Ibu dan Anak

Agar Sempurna, Lakukan ‘Senam Lidah’ Setelah Tindakan Frenotomy

Frenotomy dapat dilakukan untuk menangani tongue-tie

Ketika bayi Anda mengalami tongue tie atau ankyloglossia yang cukup parah, dokter biasanya akan melakukan tindakan untuk membebaskan lidah dari frenulum. Tindakan tersebut bisa frenotomy, frenuloplasty, ataupun frenectomy. Tujuan dari tindakan itu agar nantinya bayi dapat leluasa saat menyusui atau terhindar dari gangguan bicara, dan sebagainya.

Secara garis besar, ketiga tindakan itu merupakan prosedur insisi atau bedah yang dilakukan dengan memotong dan/atau mengangkat (seluruh atau sebagian), memodifikasi, mengubah, atau memperbaiki frenulum. Frenulum sendiri adalah jaringan kecil pada lidah, tepatnya seperti serat benang yang berada di bawah lidah.

Prosedur frenotomy dilaksanakan dengan mengangkat lidah agar mencapai langit-langit mulut, lalu menekan dan memotong bagian frenulum. Langkah ini akan menyebabkan berkurangnya tambatan pada bagian bawah lidah, sehingga gerakan lidah menjadi lebih bebas.

Prosedur medis ini umumnya aman dan tidak menimbulkan efek samping apa-apa selain yang umum seperti pendarahan atau infeksi setelah prosedur. Tindakan inipun diyakini memiliki efektivitas dan hasil yang baik dalam mengatasi masalah yang disebabkan oleh tongue tie, kendati masih ada sedikit perdebatan mengenai prosedur ini.

Namun, yang sering ditakutkan dari tindakan frenotomy adalah, prosedur ini masih memiliki kemungkinan menyebabkan masalah serupa. Pasalnya jaringan penyembuh yang ada menempel kembali dan kembali membentuk tongue tie atau lip tie berulang. Biasanya hal ini ditemukan pada bayi dengan bakat keloid yang kita tidak ketahui sebelumnya.

Untuk mencegah terjadinya reattachment atau kekakuan jaringan penyembuh setelah prosedr insisi tersebut, ditemukanlah metode pencegahan yang dinamakan “senam lidah”. Melakukan senam lidah dapat menjadi solusi yang baik. 

Inti dari prosedur ini adalah membiasakan lidah bergerak ke sana ke mari sehingga jaringan baru yang muncul akan lebih lentur dan elastis jika dibandingkan mereka yang tidak dilakukan senam. Prosedur ini memiliki harapan untuk mencegah gangguan perlekatan menyusui yang diakibatkan kekakuan jaringan di bawah lidah atau di bawah bibir terutama setelah insisi frenotomy.

Prosedur senam lidah ini cukup mudah dan dapat dilakukan di mana saja. Berikut beberapa langkah yang bisa dijadikan pedoman untuk melakukan prosedur senam lidah ini

Sebelum memulai, pastikan Anda mencuci tangan dengan bersih. Sebab prosedur ini mengharuskan Anda memasukkan jari ke dalam rongga mulut bayi. Tangan yang steril dan bersih menekan kemungkinan anak terinfeksi bakteri atau kuman. 

Pijat atau senam lidah ini cukup menggunakan jari telunjuk Anda dengan gerakan sedikit memutar. Bagian yang mendapatkan pijatan di antaranya adalah:

  • Pijat gusi bawah 5 titik.
  • Pijat gusi atas bayi 5 titik.
  • Pijat dalam bibir atas 3 titik.
  • Pijat dalam bibir bawah 3 titik.
  • Angkat-angkat atau naikkan daerah bawah lidah ke arah langit-langit sebanyak 3 sampai 4 kali.
  • Pijat daerah pipi kanan dan kiri dengan gerakan membentuk huruf c.

Prosedur senam lidah atau pijatan untuk membantu memberikan hasil terbaik setelah prosedur frenotomy ini bisa dilakukan sejak 2 sampai 3 jam setelah prosedur insisi berakhir. Anda bisa melakukan senam lidah ini 5 kali sehari di mana tiap pijatan dilakukan dalam 4 sesi. Prosedur ini bisa dilakukan hingga satu bulan setelah prosedur frenotomy.

