Rumah Sakit & Faskes

Anak Alami Alergi? Segera Kunjungi Rumah Sakit Jember, Siloam

Alergi biasanya paling sering muncul dan terdeteksi pada masa bayi atau anak-anak. Alergi dapat mengganggu kemampuan anak untuk tidur nyenyak, bermain, dan sekolah. Oleh karena itu, alergi pada anak harus segera diobati oleh para ahli di Rumah Sakit Jember, Siloam. Mereka memiliki dokter yang mampu menangani segala jenis alergi pada anak. Akan tetapi, apa saja jenis alergi yang paling sering menyerang anak? Berikut lengkapnya.

Dalam reaksi alergi, sistem kekebalan tubuh akan menyerang untuk melawan apa yang dianggap sebagai zat normal bagi kebanyakan orang, tetapi tidak untuk tubuh mereka yang menderita alergi. Alergen, atau zat penyebab, bisa berupa makanan, bulu hewan peliharaan, atau serbuk sari dari rumput atau pohon. Ini dapat memicu sejumlah reaksi. Sistem kekebalan Anda akan bereaksi seolah-olah melawan penjajah asing.

1. Perubahan warna kulit

Kulit, organ tubuh terbesar dan bagian dari sistem kekebalan, terkadang akan bereaksi sebagai protes terhadap alergen. Periksa kulit anak Anda untuk eksim, yang muncul sebagai bercak kering, merah, bersisik yang gatal. Waspadai gatal-gatal, yang mungkin juga menandakan alergi. Bintik merah pada kulit ini bisa bermacam-macam ukurannya. Mereka bisa sekecil ujung pena atau sebesar piring makan.

2. Gejala pernapasan

Alergi lainnya dapat memengaruhi pernapasan anak Anda. Jika Anda mendengar bunyi mengi saat anak bernapas atau jika melihat napas cepat atau sesak napas, periksakan segera periksa anak ke Rumah Sakit Jember, Siloam. Batuk kering dengan lendir bening adalah tanda lain dari alergi pernapasan. Perhatikan anak saat bermain. Jika mereka tampak mudah lelah atau lebih cepat daripada anak-anak lain, ini mungkin merupakan tanda alergi.

3. Masalah perut dan tanda-tanda alergi lainnya

Alergi dapat memicu gejala usus pada anak-anak. Jika anak sering mengeluh kram perut atau mengalami serangan diare berulang, ini mungkin menandakan alergi. Tanda-tanda alergi lain pada anak-anak bisa termasuk sakit kepala atau kelelahan yang berlebihan.

Alergi juga dapat memengaruhi perilaku anak, menghasilkan suasana hati menjadi lebih pemarah atau gelisah. Anda juga dapat mencatat gejala dan apa yang terjadi tepat sebelum timbulnya (misalnya, paparan hewan peliharaan atau makan makanan tertentu).

Penyebab alergi

Sebesar 90% alergi umumnya disebabkan oleh makanan, seperti berikut:

– Susu

– Telur

– Kacang kacangan

– Kacang pohon, seperti almond, kacang mete, dan kenari

– Ikan, seperti bass, cod, dan flounder

– Kerang, kepiting, lobster, dan udang

– Kedelai

– Gandum

Selain itu, beberapa anak tidak bisa mentolerir buah jeruk. Kacang bisa bersembunyi di sereal, dan kedelai bisa bersembunyi di perasa atau pengental yang ditemukan dalam makanan olahan atau beku. Hubungan antara alergi dan alergen tidak selalu jelas, jadi Anda mungkin harus melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Jember, Siloam untuk menemukan jawabannya.

Alergi hewan peliharaan

Kehadiran hewan peliharaan rumah, bahkan hewan berbulu pendek yang tidak rontok, dapat memicu gejala alergi pada anak. Bukan hewan peliharaan itu sendiri yang menyebabkan alergi, tetapi bulunya (sel kulit mati), air liur, urin, dan bulunya. Jika anak Anda bersin dan mengi setelah bermain dengan atau memegang hewan peliharaan, pertimbangkan untuk membawanya ke Rumah Sakit Jember, Siloam  untuk alergi hewan.

Dokter anak di Rumah Sakit Jember, Siloam dapat membantu memilah apakah gejala terkait dengan alergi dan dapat membantu dalam mengurangi masalah tersebut. Meredakan gejala alergi kulit, pernapasan, atau usus mungkin memerlukan antihistamin atau obat lain. Anda dapat mengajari anak strategi untuk menghindari atau mengurangi reaksi alergi, termasuk menghindarkan makanan tertentu, bermain di luar ruangan saat jumlah serbuk sari rendah, dan mencuci tangan segera setelah menyentuh hewan peliharaan.

Penyakit

Tips Mengatasi BAB Berdarah saat Hamil

Penyebab BAB berdarah saat hamil yang paling umum adalah wasir atau hemoroid. Wasir terjadi ketika pembuluh darah di bagian anus melebar dan tampak membengkak, sehingga menyerupai benjolan di anus. Biasanya hal ini terjadi pada trimester akhir kehamilan dan beberapa minggu setelah persalinan. 

Ambeien saat hamil merupakan masalah kehamilan yang sering terjadi

Munculnya darah saat BAB ini terjadi ketika tinja yang keras mengenai pembuluh darah di bagian anus yang bengkak, sehingga menyebabkan pembuluh darah tersebut robek atau pecah. BAB berdarah saat hamil cenderung mudah diobati bahkan dapat mereda dengan sendirinya.

Selain wasir, penyebab lain BAB berdarah saat hamil adalah fisura ani. Kondisi ini terjadi ketika dinding anus mengalami robekan. Fisura ani dapat menimbulkan keluhan nyeri pada anus. Hampir serupa dengan wasir, kondisi ini biasanya dipicu oleh tinja yang keras akibat konstipasi, yaitu kondisi yang cukup sering dialami oleh ibu hamil. 

