya. Pengobatannya bisa dilakukan dengan terapi baik fisik atau konseling dengan terapis atau dokter. 

Jika Anda ingin berkonsultasi dengan dokter seputar vaginismus, Anda bisa chat langsung melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa menemukan banyak artikel lain tentang topik ini. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Uncategorized

Waspadai Tanda-tanda Anda Terjangkit Amiloidosis dan Komplikasinya

Protein memang baik untuk tubuh terlebih untuk energi, tapi segala sesuatu yang menumpuk dan terlalu banyak pun tidak baik. Sama halnya dengan protein yang menumpuk, terlebih jika protein tersebut adalah protein abnormal yang dapat menyebabkan penyakit.

Amiloidosis merupakan salah satu dari penyakit mengancam diakibatkan oleh penumpukan protein abnormal pada organ tubuh. Protein abnormal yang disebut amiloid ini bisa merusak organ dan mengakibatkan kegagalan organ. Tentunya ini sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup Anda.

Amiloidosis tanda atau gejalanya baru terlihat saat sudah tahap serius, oleh karena itu diagnosisnya pun menjadi sedikit terlambat yang berpengaruh pada pengobatan. Perlu Anda ketahui, berikut tanda-tanda atau gejala amiloidosis beserta kemungkinan komplikasinya.

Gejala amiloidosis

Gejala amiloidosis seringkali tidak kentara dan bervariasi tergantung letak protein amiloid berkumpul. Penting untuk dicatat dan diketahui bahwa gejala yang dijelaskan di bawah ini mungkin disebabkan oleh berbagai masalah kesehatan. Hanya dokter Anda yang dapat membuat diagnosis sesungguhnya untuk amiloidosis.

Gejala umum amiloidosis, dapat termasuk:

  • Perubahan warna kulit
  • Kelelahan dan kelemahan parah
  • Rasa kenyang
  • Nyeri sendi
  • Jumlah sel darah merah rendah (anemia)
  • Sesak napas
  • Lidah membengkak atau membesar 
  • Kesemutan dan mati rasa di kaki dan kaki bagian bawah
  • Genggaman tangan lemah
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba

Amiloidosis Jantung 

Amiloidosis pada jantung akan membuat dinding otot jantung menjadi kaku, lebih lemah dan mempengaruhi ritme listrik jantung, serhingga lebih sedikit darah yang mengalir ke jantung Anda. 

  • Sesak napas bahkan pada aktivitas ringan
  • Detak jantung tidak teratur
  • Tanda-tanda gagal jantung, termasuk pembengkakan kaki dan pergelangan kaki, kelemahan, kelelahan, dan mual, antara lain
  • Tekanan darah rendah, yang menyebabkan pusing

Amiloidosis Ginjal 

Ini akan mempengaruhi fungsi ginjal dan dapat menyebabkan penumpukan racun, gejalanya seperti:

  • Tanda gagal ginjal, seperti pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki serta bengkak di sekitar mata
  • Tingginya kadar protein dalam urin Anda 
  • Gelembung berlebihan dalam urin
  • Kurang buang air kecil dan bangun di malam hari untuk buang air kecil

Amiloidosis Gastrointestinal atau saluran pencernaan

Ketika amiloidosis mempengaruhi saluran pencernaan, Anda mungkin memiliki:

  • Kurang nafsu makan
  • Diare
  • Mual
  • Sakit perut
  • Penurunan berat badan
  • Kembung atau gas yang berlebihan
  • pembesaran hati dan penumpukan cairan di dalam tubuh

Neuropati amiloid

Amiloidosis yang mempengaruhi saraf, mungkin membuat Anda mengalami:

  • Masalah keseimbangan
  • Masalah mengendalikan kandung kemih dan usus
  • Berkeringat
  • Kesemutan, kelemahan, rasa sakit, dan mati rasa di tangan dan kaki
  • Pusing saat berdiri karena masalah dengan kemampuan tubuh untuk mengontrol tekanan darah
  • Warna ungu pada kelopak mata dan/atau sekitar mata
  • Lidah membesar
  • Mual dan diare
  • Ketidakmampuan mengenali panas atau dingin

Komplikasi amiloidosis

Mengutip Mayo Clinic, sama seperti gejala atau tandanya, komplikasi amiloidosis juga tergantung pada organ mana yang terpengaruh. 3 organ vital yang bisa terserang penyakit serius karena amiloidosis adalah:

  • Jantung

Amiloidosis membuat jantung berkurang kemampuannya untuk mengisi darah di antara detak jantung. Jika darah yang dipompa lebih sedikit, maka Anda kemungkinan akan sesak nafas. Sistem kelistrikan jantung akan terpengaruh akibat dari amiloidosis, di mana irama jantung mungkin terganggu. Ini bisa menimbulkan penyakit gagal jantung yang mengancam jiwa.

  • Ginjal

Rusaknya sistem penyaringan ginjal karena amiloidosis akan menyebabkan protein bocor dari darah ke urin. Kemampuan ginjal untuk membuang produk limbah dari tubuh pun menurun, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gagal ginjal dan kebutuhan akan dialisis.

  • Sistem saraf

Sistem saraf yang rusak akibat amiloidosis akan menurunkan fungsinya, baik itu kekurangan sensitifitas, timbul rasa sakit, mati rasa atau kesemutan, dan sensasi terbakar pada jari-jari. Amiloid yang mempengaruhi saraf untuk mengontrol fungsi usus Anda, maka kemungkinan sembelit dan diare terjadi. Jika saraf yang terpengaruh adalah saraf pengontrol tekanan darah, Anda bisa saja pusing atau pingsan saat berdiri terlalu cepat.