Namun, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, ada baiknya Anda tetap harus berkonsultasi dulu dengan dokter yang melakukan frenotomy pada anak Anda. Pastikan juga tetap waspada dan berhati-hati selama menjalankan prosedur ini. Kenyamanan dan keselamatan anak Anda haruslah jadi prioritas utama.

Uncategorized

5 Efek Samping Ibuprofen yang Harus Anda Ketahui

Pasti Anda sudah sering mendengar ibuprofen untuk mengobati demam, rasa nyeri, hingga peradangan. Meski banyak merek obat yang mengandung ibuprofen di pasaran, tetap saja tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Sebab efek samping ibuprofen yang muncul berbahaya jika dikonsumsi tanpa konsultasi dengan dokter.

ibuprofen

Efek samping ibuprofen yang umum Anda rasakan seperti muntah, mual, diare, hingga sembelit. Efek samping lain yang lebih parah menyebabkan serangan jantung, meningkatkan tekanan darah, serta menurunkan fungsi jantung.

Meskipun efek samping yang parah tersebut jarang terjadi. Tetap saja Anda harus berhati-hati dan berkonsultasi sebelum mengkonsumsi ibuprofen ini.

Mengenal Obat Ibuprofen

Obat ibuprofen merupakan salah satu jenis obat antiinflamasi nonsteroid yang berguna meredakan rasa sakit ringan hingga menengah. Ibuprofen ini juga digunakan sebagai obat untuk mengatasi peradangan, seperti nyeri otot, sendi, sakit gigi, migrain, nyeri menstruasi, kaki terkilir hingga rasa nyeri setelah operasi. Selain itu, ibuprofen juga digunakan demam dan rasa opegal karena flu.

Ibuprofen bekerja dengan menghambat enzim yang memproduksi prostaglandin yang merupakan senyawa penyebab rasa sakit dan peradangan. Namun, kerja ibuprofen hanya untuk mengurangi gejala, bukan untuk menyembuhkan penyakit yang sedang diderita.

Adapun merek ibuprofen yang bisa didapatkan di pasaran adalah Arfen, Bufect, Farsifen, Forte, dan sebagainya.

Efek Samping Ibuprofen yang Harus Anda Waspadai

Ibuprpofen memang dapat mengatasi berbagai rasa nyeri berupa kram perut, sakit gigi, sakit kepala, nyeri punggung, hingga nyeri otot. Sehingga membuat banyak orang menjadikan ibuprofen sebagai obat pertolongan pertama. Meski begitu, tetap saja ada efek samping ibuprofen yang perlu diwaspadai jika dikonsumsi berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang. Apa saja?

  1. Penurunan Fungsi Ginjal dan Meningkatkan Tekanan Darah

Ibuprofen memiliki efek samping yang dapat menurunkan fungsi ginjal dan meningkatkan tekanan darah. Hal ini karena perubahan kadar prostaglandin dalam tubuh akibat konsumsi ibuprofen bisa menyebabkan ketidakstabilan cairan. AKibatnya fungsi ginjal juga ikut menurun dan tekanan darah meningkat.

Risiko efek samping iburpofen akan meningkat pada orang lanjut usia, penderita penyakit ginjal, atau siapa saja yang sednag mengkonsumsi obat tekanan darah.

  • Mengalami Serangan Jantung dan Stroke

Efek samping yang satu ini memang cukup jarang terjadi. Namun, bukan tidak mungkin terjadi bila Anda mengkonsumsi ibuprofen dalam jangka waktu yang panjang dan dosis tinggi. Risiko munculnya efek samping juga akan meningkat jika Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung dan stroke, mengkonsumsi obat lain yang dapat menyebabkan pembekuan darah, serta memiliki gangguan pembekuan darah.

Maka sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter jika Anda memiliki faktor risiko yang disebutkan di atas.

  • Reaksi Alergi

Ibuprofen juga memiliki efek samping berupa alergi. Ada beberapa orang yang terbukti punya alergi terhadap obat ini. Biasanya orang yang alergi terhadap aspirin kemungkinan besar juga akan alergi terhadap ibuprofen.

Reaksi dari alergi yang muncul akibat ibuprofen dapat berupa pembengkakan wajah dan tenggorokan hingga sesak napas, dapat berhenti mengkonsumsi ibuprofen ini.