Sebelum mengatasi BAB berdarah, ada baiknya kamu memastikan asal jalur keluarnya darah. Bila perdarahan berasal dari vagina, tentunya ini lebih berbahaya. Sebaiknya segeralah pergi ke dokter kandungan untuk mendapat tindak lanjut. Jika berasal dari proses pembuangan feses, ibu hamil dapat bernapas sedikit lega, karena hal ini disebabkan oleh kondisi yang cenderung tidak berbahaya.

Untuk mencegah dan mengatasi BAB berdarah saat hamil, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh ibu hamil, antara lain:

  • Perbanyak konsumsi serat

Ibu hamil bisa mencoba memperbanyak konsumsi serat. Misalnya saja dari buah, sayuran, dan oatmeal. Konsumsi serat akan membantu memperlancar pencernaan serta melunakkan BAB. Tentunya, cara ini dapat mencegah terjadinya sembelit. Selain mendapatkan manfaat serat, rutin konsumsi buah dan sayur juga membuat ibu hamil mendapatkan berbagai manfaat kesehatan dari vitamin dan mineralnya.

  • Pastikan cukup mengonsumsi air putih

Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi setidaknya 8–10 gelas setiap harinya. Seringkali, ibu hamil takut untuk minum mengingat salah satu keluhan lain yang sering muncul saat kehamilan adalah sering buang air kecil. Padahal, cukup cairan diperlukan sehingga feses yang dikeluarkan tidak keras.

  • Mengonsumsi makanan mengandung probiotik

Selain serat, konsumsi makanan mengandung probiotik pun sehat bagi saluran pencernaan. Probiotik bermanfaat bagi bakteri baik yang hidup dalam saluran pencernaan manusia. Agar terhindar dari BAB berdarah saat hamil, kamu bisa banyak mengonsumsi makanan yang melalui proses fermentasi, seperti yoghurt, acar, kimchi, hingga miso.

  • Jangan menunda bab

Jangan menunda ketika merasakan dorongan untuk BAB dan hindari mengejan terlalu kuat saat BAB. Jika memungkinkan, usahakan untuk BAB secara rutin sehingga kamu tidak menunda untuk mengeluarkannya. Waktu setelah makan (misalnya makan pagi) ini cukup ideal. Hal ini mengingat umumnya usus bekerja lebih setelah makan. Tentunya, ini turut mendorong munculnya rasa mulas.

  • Menggosok anus dengan kasar

Kebiasaan menggosok, untuk membersihkan, anus terlalu keras atau kasar dapat menyebabkan permukaan anus terluka dan berdarah. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan membasuh anus dengan air setelah BAB dibandingkan menggunakan tisu. 

Permukaan tisu yang kasar potensial menyebabkan luka di anus. Penting pula untuk menggunakan tisu dengan saksama, yakni mengusap atau menepuk perlahan, bukan dengan menggosok.

  • Rutin berolahraga

Lakukan olahraga secara teratur dan pilihlah jenis olahraga, seperti berjalan, yoga, atau berenang, sesuai dengan kondisi kesehatan dan kehamilan. Dengan rutin melakukan olahraga, saluran pencernaan juga akan terpacu untuk bekerja dengan baik sehingga proses keluarnya feses lebih lancar. 

Walaupun keluhan lemas dan mudah lelah seringkali dialami bumil, jangan dijadikan alasan untuk tidur-tiduran sepanjang hari. Luangkan sedikit waktu untuk beraktivitas dan melakukan olahraga yang disukai.

Apabila kamu mengalami BAB berdarah saat hamil, penting untuk tidak panik. Pada dasarnya kondisi ini terjadi karena sesuatu yang tidak serius. Namun, apabila penyebab BAB berdarah karena faktor lain yang mungkin serius, segeralah periksakan diri ke dokter kandungan atau dokter lain yang kompeten.

Obat

Begini Cara yang Tepat Mengonsumsi Paracetamol Sumagesic

Saat sedang nyeri atau demam, obat yang paling sering dicari untuk membantu menyembuhkan adalah Sumagesic. Obet berjenis paracetamol ini termasuk ke dalam obat golongan antipiretik (penurun demam) dan golongan analgesik (pereda nyeri). 

Di dalam tubuh, paracetamol bekerja dengan cara mengurangi produksi zat prostaglandin alias zat yang dilepaskan oleh tubuh pada saat ada jaringan yang rusak maupun terinfeksi. 

Kerusakan ini dapat menyebabkan munculnya demam, rasa nyeri, dan peradangan. Dengan mengurangi produksi zat prostaglandin, paracetamol dapat membantu mengurangi rasa sakit dan demam.

Walaupun termasuk obat bebas yang bisa dibeli tanpa resep dokter, Anda tidak bisa mengonsumsi Sumagesic sembarang.

Ada beberapa aturan yang harus Anda penuhi saat meminum obat ini, diantaranya: 

Baca Petunjuk Penggunaan

Membaca petunjuk penggunaan yang terdapat di kemasan sebelum menggunakan Sumagesic adalah cara utama yang harus Anda lakukan.

Paracetamol dalam sediaan oral atau diminum melalui mulut untuk dewasa seperti Sumagesic, biasanya diminum setiap 4-6 jam sekali, bergantung pada demam dan beratnya nyeri yang dialami. 

Sumagesic dapat diminum sebelum atau sesudah makan.

Sesuaikan Dosis 

Dosis Sumagesic pun harus disesuaikan, jangan sampai berlebihan. Dosis maksimal paracetamol untuk satu kali konsumsi adalah 1.000 mg. Jangan mengonsumsi paracetamol dengan dosis lebih dari 4.000 mg dalam sehari. 

Konsumsi paracetamol melebihi dosis yang ditentukan dapat meningkatkan risiko Anda mengalami overdosis obat. 