Amiloidosis merupakan penyakit langka tapi sangat berbahaya dan mengancam jiwa. Gejalanya seringkali muncul saat kondisi lebih serius yang membuatnya terlambat didiagnosis. Beberapa gejalanya pun umum seperti pada penyakit lainnya. 

Amiloidosis yang terlambat ditangani bisa menyebabkan kerusakan organ, seperti gagal jantung, gagal ginjal dan kerusakan sistem saraf.

Informasi lebih banyak tentang amiloidosis dapat Anda temui di website dan aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa berdiskusi dengan dokter secara langsung melalui chat di aplikasi SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store dan Play Store.

Uncategorized

Asbestosis, Penyakit Paru Kronis Akibat Serat Asbes

Berbicara tentang penyakit paru-paru bisa dikatakan tidak ada habisnya. Banyak jenis gangguan pada paru-paru baik yang bersifat ringan hingga kronis. Penyebabnya pun beragam dan biasanya yang paling dengan dengan kita sehari-hari.

Penyakit paru dapat terjadi di area paru mana pun, mulai dari saluran pernafasan, jaringan paru-paru, hingga pada sirkulasi paru-paru. Ini bisa terjadi karena penumpukan cairan, hingga infeksi dari bakteri, virus, jamur, atau parasit.

Penyakit paru dapat terjadi akibat paparan jangka pendek hingga jangka panjang. Salah satunya adalah penyakit paru asbestosis. Penyakit paru ini termasuk kronis dan akibat dari paparan jangka panjang menghirup serat asbes. 

Bagaimana hal tersebut terjadi dan apa akibatnya pada tubuh? Berikut penjelasannya.

Penyakit asbestosis

Serat asbes yang terhirup dalam jangka panjang dapat menyebabkan jaringan parut pada paru-paru mengakibatkan penyakit paru asbestosis. Nama lain asbestosis adalah fibrosis paru dan pneumonitis interstisial.

Asbes merupakan bahan bangunan yang banyak dijadikan sebagai isolasi, lantai, dan atap. Penggunaan ini sendiri di Inggris telah dilarang sepenuhnya sejak tahun 1999, tapi di Indonesia kita masih banyak menjumpainya.  

Ketika asbes rusak, maka materialnya akan tercerai dan mengeluarkan debu halus yang mengandung serat asbes. Ketika debu dihirup, serat asbes masuk ke paru-paru dan secara bertahap dapat merusaknya seiring waktu, selama bertahun-tahun.

Jaringan parut yang terbentuk pada paru-paru akan membatasi pernapasan dan mengganggu kemampuan oksigen untuk memasuki aliran darah Anda. Agency for Toxic Substances and Disease Registry memprediksi jumlah total kematian terkait asbes di Amerika Serikat dapat melebihi 200.000 kasus pada tahun 2030. 

Gejala yang timbulkan asbestosis

Gejala yang ditimbulkan asbestosis bisa ringan hingga parah. Gejala tidak muncul di tahun-tahun awal paparan dna mulai muncul setelah jangka waktu lebih dari 20 tahun paparan. Gejala umum dari paparan jangka panjang adalah:

  • Sesak napas
  • Sesak atau sakit di dada atau bahu
  • Batuk kering terus-menerus
  • Kehilangan nafsu makan
  • Finger clubbing (ujung jari membesar)
  • Kelainan bentuk kuku
  • Mengi
  • Kelelahan ekstrim (kelelahan)

Faktor risiko asbestosis

Asbestosis mungkin dialami pada pekerja industri bangunan atau konstruksi. Terlebih mereka yang telah bekerja dari tahun 1970-an hingga 1990-an. Risiko tinggi asbestosis umumnya terkait dengan jumlah dan durasi paparan. Semakin besar paparannya, maka akan semakin besar pula risiko kerusakan paru-paru.

Paparan tangan kedua mungkin terjadi pada anggota rumah tangga dari pekerja yang terpapar, di mana serat asbes dapat dibawa pulang dengan pakaian. Orang yang tinggal di dekat tambang juga dapat terpapar serat asbes yang dilepaskan ke udara.

Secara umum, aman berada di sekitar asbes selama serat asbes terkandung dan tidak terhirup masuk ke hidung masuk ke paru-paru. Mereka yang berisiko tinggi terkena asbestosis adalah:

  • Pekerja atau insinyur pemanas dan ventilasi
  • Pekerja pembongkaran atau galangan kapal
  • Tukang ledeng
  • Pekerja konstruksi bangunan
  • Tukang listrik 
  • Penambang asbes
  • Mekanik pesawat dan mobil
  • Operator ketel
  • Pekerja kereta api
  • Pekerja kilang dan pabrik
  • Pekerja melepas insulasi asbes di sekitar pipa uap di gedung-gedung tua

Perkembangan asbestosis ini dapat dipengaruhi oleh faktor:

  • Jumlah dan konsentrasi asbes
  • Ukuran, bentuk dan jenis serat asbes
  • Lamanya atau durasi seseorang terpapar asbes
  • Faktor kesehatan, seperti merokok atau memiliki riwayat penyakit paru-paru
  • Faktor genetik atau mutasi spesifik pada DNA yang meningkatkan risiko penyakit

Asbestosis terjadi dan muncul gejalanya setelah berpuluh-puluh tahun paparan serat asbes. Serat asbes tersebut akan membuat jaringan parut di paru-paru yang bisa menggangu pernafasan. Mereka yang bekerja dekat dengan asbes yang rusak bisa memiliki risiko tinggi untuk terjangkit. Seperti pada umumnya, gejala asbestosis tidak jauh dari masalah pernafasan ditambah dengan kelainan bentuk kuku serta ujung jadi yang membesar atau bengkak.