  • Mengalami Gagal Hati

Sama seperti serangan jantung, gagal hati juga termasuk efek samping ibuprofen yang jarang terjadi. Namun, jika Anda mengidap penyakit yang berhubungan dengan organ hati, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter sebelum mengkonsumsi ibuprofen.

Gejala yang mungkin muncul dapat berupa lelah, lesu, mual, gatal-gatal, kulit dan bagian putih mata menjadi berwarna kekuningan, serta terasa nyeri di bagian perut kanan atas. Jika gejala tersebut dirasakan, sebaiknya segera hentikan konsumsi obat ibuprofen dan berkonsultasilah dengan dokter.

  • Mengalami Perdarahan di Lambung dan Usus

Fungsi lain hormon prostaglandin ini membantu tubuh memperbaiki jika lapisan lambung mengalami kerusakan karena adanya asam lambung. Sedangkan ibuprofen berfungsi mengurangi kadar prostaglandin, maka fungsi prostaglandin ini tidak berjalan. Sehingga dapat muncul masalh seperti luka dan perdarahan lambung.

Untuk mengurangi berbagai efek samping ibuprofen yang mengerikan tersebut, maka sebaiknya perlu melakukan konsultasi dan meminta resep dokter agar aman.

Uncategorized

Pro dan Kontra Penggunaan Korset Ibu Hamil

Tidak sedikit perempuan mengeluhkan perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuhnya karena kehamilan, seperti nyeri di sekitar perut, pinggul, maupun punggung. Nah, cara mudah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah menggunakan korset ibu hamil. Sebenarnya, aman ngga ya korset ibu hamil ini digunakan? Apakah tidak membahayakan keselamatan janin nantinya? Yuk, cek di sini penjelasannya!

korset ibu hamil

Manfaat menggunakan korset ibu hamil.

  1. Meringankan rasa nyeri di sekitar punggung.

Dilansir dari Healthline, menggunakan korset ibu hamil dapat membantu menyokong punggung bawah dan tonjolan bayi dalam kandungan selama Anda melakukan aktivitas sehari-hari. Seringkali, ibu hamil mudah mengalami sakit atau nyeri akibat terlalu banyak melakukan aktivitas dan istirahat yang kurang.

  • Nyeri sendi sacroiliac (SI).

Nyeri sendi ini sering dialami oleh ibu hamil karena adanya peningkatan hormon relaxin yang menyebabkan persendian pinggul jadi lebar dan tidak stabil. Rasa nyeri ini kadang bisa menyiksa di bagian punggung bawah. Penggunaan korset ibu hamil bisa meredakan rasa nyeri di area tersebut.

  • Nyeri ligamen bulat.

Nyeri ligamen ini sering terjadi di bagian depan pinggung dan di bawah perut pada trimester kedua. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya tekanan otot ligamen akibat rahim yang membesar selama kehamilan. Dengan memakai korset ibu hamil, maka akan membantu menyeimbangkan berat bayi di perut dan punggung, sehingga mengurangi tekanan pada otot ligamen.

  • Membentuk postur tubuh yang benar.

Postur tubuh tentunya akan ikut terpengaruh seiring bertambahnya usia kehamilan. Penampilan swayback saat hamil terjadi karena berat ekstra dari janin di dalam tubuh menyebabkan peregangan dan melemahkan otot inti yang mendukung tulang belakang. Akibatnya, timbul rasa nyeri. Korset ibu hamil akan membantu mendukung punggung bawah dan bagian dada membentuk postur tubuh yang benar. Alhasil, punggung bawah Anda tidak akan mengalami nyeri berlebihan lagi.

Lalu, apakah korset ibu hamil aman untuk janin?

Sekitar tahun 1950, sebuah berita yang diterbitkan oleh penulis Floridian Pat Carter, menyatakan bahwa korset ibu hamil akan membuat bayi bergerak lebih baik selama di dalam rahim. Bayi tidak akan sering menendang atau meronta-ronta yang membuat Anda kurang nyaman, serta bisa menyembunyikan perut yang semakin membesar. Tentunya, berita ini membuat dunia kesehatan gempar dan khawatir akan menggiring opini yang salah pada ibu hamil.