Untuk mengatasi nyeri bagi orang dewasa, Sumagesic maksimal digunakan selama 10 hari, sedangkan bagi anak-anak digunakan maksimal selama 5 hari, kecuali atas petunjuk dokter.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Sumagesic

Kandungan paracetamol di dalam Sumagesic jarang menimbulkan efek samping. Namun, beberapa orang dapat mengalami efek samping di bawah ini setelah mengonsumsi obat yang mengandung paracetamol:

  • Mual
  • Sakit kepala
  • Nyeri tenggorokan
  • Sariawan
  • Memar dan perdarahan yang tidak biasa
  • Urin berdarah
  • BAB berdarah
  • Penyakit kuning
  • Lemas yang berlebihan
  • Demam yang tidak terkait dengan penyakit sebelumnya
  • Nyeri pada punggung

Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda atau anak Anda minum paracetamol, terutama jika Anda menderita gangguan hati dan ginjal. Anda juga perlu berhati-hati mengonsumsi paracetamol jika mengalami dehidrasi dan malnutrisi. 

Interaksi Sumagesic dengan Obat Lain

Sebagai informasi, ada beberapa jenis obat yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan paracetamol seperti Sumagesic. Kombinasi obat-obatan ini dikhawatirkan akan mengurangi efektifitas obat atau justru menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Jika digunakan bersama obat-obatan lain, kandungan paracetamol yang ada di dalam Sumagesic dapat menimbulkan efek interaksi obat, seperti meningkatkan kadar busulfan di dalam darah

  • Mengurangi efektifitas paracetamol jika digunakan bersama rifampicin, phenytoin, phenobarbital, carbamazepine, colestyramine, atau primidone
  • Meningkatkan kadar paracetamol di dalam darah jika digunakan bersama probenecid, isoniazid, metoclopramide, atau domperidone
  • Meningkatkan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan bersama warfarin

Selain itu, orang yang sering mengonsumsi alkohol dalam jangka waktu lama juga perlu berhati-hati. Reaksi efek sampingnya bisa jadi lebih besar, apalagi risikonya bagi tubuh.

Itulah informasi yang bisa disampaikan mengenai Sumagesic. Meski bisa didapatkan dengan mudah, tidak ada salahnya untuk konsultasi ke dokter sebelum minum obat ini. 

Dokter akan menyarankan dosis dan aturan minum paracetamol yang tepat dan sesuai kondisi Anda. Dengan demikian, Anda dapat terhindar dari risiko efek samping paracetamol yang membahayakan tubuh.

Kulit & Kecantikan

Usir Jerawat dengan Elsheskin Moisturizer for Acne Skin

Anda tentu sudah tidak asing dengan produk pembersih wajah Elshekin. Mengandung bahan aktif sulfur, produk ini dipercaya mampu mengangkat debu dan kotoran dan kulit wajah secara maksimal sehingga meminimalkan terjadinya jerawat. Untuk perawatan yang lebih maksimal, Anda pun dianjurkan mengunakan Elsheskin Moisturizer for Acne Skin

Sama seperti pembersih wajahnya, pelembap dari Elsheskin ini memiliki kandungan bahan aktif sulfur dengan campuran stearic acid, salicylic acid, chondrus crispus, dan tocopheryl acetate. Kombinasi berbagai bahan aktif tersebut tak ayal bisa memberi kelembapan ekstra untuk kondisi kulit kering. 

Kulit kering sendiri adalah akar dari munculnya berbagai masalah kulit seperti jerawat sampai tanda-tanda penuaan. Karena itulah, menggunakan Elsheskin Moisturizer for Acne Skin mampu membuat kulit menjadi lembap sehingga menghindarkannya dari kemunculan jerawat. Pelembap dari Elsheskin ini juga mampu mempercepat proses penyembuhan jerawat di kulit Anda yang kering. 

Cara Lain Hempaskan Jerawat 

Penggunaan Elsheskin Moisturizer for Acne Skin hanya salah satu cara mengusir jerawat yang mengganggu. Masih banyak cara lain yang patut Anda coba untuk dikombinasikan dengan penggunaan Elsheskin Moisturizer for Acne Skin secara rutin. 

  1. Jangan Memecahkan Jerawat 

Jangan menggosok kulit atau memecahkan jerawat. Ii hanya akan mendorong infeksi lebih dalam dan menyebabkan lebih banyak penyumbatan. Jerawat pun bisa makin meradang disertai dengan pembengkakan dan kemerahan.

  1. Konsumsi Suplemen Zinc 

Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan jerawat cenderung memiliki kadar zinc yang lebih rendah dalam darah. Karena itu, mengonsumsi suplemen zinc dinilai mampu mengobati jerawat yang parah dan meradang. Dosis optimal suplemen zinc untuk bisa memulihkan jerawat adalah 30–45 mg per hari 

  1. Eksfoliasi secara Teratur

Eksfoliasi atau pengelupasan dapat memperbaiki jerawat dengan menghilangkan sel-sel kulit yang menyumbat pori-pori. Ini juga dapat membuat perawatan jerawat untuk kulit lebih efektif dengan membiarkannya menembus lebih dalam, setelah lapisan kulit paling atas dihilangkan.

  1. Gunakan Obat Topikal 

Banyak jenis obat topikal yang Anda gunakan untuk menumpas jerawat, mulai dari yang bentuknya krim, gel, ataupun sabun. Sebagian besar obat topikal yang ampuh menumpas jerawat adalah yang mengandung benzoil peroksid, asam salisilat, ataupun sulfur. Elsheskin Moisturizer for Acne Skin sendiri mengandung sulfur dan asam salisilat yang tidak disukai jerawat. 

  1. Lakukan Diet Rendah Glikemik 

Mengonsumsi makanan tinggi gula atau glikemik menyebabkan lonjakan insulin yang meningkatkan produksi minyak di kulit. Akibatnya, jerawat Anda bisa tambah parah. Melakukan diet rendah glikemik pada akhirnya mampu membuat Anda mengontrol minyak kulit sehingga jerawat lebih cepat teratasi. 

  1. Olahraga secara Teratur 

Olahraga mempengaruhi fungsi tubuh dengan cara yang dapat membantu memperbaiki jerawat. Ini karena olahraga meningkatkan sirkulasi darah yang sehat. Peningkatan aliran darah membantu menyehatkan sel-sel kulit yang dapat membantu mencegah dan menyembuhkan jerawat.