Informasi tentang asbestosis lebih banyak dapat Anda temukan di website dan aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga dapat chat langsung dengan dokter untuk berdiskusi di aplikasi SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Uncategorized

Manfaat Ekstrak Echinacea yang ada Pada Suplemen Opinacea

Opinacea adalah suplemen yang dapat membantu proses penyembuhan batuk, pilek dan flu. Memiliki kombinasi kandungan ekstrak echinacea purpurea, propolis, vitamin C dan zinc pikolinat.

Manfaat Ekstrak Echinacea Pada Suplemen Opinacea

Ekstrak Echinacea purpurea mungkin asing terdengar, namun tanaman herbal satu ini telah digunakan selama lebih dari 400 tahun sebagai pengobatan tradisional oleh penduduk asli Amerika di Amerika Serikat Barat Tengah (Midwest). Echinacea purpurea masih dalam satu family dengan bunga daisy yang juga dikenal dengan nama coneflower.

Dari total sembilan jenis Echinacea, ada dua yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan suplemen yaitu Echinacea angustifolia, Echinacea pallida dan Echinacea purpurea. Memiliki kandungan senyawa aktif yaitu caffeic acid, alkamides, phenolic acids, rosmarinic acid dan polyacetylenes yang bersifat antimikroba dan antivirus serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

Echinacea berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mempertahankan tubuh dari stres oksidatif. Stres oksidatif berhubungan dengan penyakit jantung, diabetes dan penyakit kronis lainnya. Selain itu Echinacea juga memiliki banyak manfaat lain yaitu:

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Dalam sejumlah penelitian, membuktikan jika Echinacea mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh guna memerangi infeksi dan virus sehingga membantu pemulihan dari penyakit menjadi lebih cepat. Tanaman ini juga sering digunakan untuk mengobati dan mencegah flu. Mengonsumsi Echinacea juga mampu menurunkan risiko terkena pilek hingga 50 persen serta membantu proses penyembuhan pilek.

  1. Menurunkan Kadar Gula Darah

Tingginya kadar gula darah bisa meningkatkan risiko terkena penyakit serius seperti diabetes tipe dua dan penyakit jantung. Penggunaan suplemen dengan kandungan Echinacea mampu menurunkan kadar gula darah dengan menekan enzim yang bertugas mencerna karbohidrat sehingga mengurangi jumlah gula yang masuk ke darah.

  1. Bersifat Anti Inflamasi

Peradangan merupakan respon sistem kekebalan tubuh untuk mempertahankan diri. Namun jika peradangan tidak dikendalikan maka bisa meningkatkan risiko terkena masalah kesehatan dan penyakit kronis.

Dalam sebuah penelitian, Echinacea mampu mengurangi peradangan, nyeri kronis dan pembengkakan pada orang yang menderita osteoartritis.

  1. Mengobati Infeksi

Echinacea dapat berperan untuk melawan infeksi seperti infeksi saluran kemih, infeksi telinga serta infeksi pada luka yang lama sembuh. Namun dalam catatan infeksi tersebut hanya infeksi ringan.

mungkin berperan dalam melawan berbagai macam infeksi. Beberapa data menunjukkan bahwa echinacea dapat mengobati infeksi saluran kemih , infeksi telinga , serta luka atau luka yang lambat sembuhnya. Meskipun terkadang echinacea dapat membantu menghilangkan infeksi ringan, Anda harus menemui dokter jika masalah berlanjut.

Hubungan Echinacea dengan Pilek

Dalam beberapa penelitian ditemukan jika mengonsumsi Echinacea bisa membantu melawan pilek serta mengurangi risiko terkena flu hingga 58 persen. Bukan hanya itu, mengonsumsi Echinacea yang ada pada suplemen Opinacea juga mampu mempersingkat durasi pilek hingga 1,4 hari.

Namun Echinacea hanya mampu membantu proses penyembuhan dan tidak bisa mencegah dan mengobati pilek. Karena pilek disebabkan oleh infeksi virus, maka mengonsumsi obat antivirus.

Efek Samping Echinacea

Karena merupakan tanaman herbal, maka Echinacea aman digunakan dalam jangka pendek. Namun ada beberapa kasus yang menyebabkan efek samping seperti:

  • Ruam
  • Gatal
  • Pembengkakan
  • Saki perut
  • Mual
  • Sesak napas

Selain itu Anda yang memiliki gangguan autoimun atau sedang mengonsumsi obat imunosupresif harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena suplemen echinacea dapat mengganggu pengobatan yang sedang berlangsung.

Echinacea yang ada pada Opinacea dapat membantu proses penyembuhan pilek, batuk, demam serta meredakan radang tenggorokan. Gunakan Opinacea sebagai suplemen tambahan dalam pengobatan yang Anda lakukan.

Uncategorized

Ketahui Lebih Dalam Penyebab & Gejala Neuromyelitis Optica

Pada gangguan autoimun neuromyelitis optica (NMO), sistem kekebalan bisa menyerang saraf optik dan sumsum tulang belakang. Hal itu dapat mengakibatkan gejala seperti kehilangan penglihatan dan perubahan sensasi. Namun, dengan perawatan dini dan berkelanjutan, kemungkinan serangan yang dapat mengakibatkan gejala yang lebih parah bisa dikurangi. 

Apa itu Neuromyelitis Optica? 

Neuromyelitis Optica lebih dikenal dengan gangguan autoimun (NMO) yang menyerang saraf optik serta sumsung tulang belakang. Bahkan, dalam beberapa kasus, sistem kekebalan tersebut bisa menyerang otak. Akibatnya, menimbulkan peradangan, pembengkakan, hingga kerusakan parah pada sumsum tulang belakang dan saraf optik.

Lebih lanjut, penyakit Devic ini merupakan proses inflamasi autoimun demielinasi yang jarang terjadi tapi parah, mempengaruhi sistem saraf pusat. Secara khusus, hal itu memengaruhi mielin, yang merupakan isolasi di sekitar saraf.  