Dikutip dari Medical News Today, memang masih belum banyak penelitian terkait penggunaan korset ibu hamil. Wajar saja, masih banyak pro dan kontra mengenai hal ini. Bahkan, dalam laman Get Waisted yang bertajuk “Apakah aman menggunakan korset selama hamil?” dijelaskan bahwa para dokter menghubungkan pemakaian korset ibu hamil dengan risiko bayi lahir cacat. Bayi bisa saja lahir dengan kelainan bentuk organ, termasuk tulang dan bagian kepala, karena tidak mendapatkan ruang yang cukup untuk tumbuh dan berkembang selama di rahim ibu.    

Jadi, apakah boleh menggunakan korset ibu hamil?

Memang sulit saat memutuskan apakah sebaiknya Anda menggunakan korset ibu hamil atau tidak. Namun, jika dilihat dari risiko buruk yang mungkin dapat terjadi, alangkah lebih baik jika Anda mencari alternatif lain saja untuk mengurangi keluhan, seperti senam kehamilan. Dengan melakukan olahraga, otot-otot punggung jadi lebih kuat dan tekanan otot ligamen jadi berkurang. Selain itu, jika rasa nyeri muncul, maka segeralah berbaring di alas yang empuk dan nyaman. Jangan lupa juga, penuhi kebutuhan cairan Anda setiap hari. Apabila Anda berada dalam suatu kondisi yang memang diharuskan menggunakan korset ibu hamil, maka disarankan tidak lebih dari 2-3 jam sehari. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Ini karena tidak semua kondisi ibu hamil diperbolehkan menggunakan korset, seperti riwayat tekanan darah yang abnormal.

Obat

Begini Cara Redakan Radang Tenggorokan Tanpa Obat

Berbagai obat radang tenggorokan alami ini bisa bantu atasi sakit tenggorokan.

Seseorang yang mengalami radang tenggorokan biasanya terjadi pada faring atau organ disekitarnya seperti amandel atau tonsil (tonsilitis), pembengkakan kelenjar adenoid di hidung, hingga peradangan pita suara yang ditandai dengan suara serak. Meski termasuk kondisi yang cukup serius, salah satu cara untuk mengatasi bahkan bisa dilakukan tanpa mengonsumsi obat radang tenggorokan.

Kondisi ini pada umumnya ditandai dengan gejala sakit tenggorokan, keluhan yang muncul biasanya paling sering disebabkan karena infeksi virus. Salah satunya virus corona yang saat ini tengah mewabah, selain itu keadaan ini juga bisa disebabkan karena infeksi bakteri. Penyebab lainnya bisa dari kebiasaan merokok tembakau atau rokok elektrik.

Redakan Radang Tenggorokan Tanpa Obat

Radang tenggorokan yang menyerang biasanya terjadi dalam beberapa waktu, selama masa tersebut para penderitanya wajib menghindari beberapa hal yang bisa memperparah kondisi atau juga menyebabkan iritasi. Seperti salah satunya hindari merokok dan konsumsi makanan garing serta berminyak, berikut ini beberapa cara meringankan tanpa konsumsi obat radang tenggorokan.

  • Perbanyak Konsumsi Air Putih

Dehidrasi yang disebabkan karena kekurangan carian bisa menambah parah gejala radang tenggorokan, untuk itu sangar disarankan banyak minum air putih. Bisa juga mengonsumsi minuman hangat seperti campuran teh lemon dan madu, supaya tenggorokan terasa lebih nyaman.

  • Konsumsi Makanan Lembut

Selama masih mengalami radang tenggorokan, pastikan mengonsumsi makanan yang lembut dan tidak mengganggu atau bahkan bisa melukai tenggorokan. Bisa dipilih beberapa makanan berikut seperti bubur, sup atau juga nasi tim dalam kondisi tidak terlalu panas.

  • Berkumur Air Garam

Berkumur menggunakan air yang dicampur dengan garam dipercaya bisa membantu mengurangi keluhan peradangan terhadap tenggorokan. Lakukan hal ini pada tenggorokan dua hingga tiga kali sehari, bisa menggunakan campuran air putih dan seperempat sendok garam, tapi jangan digunakan pada anak-anak kecil.

  • Hirup Udara Lembap

Udara lembap yang terhirup bagian atas saluran pernapasan dapat membantu membersihkan lendir dan cairan yang muncul akibat peradangan. Sebisa mungkin hindari terlalu lama berada di dalam ruangan ber-AC atau bisa juga gunakan pelembap udara (humidifier).