  1. Kurangi Tingkat Stres 

Hormon yang dilepaskan selama periode stres dapat meningkatkan produksi sebum dan peradangan dan memperburuk kondisi jerawat Anda. Karena itu jika ingin jerawat cepat hilang, kurangilah tingkat stres Anda. Cobalah bermeditasi ataupun berlibur guna pengelolaan stres yang lebih baik. 

  1. Rajin Cuci Muka 

Jangan biarkan wajah Anda kotor, apalagi jika memang memiliki masalah jerawat. Biasakanlah untuk mencuci muka minimal 2 kali sehari. Biasakan pula mencuci muka setiap habis bepergian atau ketika Anda melakukan kegiatan yang membuat berkeringat. 

*** 

Jadi, jangan takut dengan jerawat. Rutin gunakan Elsheskin Moisturizer for Acne Skin dan terapkan cara pengendalian jerawat di atas. Dijamin, jerawat cepat kabur dari wajah dan kulit Anda!

Obat

4 Bahan Aktif Bisolvon Flu Bermanfaat Redakan Flu

Bisolvon Flu Sirup adalah obat sediaan cair yang berkhasiat untuk meredakan flu, seperti bersin-bersin, pilek, dan hidung tersumbat. Selain itu, obat ini juga akan meredakan beberapa gejala lain yang menyertai flu, seperti batuk, alergi, dan nyeri ringan di tubuh. Flu disebabkan oleh virus influenza.

bisolvon flu

Bisolvon Flu Sirup mengandung bahan aktif bromheksin HCI, parasetamol, klorfeniramin maleat, dan fenilefrin HCI. Perpaduan kandungan dalam obat ini bekerja efektif untuk meredakan flu, mengurangi frekuensi batuk, mengencerkan dahak, mengeluarkan zat-zat pemicu alergi, dan meredakan demam.

Terdapat 4 Bahan aktif yang berguna untuk redakan flu seperti bromheksin HCI. Bromheksin dalam obat bebas yang digunakan untuk mengobati sesak dada dan batuk. bromhexine termasuk dalam kelompok obat yang disebut mukolitik, yang bekerja dengan memecah lendir sehingga lebih mudah untuk batuk.

Obat ini hadir dalam bentuk tablet dan cair. Tablet biasanya diminum 3 kali sehari, dengan banyak cairan dan setelah makan. Cairan bromhexine dapat diberikan 2 sampai 4 kali per hari. Bromhexine dapat dikonsumsi dengan atau segera setelah makan. Untuk sirup, kocok botol dengan baik sebelum digunakan.

Jika Anda lupa satu dosis, minumlah segera setelah Anda mengingatnya. Namun, jika sudah hampir waktunya untuk dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan dengan jadwal dosis reguler Anda. Jangan mengambil dosis ganda pada satu waktu.

Kemungkinan efek samping bromhexine termasuk mual, ruam, muntah, diare, dan nyeri di bagian atas perut. 

Selain itu, parasetamol (acetaminophen) adalah pereda nyeri dan penurun demam. Mekanisme kerja yang tepat dari tidak diketahui.

Parasetamol digunakan untuk mengobati berbagai kondisi seperti sakit kepala, nyeri otot, radang sendi, sakit punggung, sakit gigi, pilek, dan demam. Ini mengurangi rasa sakit pada radang sendi ringan tetapi tidak berpengaruh pada peradangan dan pembengkakan sendi yang mendasarinya.

Parasetamol juga dapat digunakan untuk tujuan lain yang tidak tercantum dalam panduan pengobatan.

Ada banyak merek dan bentuk parasetamol yang tersedia dan tidak semua merek tercantum di leaflet ini.

Jangan menggunakan obat ini lebih dari yang direkomendasikan. Overdosis parasetamol dapat menyebabkan kerusakan serius. Jumlah maksimum parasetamol untuk orang dewasa adalah 1 gram (1000 mg) per dosis dan 4 gram (4000 mg) per hari. Mengambil lebih banyak parasetamol dapat menyebabkan kerusakan pada hati Anda. Jika Anda minum lebih dari tiga minuman beralkohol per hari, bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi parasetamol dan jangan pernah menggunakan lebih dari 2 gram (2000 mg) per hari.

Kemudian, Klorfeniramin Maleat atau Chlorpheniramine adalah antihistamin yang digunakan untuk meredakan gejala alergi, demam, dan flu biasa. Gejala-gejala ini termasuk ruam, mata berair, mata,hidung,tenggorokan,kulit gatal, batuk, pilek, dan bersin. Obat ini bekerja dengan memblokir zat alami tertentu (histamin) yang dibuat tubuh Anda selama reaksi alergi.

Memblokir zat alami lain yang dibuat oleh tubuh Anda (asetilkolin), ini membantu mengeringkan beberapa cairan tubuh untuk meredakan gejala seperti mata berair dan hidung meler. Produk batuk pilek belum terbukti aman atau efektif pada anak di bawah usia 6 tahun. Oleh karena itu, jangan gunakan produk ini untuk mengobati gejala pilek pada anak di bawah 6 tahun kecuali secara khusus diarahkan oleh dokter.

Beberapa produk (seperti tablet/kapsul kerja panjang) tidak direkomendasikan untuk digunakan pada anak di bawah 12 tahun. Tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda untuk perincian lebih lanjut tentang penggunaan produk Anda dengan aman. Produk-produk ini tidak menyembuhkan atau memperpendek lama pilek dan dapat menyebabkan efek samping yang serius. Untuk mengurangi risiko efek samping yang serius, ikuti semua petunjuk dosis dengan hati-hati. Jangan gunakan produk ini untuk membuat anak mengantuk.

Jangan berikan obat batuk pilek lain yang mungkin mengandung bahan yang sama atau mirip (lihat juga bagian Interaksi Obat). Tanyakan kepada dokter atau apoteker tentang cara lain untuk meredakan gejala batuk dan pilek (seperti minum cukup cairan, menggunakan pelembab udara atau obat tetes/semprot hidung saline).