Karena NMO mempengaruhi sumsum tulang belakang dan saraf optik, yaitu saraf yang membawa sinyal dari mata ke otak, penyakit tersebut bisa berdampak parah. Misalnya, kelumpuhan hingga kebutaan. 

Siapa saja yang bisa terserang Neuromyelitis Optica? 

Neuromyelitis optica (NMO) dinilai paling sering menyerang selama masa kanak-kanak. Bahkan, hal tersebut bisa mempengaruhi orang dewasa berusia yang berusia sekitar 40 tahun. 

Yang paling umum, penyakit tersebut bisa menyerang wanita muda. Namun, tak tertutup kemungkinan bahwa penyakit itu juga bisa berkembang atau menyerang pria. 

Menurut para ahli, dulu NMO adalah jenis multiple sclerosis. Namun, kondisi tersebut memang memiliki beberapa gejala yang serupa. Meski begitu, gejala NMO dianggap lebih parah. Salah satunya, masalah penglihatan dengan multiple sclerosis terkadang mempengaruhi satu mata pada satu waktu, sedangkan NMO dapat mempengaruhi kedua mata pada waktu yang sama dan itu sangat berisiko. 

Apa saja jenis neuromyelitis optica?

Perlu diketahui bahwa neuromyelitis optica memiliki 2 jenis. Simak ulasannya sebagai berikut. 

Bentuk kambuh atau relapsing form. Yakni, jenis penyakit yang memiliki gejolak berkala dengan beberapa pemulihan. Penyakit tersebut merupakan jenis yang umum serta wanita jauh lebih berisiko mengidap penyakit tersebut jika dibandingkan dengan pria. 

Selain bentuk kambuh, ada bentuk monofasik atau monophasic form. Yakni, jenis penyakit yang melibatkan satu serangan yang berlangsung selama satu atau dua. Dalam kasus tersebut, wanita dan pria mendapatkan tipe itu secara setara.

Apa penyebab dan gejala neuromyelitis optica? 

Pada kasus neuromyelitis optica, sistem kekebalan Anda menyerang zat dalam tubuh Anda yang disebut myelin. Atau, istilah isolasi di sekitar saraf Anda. Sel-sel myelin di sumsum tulang belakang dan saraf optik diserang. Biasanya, orang dengan NMO mengalami serangan penyakit yang mungkin dirasakan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.   

Selain penyebab tersebut, ada beberapa gejala NMO yang perlu Anda ketahui. Gejala NMO bervariasi berdasarkan letak kerusakan tubuh seseorang terjadi. NMO dapat menyebabkan neuritis optik dan mielitis.

Lebih lanjut, neuritis optik mengacu pada pembengkakan saraf optik dan mielitis mengacu pada peradangan sumsum tulang belakang. Neuritis optik dapat terjadi pada satu atau kedua mata dan mengakibatkan gejala sebagai berikut. 

  • Merasakan sakit di bagian belakang rongga mata serta saat mata bergerak 
  • Mengalami pandangan yang kabur 
  • Mengalami kelemahan hingga mati rasa pada lengan dan kaki
  • Mengalami gangguan penglihatan terhadap warna, yang mana warna tersebut bisa terlihat pudar atau kusam 
  • Merasakan penglihatan yang redup seperti mati lampu

Gejala tersebut juga bisa bertambah parah apabila Anda merasa kepanasan atau lelah. Bahkan, olahraga yang berlebihan bisa dianggap memperburuk gejala. Gejala itu dapat lebih buruk tanpa pengobatan. 

Mielitis paling sering menyebabkan perubahan atau hilangnya sensasi. Seseorang yang menderita penyakit tersebut akan sering mengalami hal-hal seperti berikut. 

  • kelelahan 
  • kelemahan otot 
  • mati rasa dan kesemutan 
  • menembak rasa sakit atau kesemutan di leher atau punggung 
  • peningkatan tonus atau kekakuan pada ekstremitas atau spastisitas
  • kesulitan mengendalikan usus atau kandung kemih 
  • kesulitan mengosongkan kandung kemih sepenuhnya 
  • kekakuan pada lengan dan kaki 
  • mual, muntah, hingga cegukan yang tidak terkendali
  • Kejang hingga koma 

Bagaimana diagnosis neuromyelitis optica? 

Apabila Anda melakukan konsultasi dokter atau mengecek kesehatan ke rumah sakit, pastikan bahwa Anda juga mengetahui diagnosis neuromyelitis optica Anda. Sebab, ada berbagai tes yang dijalani untuk mendapatkan diagnosis tersebut. 

Hal yang dilakukan oleh dokter ahli di fasyankes biasanya terkait pemindaian MRI otak dan sumsum tulang belakang Anda. Selain itu, ada pula tes untuk memeriksa seberapa baik saraf optik Anda bekerja. Selanjutnya, mengambil sampel darah dan cairan tulang belakang Anda untuk memeriksa tanda-tanda penyakit. 

Pada kasus neuromyelitis optica ini, seseorang harus lebih memperhatikan kesehatannya dengan tidak melakukan olahraga yang berlebihan serta melakukan cek kesehatan berdasar kebutuhan. Apabila Anda masih bingung ketika mengalami berbagai gejalanya, segeralah konsultasikan ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Uncategorized

Macam-Macam Hasil Medical Check Up

Medical check up hadir untuk memberitahu status kesehatan Anda. Ada beragam alasan mengapa tes ini perlu untuk dilakukan, misal untuk mendiagnosis, mengukur perkembangan penyakit atau kondisi, atau mengukur efektivitas pengobatan. 

Hasilnya pun beragam ada yang disebut normal atau tidak normal, positif atau negatif dan sebagainya. Ada pula faktor-faktor yang memengaruhi hasil medical check up Anda. oleh karenanya terkadang ada beberapa persiapan sebelum melakukan medical check up. Berikut macam-macam hasil medical check up

Dua Jenis Dasar Hasil Tes Kesehatan atau Medical Check Up

Pada dasarnya ada dua jenis hasil medical check up atau tes kesehatan, yaitu:

  • Tes yang memberikan jawaban “ya” atau “tidak” atau “positif” atau “negatif” (biasanya untuk tujuan diagnostik)
  • Tes yang memberikan hasil relatif (untuk mengukur nilai tinggi atau rendah dibandingkan dengan rentang “normal”)

Tes Positif dan Negatif

Anda mungkin melakukan tes kesehatan atau tes medis yang memberikan hasil positif atau negatif. Hasil ini memiliki makna tersendiri dan kerap kali bisa memberikan hasil negatif atau positif palsu. 

Tes positif dan negatif biasanya digunakan untuk tujuan diagnostik guna memastikan apakah ada penyakit atau kondisi (positif) atau tidak (negatif). Dalam istilah orang awam, positif berarti apa pun yang dicari oleh tes itu ditemukan. Sedangkan negatif berarti apa pun yang dicari tes itu tidak ditemukan.

Ada juga hasil positif palsu di mana penyakit terdeteksi meskipun tidak ada dan hasil negatif palsu di mana tes gagal mendeteksi penyakit atau kondisi. Tes tertentu memiliki keterbatasan dan mungkin kurang akurat daripada yang lain.

Misalnya, Anda mungkin diberikan tes HIV, dan hasilnya negatif. Karena tes mendeteksi protein yang diproduksi sebagai respons terhadap penyakit, bukan penyakit itu sendiri, tes ini mungkin tidak dapat membuat diagnosis yang akurat jika Anda dites terlalu cepat setelah terpapar HIV.

Tes lain memiliki spesifisitas rendah, yang berarti mereka mungkin dapat mendeteksi organisme tertentu, tetapi kurang mampu membedakan satu strain organisme dari yang lainnya. Oleh karena itu, terkadang dokter menyarankan untuk mengambil tes diagnosis tambahan. 

Tes Nilai Relatif

Tes nilai relatif biasanya pengujian lebih lanjut untuk masalah yang didiagnosis. Tes nilai relatif adalah tes yang mengukur komponen tertentu dari darah, urin, atau sampel laboratorium lainnya, kemudian membandingkan nilai tersebut dengan apa yang diharapkan pada populasi normal dan sehat.

Tes ini memiliki hasil dalam bentuk angka atau nilai. Nilai-nilai tersebut bisa memastikan apakah pengobatan yang Anda lakukan berhasil atau ada penyakit atau kondisi sedang berkembang. Rentang nilai terkadang dapat bervariasi berdasarkan usia, jenis kelamin, dan faktor lainnya.

Contoh dari tes nilai realtif adalah tes darah lengkap. Jika hasilnya dalam kisaran nilai yang ditetapkan akan dianggap normal. sedangkan jika hasilnya di atas atau di bawah kisaran nilai berarti tidak normal.

Nilai abnormal tidak selalu memiliki nilai diagnostik tetapi dapat menunjukkan kekhawatiran yang berkembang. Anda bisa menanyakan kepada penyedia layanan kesehatan Anda tentang tes relatif meliputi:

  1. Apa yang normal, dan apakah hasilnya normal?
  2. Jika hasil Anda tidak normal, berapakah hasil yang bisa dikatakan untuk lebih baik lebih tinggi, atau lebih rendah, lebih besar atau lebih kecil dari hasil tes Anda?
  3. Apa saran untuk menjadikan hasil tes berada ke kisaran normal?

Secara singkatnya, hasil tes yang menunjukkan normal atau negatif bisa menandakan bahwa penyakit atau zat yang diuji tidak ditemukan. Hasil positif atau abnormal, berarti penyakit atau zat tersebut ditemukan. 

Anda juga mencari berapa nilai normal untuk setiap masing-masing tes jika dalam hasil medical check up tidak dijelaskan keterangannya. Atau akan lebih baik jika Anda bertanya pada dokter langsung terkait hasil tes Anda. Mereka lebih tahu hasil tes tersebut dan jika ditemukan hal yang tidak normal, Anda mungkin akan disarankan perawatan atau mengambil tes tambahan tertentu. 

Temukan lebih banyak informasi seputar hasil medical check up di aplikasi kesehatan kelaurga SehatQ. Anda juga bisa memesan panel medical check up seperti Paket Healthy Life 3 dari Laboratorium Klinik Prodia di aplikasi SehatQ. Download aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Play Store. 

Resep

Membuat Mochi: Kudapan Lezat dengan Tepung Ketan Hitam

Makanan adalah salah satu bentuk warisan budaya. Sebagai negara yang kaya akan warisan budaya, Indonesia barang tentu punya banyak daftar makanan lazat yang bisa kita coba. Nah, di antara banyaknya makanan itu, ada beberapa makanan yang memanfaatkan tepung ketan hitam sebagai bahan utama atau tambahannya. Ada satu kudapan yang menarik untuk dicoba, yakni mochi. Kalau sekiranya tidak memungkinkan untuk membelinya, atau barangkali kamu ingin coba membuatnya sendiri, kamu bisa membuatnya dengan terlebih dahulu membaca artikel ini.

Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin sudah sangat familiar dengan kue mochi. Kue kenyal berbentuk bola yang diselimuti tepung putih ini memang cocok sekali dijadikan makanan ringan. Banyak daerah menjadikan kue mochi sebagai oleh-oleh khas mereka.