Phenylephrine atau fenilefrin digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan hidung yang disebabkan oleh pilek, alergi, dan demam. Ini juga digunakan untuk meredakan kemacetan dan tekanan sinus. Phenylephrine akan meredakan gejala tetapi tidak akan mengobati penyebab gejala atau mempercepat pemulihan. Fenilefrin termasuk dalam kelas obat yang disebut dekongestan hidung. Ia bekerja dengan mengurangi pembengkakan pembuluh darah di saluran hidung.

Dari keempat bahan ini terdapat pada Bisolvon Flu Sirup. Bisolvon Flu Sirup merupakan golongan obat bebas terbatas, sehingga penggunannya harus sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter. Obat ini boleh diberikan pada wanita hamil setelah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu dan apabila manfaatnya melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Penyakit

Bagaimana Cara Menghilangkan Daging Tumbuh?

Sebagian orang berpikir bahwa menjaga penampilan dapat meningkatkan rasa percaya diri. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan manusia untuk menjaga penampilan, baik dengan cara sederhana maupun cara yang lebih rumit. Sebagian orang bahkan ingin melakukan operasi untuk memperbaiki penampilannya. Operasi menjadi pilihan bagi sebagian orang karena alasan tertentu seperti daging tumbuh atau skin tag.

Cara menghilangkan daging tumbuh salah satunya bisa dengan operasi

Pemahaman Tentang Daging Tumbuh

Daging tumbuh merupakan kondisi yang terlihat seperti kutil dan memiliki ukuran benjolan yang sangat kecil (sekitar 0,2 cm). Pada sebagian kasus, daging tumbuh bisa mencapai sekitar 5 cm. Daging tumbuh meliputi inti serat dan saluran, sel saraf, sel lemak, dan epidermis atau penutup. Kondisi tersebut juga bersifat non-kanker dan tidak berbahaya bagi tubuh.

Daging tumbuh tampak berwarna daging atau hampir berwarna cokelat. Daging tumbuh tidak akan terasa sakit jika disentuh atau digaruk. Tergantung pada ukurannya, daging tumbuh bisa pecah jika terus mengalami tekanan (seperti disentuh).

Daging tumbuh terjadi pada pria dan wanita, khususnya jika mereka berusia lebih dari 50 tahun. Daging tumbuh bisa terjadi di bagian kulit manapun, termasuk bagian ketiak dan paha.

Penyebab Daging Tumbuh

Tidak ada penyebab yang pasti mengapa seseorang bisa memiliki daging tumbuh, namun kondisi tersebut diduga bahwa kolagen dan pembuluh darah menumpuk dan terperangkap di dalam potongan kulit yang lebih tebal. Selain itu, daging tumbuh juga berkaitan dengan faktor genetik dimana seseorang yang mengalaminya bisa menyebarkan ke anaknya.

Faktor Risiko Daging Tumbuh

Berikut adalah orang-orang yang lebih rentan terhadap daging tumbuh:

  • Memiliki anggota keluarga yang mengalami daging tumbuh.
  • Memiliki berat badan yang berlebihan.
  • Menderita diabetes.
  • Sedang hamil.
  • Penderita HPV (virus yang menyebabkan masalah pada kulit).
  • Penderita hipertensi (tekanan darah tinggi).

Jika Ada Kondisi yang Serupa

Walaupun daging tumbuh bukan merupakan kondisi yang berbahaya, Anda juga perlu waspada terhadap kondisi yang tampak seperti daging tumbuh (misalnya, tahi lalat). Kondisi tersebut mungkin bersifat kanker. Jika Anda mengalami gejala tertentu karena kondisi yang Anda alami seperti kanker, Anda sebaiknya temui dokter.

Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang Anda gunakan (jika ada).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Seperti apakah gejala yang terjadi?
  • Apakah Anda mengalami kondisi lain?

Diagnosis Terhadap Daging Tumbuh

Untuk mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis dengan melakukan tes secara visual dan biopsi (jika perlu).

Cara Menghilangkan Daging Tumbuh

Jika daging tumbuh berukuran sangat kecil, daging tumbuh mungkin dapat hilang dengan sendiri. Jika daging tumbuh menimbulkan iritasi pada kulit dan ukurannya besar, Anda bisa meminta dokter untuk menghilangkannya. Berikut adalah cara-cara untuk menghilangkan daging tumbuh:

  • Cryotherapy

Caranya dapat dilakukan dengan membekukan daging tumbuh dengan nitrogen cair.

  • Operasi

Caranya dapat dilakukan dengan menggunakan pisau bedah.

  • Bedah listrik

Caranya dapat dilakukan dengan membakar daging tumbuh dengan energi berfrekuensi tinggi.

  • Ligasi

Caranya dapat dilakukan dengan mengikat daging tumbuh dengan benang bedah untuk memotong aliran darahnya.

Kesimpulan

Daging tumbuh merupakan salah satu kondisi yang tidak berbahaya bagi tubuh, namun dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada kulit. Ukuran daging tumbuh bervariasi. Jika Anda memiliki daging tumbuh dan ingin menghilangkannya, Anda bisa mencoba cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang daging tumbuh, Anda bisa bertanya kepada dokter.

Hidup Sehat

Berbagai Manfaat Madurasa Original Bagi Kesehatan Tubuh

Telah sejak lama madu digunakan baik sebagai bahan makanan ataupun sebagai obat alami. Madu mengandung senyawa tanaman yang sangat bermanfaat dalam jumlah tinggi dan menawarkan beberapa manfaat kesehatan. Ada banyak produk madu di pasaran saat ini, salah satunya adalah madurasa. Madu khususnya sangat bermanfaat dan menyehatkan apabila digunakan sebagai pengganti gula tambahan karena madu 100 persen bebas kalori. Artikel ini akan membahas manfaat madurasa original

Ada banyak manfaat madurasa original yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsinya secara teratur, seperti:

  • Madu mengandung beberapa nutrisi

Manfaat madurasa original yang pertama adalah kandungan nutrisi yang dimilikinya. Madu adalah cairan kental manis yang dibuat oleh lebah madu. Lebah madu akan mengumpulkan gula, umumnya nectar bunga kaya gula, di lingkungan sekitar. Saat berada di dalam sarang lebah, lebah madu akan berulang kali mengonsumsi, mencerna, dan memuntahkan nectar. Produk akhir dari proses ini adalah madu, cairan yang awalnya bertujuan sebagai makanan simpan untuk lebah. Bau, warna, dan rasa madu akan bergantung pada jenis bunga yang dihinggapi oleh lebah. 