Tepung ketan hitam cocok untuk membuat beraneka kue

Tepung ketan hitam hanyalah salah satu bahan yang bisa dimanfaatkan untuk membuat mochi. Anda ingin membuatnya? Tak usah pusing, berikut beberapa langkahnya:

Oke. Untuk membuat satu masakan, tentu saja kamu harus menyiapkan bahan-bahan dan alat kerjamu. Khusus membuat mochi tepung ketan hitam, kamu membutuhkan setidaknya gula, tepung maizena, minyak, air, garam, vanili bubuk, isian (sesuai selera), hingga susu cair. Tentu saja, ini di luar bahan utama kita yakni tepung ketan hitam dan putih.

Adapun alat kerja kamu bisa memanfaatkan perabot yang ada di dapur masing-masing. Minimalistik. Maksimalkan apa yang kamu punya terlebih dahulu, ya, ketimbang harus membeli.

Untuk membuat kudapan satu ini gampang saja. Kamu harus mencampur tepung ketan hitam dan putih, kemudian menambahkan gula, garam, vanilli, untuk kemudian mengaduknya hingga rata. Setelah itu kamu perlu menambahkan minyak dan terus mengaduk lagi. Semangat! 

Barulah kemudian kamu boleh mencampurkan tepung maizena dengan 50 ml air biasa dan air panas untuk kemudian secara perlahan masukan ke dalam campuran tepung dan, ya, aduklah kembali hingga rata. Tuang sisa air barulah uleni hingga kalis.

Setelah itu, barulah kita beranjak ke isian mochi. Oh, ya, dalam resep ini yang dipilih sebagai isian adalah kacang hijau. Kalau kamu ingin memberikan isian lain, silakan saja. Caranya sama, kok. Nah, untuk memberi isian, kamu bisa mulai dari mengambil sedikit adonan dan memasukkan isian persis di tengah. Jangan lupa dibentuk menjadi bundar. Kalau mau kotak atau bentuk lain juga tidak apa-apa. Namun, ya, pastinya bakal lucu. Ya, bagaimana, ya? Ini kan lagi bikin mochi yang notabene bentuknya pasti bulat.

Setelah semua isian habis “ditelan” adonan mochi tepung ketan hitam, tugasmu saat ini adalah mengukusnya di dalam dandang yang dialasi daun pisang. Jangan lupa untuk mengolesi daun pisang tersebut dengan minyak. Alasannya tentu saja agar tidak lengket. 

Mengukus mochi tepung ketan hitam ini tak perlu waktu yang lama. Waktu mengukus mochi cukup 10 menit saja. Lebih atau kurang sedikit masih ditolerir, yang penting kamu tahu tujuan seperti apa mochi yang kamu inginkan kelak. Setelah sudah yakin matang, langsung saja angkat dengan spatula kecil atau alat bantu apa saja yang kiranya bisa digunakan untuk mengangkat kue mochi yang masih panas. Ingat—lagi-lagi kamu butuh minyak agar tidak lengket. Sebagai finishing-nya, adonan mochi yang kamu angkat itu tinggal digulingkan ke dalam wadah penuh maizena atau wijen sangrai. 

Kalau masih panas, kamu bisa diamkan terlebih dahulu mochi tepung ketan hitam ini. Jangan langsung dimakan, walau kamu sangat ingin memakannya. Ada baiknya kamu menyediakan kopi atau teh panas terlebih dahulu agar acara makan kue mochi buatan sendirinya jadi lebih lengkap!

Kehamilan

Tips Memilih KB untuk Busui yang Aman

Merencanakan kehamilan memang perlu pertimbangan matang. Ayah dan Bunda sebaiknya sudah siap secara finansial dan mental bila benar-benar ingin membesarkan anak. 

Sayangnya, di luaran sana banyak pasutri yang tidak mengerti bagaimana cara mengatur kehamilan, sehingga anak pun lahir dengan kondisi yang kurang menyenangkan. Finansial dan mental orang tua yang belum siap membuat anak terkena imbasnya. Oleh karena itu, perlu bagi Bunda dan Ayah untuk merencanakan kehamilan menggunakan KB. 

Begini Cara Pilih KB untuk Busui yang Aman

Meskipun baru saja melahirkan anak, bukan berarti kehamilan tidak bisa terjadi dalam rentang waktu yang cepat. Bunda bisa saja memiliki anak kembali setelah beberapa bulan sebelumnya melahirkan anak. Tunda kehamilan dengan menggunakan KB, berikut ini adalah tips memilih KB untuk busui yang aman. 

1. Pilih KB yang Tidak Mengandung Hormon

Alat kontrasepsi yang mengandung hormon buatan bisa mempengaruhi produksi ASI. Oleh karena itu, pilihlah kontrasepsi non hormonal seperti kondom yang bisa membantu mencegah kehamilan, bahkan hingga rate 99 persen. 

2. Pilih Kontrasepsi Progestin

WHO merekomendasikan kontrasepsi progestin bila Anda terpaksa membeli KB hormonal. Beberapa contoh kontrasepsi yang mengandung hormon progestin adalah KB suntik, spiral, implan serta mini pil. 

3. Hindari KB Estrogen

Beberapa jenis kontrasepsi mengandung hormon estrogen sehingga bisa mengganggu produksi ASI. Hindari menggunakan kontrasepsi ini bila Bunda sedang menyusui. Nampaknya, kontrasepsi yang mengandung KB Estrogen hanya digunakan pada wanita yang belum menikah, atau belum melahirkan anak pertama. 

3. Coba KB Tertentu Untuk Satu Bulan

Supaya mengerti mana kontrasepsi yang cocok untuk Anda, coba salah satu dan rasakan pengalamannya selama satu bulan. Bila tidak ada gangguan pada ASI, berarti Bunda cocok menggunakan kontrasepsi tersebut. 

Beberapa Jenis Kb untuk Busui yang Cocok 

Beberapa jenis KB berikut ini bisa Bunda coba karena sudah aman dan direkomendasikan oleh WHO. 

1. Implan Progestin

Ini adalah alat kontrasepsi yang dinamakan juga dengan KB susuk.  KB implan sendiri mengandung hormon progesteron. Dokter akan melakukan penyuntikan KB implan di bawah kulit pada lengan atas. 

Alat kontrasepsi ini bisa membantu mencegah kehamilan dalam jangka waktu yang lama, bahkan hingga 3 tahun. Bunda tidak perlu khawatir karena Implan Progestin terbilang sangat aman dan tidak mengganggu produksi ASI selama dilakukan dengan cara yang benar. 

2. IUD

Pemasangan alat kontrasepsi KB IUD bisa diberikan minimal 6 minggu sehabis melahirkan. Alat kontrasepsi tipe ini sangatlah aman karena memiliki dua pilihan, yaitu IUD non hormonal yang terbuat dari tembaga serta IUD hormonal yang mengandung hormon progesteron. 

3. KB Suntik

Pemberian KB suntik ternyata bisa diberikan pada ibu menyusui, setiap tiga bulan sekali di klinik atau rumah sakit rujukan. Kandungan dari KB suntik sendiri hanyalah progesteron, sehingga dijamin tidak akan mengganggu ASI. 

KB suntik rupanya cocok diberikan pada Bunda yang ingin menunda memiliki anak hingga satu tahun lamanya. 

4. KB Cincin

Bagi Bunda yang ingin menunda kehamilan menggunakan KB Cincin, tunggulah hingga waktu 6 minggu sehabis melahirkan. Cara meletakkan KB Cincin ini cukup dengan menaruhnya di dalam vagina selama kurang lebih tiga minggu. 

Sayangnya, KB Cincin bukanlah pilihan yang tepat untuk ibu menyusui karena resiko terganggunya produksi ASI bisa saja terjadi. Ini karena di dalam KB Cincin terkandung hormon estrogen.

Uncategorized

Mengenal Mikrofilamen, Salah Satu Struktur dalam Sitoskeleton

Sitoskeleton adalah jaringan sel dalam tubuh yang mengatur segala macam aktivitas sel di dalam tubuh sekaligus memberikan semacam struktur yang kuat dan dinamis seperti ketahanan dan pergerakan.

Dengan kata lain jaringan ini adalah kerangka sel yang berisikan tiga macam struktur, yaitu mikofilamen, mikrotubulus, dan intermediet filamen.

Tulisan ini akan membahas mengenai salah satu struktur tersebut, yaitu mikofilamen. Secara garis besar mikrofilamen adalah struktur jaringan dan kerangka sel yang paling kecil.

Fungsi utamanya adalah untuk menjadi jalur bagi pergerakan motorik atau miosin. Struktur ini terbentuk dari protein-protein aktin.

Struktur mikrofilamen sendiri terdiri dari dua rantai subunit. Tepatnya dari protein aktin kemudian ada polaritas pada ujung-ujungnya.

Protein-protein aktin tersebut saling menguntai dan melilit satu sama lain yang kemudian membentuk mikrofilamen yang spiral.

Mikrofilamen sendiri berbentuk seperti serat yang halus, tipis, dan mempunyai panjang dengan diameter 3 hingga 7 nm. Ini membuatnya menjadi struktur yang paling kecil.

Fungsi

Di dalam jaringan dan kerangka sel, mikrofilamen mempuyai banyak fungsi sebagai berikut:

Pengontraksi otot

Mikofilamen merupakan struktur yang bertanggung jawab untuk mengontraksi otot. Kontraksi ini berasal dari kerja sama antara aktin dan miosin (aktomiosin) yang tidak hanya memungkinkan otot berkontraksi saja namun juga berelaksasi serta memungkinkan terjadinya gerakan sel.

Dari aktomiosinlah hewan seperti amuba yang bersel satu mampu bergerak ke sana sini dengan luwes.

Menstabilkan sel

Mikrofilamen dalam sitoskeleton juga dapat menstabilkan sel untuk menjaga dan mempertahankan bentuk sel.

Pengangkut bahan

Kontraksi otot yang diakibatkan oleh mikrofilamen membuat struktur ini punya peran yang sangat penting dalam aliran sitoplasma.

Adapun kontraksi otot untuk mengalirkan sitoplasma dalam bentuk nutrisi, limbah, dan bahan-bahan lainnya ke area sel.

Membelah sel

Mikrofilamen adalah struktur kerangka sel paling luar. Kondisi yang demikian membuat mikrofilamen bisa membelah sel menjadi dua.

Prosesnya terjadi ssat DNA selesai direplikasi, mikrofilamen akan menyempit di bagian tengah kemudian memutus diri, dan perlahan membuat dua sel yang berbeda.

Selain itu, mikrofilamen mempunyai fungsi pada hati, yaitu dengan berpartisipasi dalam proses sekresi empedu di sel hati serta pada gerakan peristaltik dari kanalikuli hepatis.

Ciri-ciri mikrofilamen

Mikrofilamen sebagai salah satu struktur sel mempunyai beberapa ciri, yaitu mempunyai serat dengan diameter 3-7 nanometer, terdiri dari dua untaian protein aktin, mempunyai bentuk spiral  yang memanjang, dan mengelilingi pinggiran sel.

Ciri-ciri lainnya adalah mikrofilamen tersusun dari filamen tipis dan tebal yang menjalin satu sama lain serta adanya filamen lebih tebal di sepanjang sel otot.

Apa yang terjadi jika mikrofilamen rusak?

Jika salah satu struktur ini rusak, akan mengakibatkan salah satu penyakit tulang, yaitu penyakit Paget.