Dalam segi nutrisi, 1 sendok makan madu (21 gram) akan mengandung 64 kalori dan 17 gram glua, termasuk fruktosa, glukosa, sukrosa, dan maltose. Madu tidak mengandung serat, lemak, dan protein. Madu juga hanya memiliki vitamin dan mineral dalam jumlah yang sangat sedikit, sekitar kurang dari 1 persen dari RDI. 

  • Madu kualitas tinggi kaya antioksidan

Madu dengan kualitas yang tinggi mengandung banyak antioksidan penitng, termasuk asam organik dan senyawa fenolik seperti flavonoid. Para ilmuwan percaya bahwa kombinasi antara senyawa tersebut dapat memberi madu kekuatan antioksidan yang dimilikinya. Dua studi telah menunjukkan madu gandum hitam dapat meningkatkan nilai antioksidan di dalam darah Anda. Antioksidan telah dihubungkan dapat mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker. Antioksidan juga dapat mendukung kesehatan mata. 

  • Madu tidak berbahaya seperti gula untuk mereka penderita diabetes

Bukti seputar madu dan diabetes sangat beragam. Dalam satu sisi, madu dapat mengurangi beberapa faktor risiko penyakit jantung yang umum dijumpai pada mereka yang menderita diabetes tipe 2. Misalnya, madu dapat menurunkan kolesterol LDL jahat, trigliserida, dan peradangan sekaligus meningkatkan level kolesterol HDL baik. Akan tetapi, beberapa studi juga menunjukkan bahwa madu dapat meningkatkan level gula darah, namun tidak sebanyak gula halus. 

Meskipun madu sedikit lebih baik bila dibandingkan dengan gula halus bagi orang-orang yang menderita diabetes, madu harus dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Faktanya, orang-orang yang menderita diabetes akan lebih baik mengurangi makanan yang tinggi kandungan karbohidrat. Selain itu, penting untuk diingat bahwa beberapa jenis madu dapat ditambah sirup. 

  • Antioksidan dapat membantu menurunkan tekanan darah

Tekanan darah merupakan faktor risiko penting penyakit jantung, dan madu dapat membantu menurunkannya. Hal ini disebabkan karena madu mengandung senyawa antioksidan yang telah dihubungkan dengan penurunan tekanan darah. Studi pada tikus dan manusia telah menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dari konsumsi madu. 

Manfaat madurasa original di atas bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi produk ini secara rutin. Madu tidak hanya memiliki rasa yang manis dan lezat, tetapi juga dapat menjadi alternatif gula halus yang lebih sehat. Pastikan Anda memilih produk madu dari merek kualitas tinggi seperti madurasa. Selain itu, penting untuk diingat untuk selalu mengonsumsi madu dalam batas yang wajar, karena kandungan kalori dan gula di dalamnya yang tinggi. 

Sumber:

Uncategorized

Apakah Cetaphil Oily Skin Cleanser Mengandung Bahan Berbahaya?

Cetaphil Oily Skin Cleanser cukup populer sebagai salah satu produk perawatan kulit berminyak yang efektif. Pembersih wajah tanpa busa ini diketahui mengandung bahan-bahan aktif yang mampu mengendalikan minyak berlebih di wajah.

Beberapa bahan-bahan aktif ini ada yang berbahaya dan tidak untuk kulit. Lantas, apakah Cetaphil Oily Skin Cleanser menggunakan bahan-bahan berbahaya tersebut.

Kandungan Cetaphil Oily Skin Cleanser

Dengan banyaknya masalah yang timbul akibat penggunaan bahan berbahaya dalam produk perawatan kulit, menjadi hal yang wajar jika Anda khawatir produk kesayangan Anda juga mengandung bahan berbahaya.

Inilah yang menjadi pentingnya mengenali bahan-bahan yang terkandung dalam produk perawatan kulit sebelum membelinya, sehingga menghindarkan Anda dari risiko-risiko yang membahayakan kulit dan kesehatan Anda.

Jika Anda pengguna produk Cetaphil, mungkin Anda pernah mendengar klaim kontroversial tentang penggunaan paraben di dalam produk tersebut. 

Paraben sudah dikenal luas sebagai bahan pengawet pada produk kosmetik. Akan tetapi paraben termasuk bahan berbahaya yang bisa menyebabkan gangguan pada fungsi hormon dan meningkatkan risiko terkena kanker. 

Di dalam Cetaphil Oily Skin Cleanser terdapat methylparaben, yang merupakan salah satu jenis paraben yang banyak ditakutkan oleh pengguna kosmetik dan skincare. Fungsinya adalah sebagai pengawet namun secara umum bahan ini dapat ditoleransi oleh kulit.

Akan tetapi, kandungan paraben di dalam Cetaphil ini memiliki konsentrasi yang sangat rendah. Selain itu Badan Pengawas Obat & Makanan (BPOM) juga memperbolehkan penggunaannya saat ini, sehingga Anda sebenarnya tidak perlu khawatir akan penggunaan bahan ini di dalam kosmetik. 

Namun tentu saja, penggunaan jenis paraben ini dalam jangka panjang bisa meningkatkan kemungkinan adanya efek samping pada kulit maupun tubuh. Salah satu solusinya adalah menyeimbangkannya dengan beberapa bahan alami untuk kulit berminyak.

Alternatif Bahan Alami untuk Atasi Kulit Berminyak

Untuk membuat kulit berminyak Anda tetap sehat dan produksi minyaknya selalu terkontrol, Anda bisa mencoba menggunakan bahan-bahan alami sebagai alternatif. Seperti contohnya berikut ini:

1. Madu

Madu memiliki sifat antibakteri dan antiseptik, sehingga sangat bermanfaat bagi kulit berminyak dan berjerawat. Madu juga bisa menjadi pelembap alami untuk kulit berminyak.