Penyakit ini merupakan gangguan pada proses perubahan tulang ketika tubuh menyerap tulang terlalu lama sehingga mengakibatkan pembentukan tulang baru yang tidak normal.

Umumnya hal ini terjadi pada panggul, tengkorak, tulang belakang serta kaki sehingga tulang rapuh seiring berjalannya waktu.

Umumnya penyakit ini menyerang lansia laki-laki, dan juga faktor genetik dapat menyebabkan terjadinya penyakit ini.

Gejala-gejala yang mungkin dirasakan untuk menandakan adanya penyakit adalah nyeri pada tulang dan sendi, kesemutan, deformitas pada tulang, dan gangguan pendengaran.

Itulah mengenai mikrofilamen, salah satu struktur dalam sitoskeleton yang ternyata mempunyai banyak fungsi yang sangat penting bagi aktivitas sel sehari-hari di dalam tubuh.

Uncategorized

Tahukah Anda Manfaat Dari Berpikir Positif?

Manusia terkadang memiliki kecenderungan untuk memikirkan hal yang negatif terlebih dahulu. Padahal, berpikir positif jauh lebih bermanfaat daripada terus-menerus menerapkan pola pikir negatif.

Berpikir positif tidak berarti Anda menolak melihat hal-hal yang negatif. Anda menerima keduanya, tetapi tetap berusaha optimis dan memiliki pemikiran positif. Terdapat berbagai manfaat berpikir positif, mulai dari mengatasi stres sampai meningkatkan daya tahan tubuh.

Manfaat berpikir positif tidak hanya agar Anda bisa terus terpacu mencapai tujuan yang diinginkan. Faktanya terdapat manfaat berpikir positif secara fisik dan mental. Berikut ini manfaat dari berpikir positif yang tidak begitu Anda sadari.

  1. Menguatkan resiliensi terhadap masalah

Resiliensi merujuk pada kemampuan Anda untuk menghadapi permasalahan yang muncul di kehidupan Anda. Berpikir positif bermanfaat meningkatkan resiliensi dan membuat Anda mampu menghadapi masalah dan stres yang bermunculan. Berpikir positif membantu mengarahkan Anda untuk mencapai solusi untuk memecahkan masalah yang melanda.

  1. Mengatasi stres

Saat berhadapan dengan stres, jangan hanya terpaku pada pemikiran negatif Anda. Cobalah untuk melihat hal yang positif dari masalah yang terjadi. Anda akan lebih mudah untuk mengatasi stres saat berpikir positif.

  1. Fokus pada solusi

Manfaat berpikir positif adalah meningkatkan fokus yang akhirnya dapat membantu untuk mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi. Anda akan lebih termotivasi untuk melakukan suatu tindakan dan meminta bantuan orang lain dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Manfaat berpikir positif tidak hanya berdampak secara psikis, tetapi juga secara fisik. Berpikiran positif membantu mengurangi kerentanan Anda terhadap penyakit musiman, seperti flu dan memiliki sistem imun yang lebih kuat.

  1. Menambah kesejahteraan hidup

Secara keseluruhan, manfaat berpikir positif bisa membantu meningkatkan kesejahteraan hidup Anda! Berpikir positif mengurangi risiko Anda mengalami depresi, masalah kardiovaskular, dan memperpanjang hidup.

  1. Lebih cenderung menerapkan pola hidup yang sehat

Kesejahteraan hidup semakin bertambah dapat dikarenakan penerapan gaya hidup yang sehat. Orang yang berpikir positif lebih cenderung melakukan pola hidup sehat, seperti berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan yang bernutrisi, dan menghindari perilaku destruktif berupa konsumsi alkohol berlebih dan merokok.

Jika Anda ingin berpikir positif, salah satu langkah yang perlu diperhatikan adalah ketenangan diri. Jika Anda merasa kewalahan dan membutuhkan cara untuk menenangkan diri guna mendapatkan pikiran positif, bisa melakukan hal ini. 

  1. Hirup aroma yang menenangkan

Anda bisa pilih aromaterapi untuk mendapatkan aroma yang menenangkan. Aromaterapi juga terbukti dapat menurunkan kecemasan, depresi, stres, dan kelelahan. Hal ini ditulis dalam The International Journal of Cardiovascular. Dalam jurnal yang ditulis pada tahun 2020 tersebut, wangi lavender terbukti paling berpengaruh untuk menenangkan diri. Anda bisa mendapat wangi aromaterapi dengan lilin aromaterapi atau diffuser yang ditetesi essential oil.

  1. Beri pelukan pada diri sendiri

Memeluk diri sendiri minimal 10 detik juga membantu meningkatkan suasana hati dan menenangkan diri. Pelukan juga dapat mengubah kekuatan biokimia dan fisiologis dalam tubuh sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, stres, melawan kelelahan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan meredakan depresi. 

  1. Tuliskan perasaan dan pengalaman Anda

Menulis atau journaling ternyata terbukti membantu mengurangi tekanan psikologis. Hal ini ditulis dalam Critical Care Nurse yang melakukan penelitian pada orang-orang sakit kritis. Tuliskan apa pun yang Anda rasakan, apa yang membuat stres, dan keluarkan semua emosi Anda pada tulisan.

  1. Dengarkan musik

Sejak awal peradaban, musik sudah digunakan untuk menyembuhkan tubuh dan jiwa. Musik juga sudah dimanfaatkan oleh terapis untuk penyembuhan dengan memanfaatkan kekuatan lirik kreatif dan komposisi nada dalam program untuk orang yang berjuang melawan depresi.Itulah beberapa manfaat dari berpikir positif dan juga cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkannya. Jika Anda membutuhkan tenaga professional untuk bisa berpikir positif atau pun mendapatkan ketenangan bisa menghubungi SehatQ.