Oles tipis madu (sebaiknya madu murni atau organik) dengan merata ke seluruh wajah, biarkan selama 10 menit hingga kering, lalu bilas dengan bersih menggunakan air hangat.

2. Oatmeal

Kandungan oatmeal mampu meredakan peradangan kulit dan menyerap minyak berlebih. Selain itu, oatmeal juga berfungsi sebagai eksfoliator yang dapat mengangkat sel-sel kulit mati.

Anda bisa menggunakannya sebagai masker wajah. Haluskan oatmeal, campurkan dengan yogurt, madu, atau buah-buahan yang dihaluskan seperti pisang, apel, atau pepaya. 

Aplikasikan merata di wajah lalu diamkan selama 10-15 menit, setelah itu bilas dengan air hangat hingga bersih dan keringkan dengan menepuk-nepukkan handuk. 

3. Putih telur dan lemon

Campuran kedua bahan ini adalah cara tradisional untuk mengatasi kulit berminyak, sebab keduanya mampu mengecilkan dan mengencangkan pori-pori. Asam dalam lemon juga bisa menyerap minyak berlebih.

Jika Anda tidak alergi telur, bisa coba gunakan campuran keduanya sebagai masker wajah. Aplikasikan campuran putih telur dengan 1 sdt air lemon aplikasikan merata di wajah lalu diamkan hingga kering, baru bilas menggunakan air hangat dan keringkan wajah.

4. Kacang almond 

Kacang almond yang dihaluskan tidak hanya berfungsi untuk eksfoliasi kulit, tapi juga dapat menyerap minyak berlebih dan kotoran di wajah. Anda bisa membuat scrub wajah dari kacang almond dan madu.

Campurkan 3 sdt bubuk kacang almond, tambahkan dengan 2 sdm madu murni. Aplikasikan ke wajah secara lembut dengan gerakan melingkar, kemudian bilas dengan air hangat hingga bersih lalu keringkan wajah. 

5. Lidah buaya

Secara ilmiah, lidah buaya (aloe vera) terbukti ampuh mengatasi kulit berminyak. Hal ini terlihat dari banyaknya produk perawatan kulit yang kini menggunakan bahan dasar atau tambahan dari lidah buaya.

Aplikasikan gel atau produk dengan bahan dasar lidah buaya secara tipis di wajah sebelum tidur, diamkan sampai pagi hari. Perlu dicatat, lidah buaya bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit sensitif. 

6. Tomat

Tomat mengandung asam salisilat (salicylic acid) alami yang dikenal sebagai bahan terbaik untuk mengatasi jerawat. Asam tersebut juga bisa membantu menyerap minyak berlebih dan menghilangkan sumbatan pada pori-pori.

Anda bisa membuat masker buah tomat, dengan cara menghaluskan daging tomat dengan 1 sdt gula, kemudian gosokkan ke wajah perlahan dengan gerakan memutar. Setelah itu diamkan selama 5 menit, lalu bilas dengan air hangat hingga bersih. 

Perlu diketahui bahwa tidak semua kegunaan bahan alami diteliti dengan baik. Kesuksesan penggunaannya bergantung dari beberapa faktor seperti kondisi Anda secara spesifik dan kualitas bahan yang Anda gunakan.

Selama tidak muncul gejala yang mengganggu atau memburuk, Anda tetap bisa menggunakannya. Tentunya lebih baik jika digunakan sebagai alternatif dari penggunaan produk perawatan kulit berminyak seperti Cetaphil Oily Skin Cleanser.

Uncategorized

Obat Alphamol, Pereda Demam dan Nyeri Pada Anak

Demam sangat umum terjadi pada anak-anak. Ini bisa disebabkan oleh flu, perubahan cuaca, dan kondisi-kondisi lainnya. Ketika anak menderita demam, Anda bisa mencoba memberikan obat Alphamol untuk meredakan kondisinya.

Obat ini mengandung paracetamol sebagai komposisi utamanya. Paracetamol ini sangat efektif untuk mengatasi demam serta nyeri ringan pada anak. 

Kapan perlu menggunakan Alphamol?

Sebagai obat paracetamol, maka waktu terbaik untuk menggunakan obat ini adalah ketika anak mengalami gejala demam atau nyeri. Ini bisa Anda kenali dengan tanda-tanda gejala sebagai berikut: 

  • Tubuh anak terasa lebih panas dari biasanya, khususnya pada area punggung
  • Anak terus-menerus berkeringat
  • Anak terlihat merasa tidak enak badan
  • Anak tampak murung 

Ketika Anda merasakan gejala-gejala di atas, maka Anda patut mencurigai bahwa anak menderita demam. Jika ini terjadi, segera gunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh anak Anda. 

Hasil pengukuran di termometer akan memberikan gambaran pada Anda, apakah anak menderita demam atau tidak. Jika suhu tubuh lebih tinggi dari normal, maka berikan obat yang mengandung paracetamol untuk meredakannya, seperti obat Alphamol. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Anak Anda belum tahu cara mengonsumsi obat sendiri dengan cara yang tepat. Sebagai orang tua, pandu anak Anda agar penggunaan obat tidak keliru. 

Ketika akan memberikan obat paracetamol pada anak, sebaiknya perhatikan dulu beberapa hal berikut ini: 

  • Paracetamol aman digunakan setiap hari, tapi jangan sampai melebihi dosis pemakaiannya setiap hari
  • Setelah konsumsi paracetamol, kondisi anak seharusnya membaik sekitar 30-60 menit berikutnya
  • Berikan paracetamol dengan dosis yang sesuai pada anjuran pemakaian di kemasan obat
  • Jangan berikan lebih dari satu obat yang mengandung paracetamol di saat bersamaan pada anak
  • Bila anak kesulitan mengonsumsi paracetamol kaplet, maka coba gunakan obat sirup

Perhatikan hal-hal di atas ketika akan memberikan obat paracetamol seperti Alphamol pada anak. Selain itu, pastikan juga untuk menyimpan obat di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak.

Ini penting untuk meminimalisir kemungkinan anak menemukan obat dan meminumnya sendiri di luar dosis normal. 

Selain itu, perlu diperhatikan juga, paracetamol untuk dosis anak-anak biasanya ditujukan bagi pengguna anak-anak di bawah usia 12 tahun. Jika anak sudah berusia di atas 12 tahun, mungkin mereka perlu menggunakan dosis untuk remaja atau orang dewasa. 

Adakah efek samping dari Alphamol?

Sebenarnya, paracetamol adalah obat yang sangat ringan dan aman dikonsumsi oleh anak Anda. Anda tidak perlu mencemaskan risiko negatif yang ditimbulkan, selama pemakaiannya dilakukan dengan cara yang tepat.

Meski begitu, mungkin obat ini juga bisa menimbulkan efek samping berupa gangguan pencernaan, seperti:

  • Mual dan muntah
  • Feses berwarna gelap
  • Nyeri pada perut bagian atas

Selain itu, obat ini juga bisa memicu efek samping berupa gangguan umum, seperti gatal dan ruam di kulit, kehilangan nafsu makan, serta tubuh merasa kelelahan.

Akan tetapi, Anda tidak perlu mengkhawatirkan efek samping yang telah disebutkan di atas. Karena, efek samping tersebut cenderung ringan. Biasanya, efek itu akan membaik dengan sendirinya dalam waktu singkat. 

Kecuali, jika penggunaan dilakukan dalam jangka panjang dan dosis melebihi anjuran, maka risikonya bisa lebih fatal. Pemakaian obat Alphamol yang berlebihan bisa mengakibatkan dampak jangka panjang untuk kesehatan hati dan ginjal anak Anda.

bayi & menyusui

Kapankah Waktu yang Tepat Memberikan Madu untuk Bayi?

madu untuk bayi

Memberikan madu untuk bayi sangat tidak disarankan. Hal ini karena pemberian madu pada anak berusia di bawah 1 tahun dapat menyebabkan gangguan kesehatan, mulai dari kerusakan gigi hingga keracunan serius.

Sebagian orang tua percaya bahwa memberikan madu untuk bayi dapat membantu mencegah penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuhnya. Padahal, memberikan madu jenis apapun untuk anak berusia di bawah 1 tahun justru sangat berisiko untuk kesehatannya.

Jangan pernah memberikan madu apapun kepada anak yang belum berusia satu tahun. Jika mengonsumsi madu, bayi berisiko mengalami beberapa masalah kesehatan berikut ini.

1. Keracunan madu atau botulisme

Madu mengandung bakteri Clostridium botulinum. Pada anak usia 1 tahun ke atas, bakteri ini aman dikonsumsi. Namun bagi anak di bawah 12 bulan, bakteri pada madu ini dapat menyebabkan keracunan serius yang disebut botulisme. Ini terjadi karena anak usia 1 tahun ke bawah belum memiliki daya tahan tubuh dan sistem pencernaan yang kuat untuk melawan bakteri tersebut.

Meski tergolong penyakit yang jarang terjadi, botulisme bisa berakibat fatal dan mengancam nyawa. Bakteri Clostridium botulinum bisa menyerang sistem saraf bayi, membuat otot-ototnya menjadi lemah bahkan lumpuh, serta mengancam sistem pernapasannya.

2. Kerusakan gigi

Alasan lain mengapa madu tidak boleh ditambahkan pada makanan dan minuman bayi adalah karena madu mengandung kadar gula yang tinggi dan bisa merusak giginya yang baru tumbuh.

3. Obesitas

Dampak lain pemberian madu pada bayi adalah membuatnya terbiasa dengan rasa manis. Akibatnya, ia akan terus-menerus menginginkan makanan yang manis, dan menolak makanan lain yang rasanya kurang manis. Hal ini berisiko menyebabkan anak menderita kelebihan berat badan atau obesitas ketika dewasa, serta meningkatkan risikonya untuk menderita diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga kanker.

Sebenarnya, madu untuk anak 1 tahun maupun orang dewasa aman dikonsumsi. Hanya saja, madu tidak boleh diberikan sebagai MPASI bayi hingga mereka berusia 1 tahun. Alasannya, madu mengandung spora bakteri (Clostridium botulinum) yang dapat berkembang pada sistem pencernaan bayi yang belum matang.

Ketika spora berubah menjadi bakteri di dalam usus, maka spora tersebut akan menghasilkan neurotoksin yang berbahaya dalam tubuh. Hal ini akan mengakibatkan penyakit botulisme pada bayi.

Meski jarang terjadi, kondisi ini bersifat gawat darurat dan dapat berakibat fatal. Pada usia 6 bulan, bayi berada pada risiko tertinggi mengalami botulisme. Segera periksakan bayi Anda ke dokter jika bayi menunjukkan gejala-gejala botulisme, seperti ini.

  • Susah BAB
  • Otot lemah
  • Sulit menyusu
  • Rahang kendur
  • Menangis lemah
  • Tidak nafsu makan
  • Rewel
  • Sulit bernapas
  • Sebagian bayi dapat mengalami kejang

Gejala botulisme biasanya muncul dalam waktu 12-36 jam setelah mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi Clostridium botulinum, dan dimulai dengan sembelit. Namun, sebagian bayi mungkin tidak menunjukkan gejala hingga 14 hari setelah paparan bakteri.

Beberapa gejala botulisme dapat menyebabkan salah diagnosis. Hal ini dikarenakan gejala ini mirip dengan gangguan atau penyakit lain. Agar tidak terjadi botulisme atau gangguan kesehatan lainnya akibat madu, maka anak yang usianya masih di bawah 1 tahun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi madu. Sebagai pemanis alami untuk makanan pendamping ASI bagi bayi usia 6 bulan ke atas, Bunda dapat menggunakan sari buah.

Oleh karena itu, penting untuk memberi tahu dokter jika Anda memberikan madu untuk bayi. Diagnosis yang benar akan membuat bayi mendapat perawatan yang tepat. Menurut jurnal dari Lakartidningen, diagnosis botulisme ditegakkan berdasarkan kultur feses dan deteksi racun pada feses.