  • Jangan Banyak Bersuara

Tujuan tidak terlalu banyak bersuara agar menjaga penggunaan pita suara, jika digunakan secara berlebihan maka bukan tidak mungkin justru memperparah radang tenggorokan. Selain itu, tak banyak bersuara juga diklaim mampu mempercepat proses penyembuhan, setidaknya hindari penggunaan suara dengan volume keras.

  • Hentikan Merokok

Bagi perokok aktif sangat disarankan untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut, hal ini sangat efektif terutama jika radang yang muncul disebabkan oleh infeksi. Menghentikan kebiasaan merokok bisa membuat waktu penyembuhan lebih cepat.

  • Mandi Air Hangat

Mandi dengan menggunakan air hangat bisa membantu meredakan radang tenggorokan, uap air hangat berfungsi untuk melembapkan pita suara. Selain itu, air hangat juga bisa membuat tubuh penderita semakin rileks, ketika mandi bisa ditambahkan minyak esensial atau aromaterapi.

Selain prosedur penyembuhan tanpa konsumsi obat radang tenggorokan di atas, penderita disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Hal ini juga harus dilakukan jika keluhan radang tenggorokan yang terjadi hingga lebih dari sepuluh hari justru bertambah. Terutama jika penderita mengalami sesak napas dan tidak mampu menelan.

Lebih lanjut, para penderita sangat dianjurkan untuk banyak beristirahat guna mempercepat proses penyembuhan radang tenggorokan. Istirahat yang dilakukan bertujuan untuk mendukung tubuh melawan penyebab yang menimbulkan radang tenggorokan.

Hidup Sehat

Cek Tagihan BPJS Kesehatan, Bagaimana Caranya?

Semenjak dibentuk pada tanggal 1 April 2014, manfaat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sudah dirasakan oleh banyak pihak. Dengan iuran yang tergolong terjangkau dibandingkan jenis asuransi swasta, BPJS Kesehatan menyediakan jaminan layanan kesehatan bagi seluruh pesertanya yang per 30 Juni 2020 telah mencapai lebih dari 221 juta jiwa penduduk Indonesia.

Anda bisa menikmati segala layanan kesehatan dari BPJS Kesehatan asal memenuhi aturan pembayaran tagihan tiap bulan. Namun bagi Anda yang kerap terlambat menbayar tagihan, bersiap-siaplah dengan konsekuensi denda yang tidak kecil. Karena itu, menjadi penting guna melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan secara berkala guna menghindari keterlambatan pembayaran.

Cara melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan tidaklah sulit. Tersedia banyak kanal yang memungkinkan Anda melakukan pemantauan terhadap status pembayaran terkait asuransi rakyat ini. Berikut adalah beberapa cara mengecek tagihan BPJS Kesehatan Anda agar bisa menikmati layanan kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan tanpa terganggu.

  1. Melalui Situs Resmi

BPJS Kesehatan memiliki situs resmi di alamat https://bpjs-kesehatan.go.id. Lewat situs ini, Anda bisa dengan mudah melihat status tagihan iuran bulanan Anda beserta keluarga. Caranya simpel, Anda hanya perlu mengarahkan kursor ke bagian paling kanan situs, tepatnya di bagian tanda panah berkotak biru, kemudian klik pilihan cek iuran BPJS Kesehatan.

Setelah itu, Anda cukup mengisi identitas kepesertaan berupa nomor kartu BPJS Kesehatan Anda berikut tanggal lahir. Nantinya akan muncul data kepesertaan secara lengkap berikut total tagihan yang mesti Anda bayar jika memang Anda.

  • Melalui Aplikasi JKN

BPJS Kesehatan merupakan penyelenggara program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Di mana saat ini, sudah ada aplikasi JKN yang bisa diakses tiap orang melalui Google Play Store maupun App Store. Lewat aplikasi ini, berbagai hal bisa Anda lakukan, termasuk, melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan.

Anda hanya perlu mengunduh aplikasi ini kemudian melakukan pendaftaran dengan nomor kartu BPJS Kesehatan yang sudah Anda miliki. Jika sudah berhasil masuk akun, Anda hanya perlu mengecek menu “Tagihan” dilanjutkan dengan pemilihan fitur “Premi”. Dari situ, Anda bisa langsung mengetahui status iuran Anda, sudah terbayarkah ataukah memang perlu untuk segera dilunasi.

  • Hubungi Call Center

Cara mudah lainnya untuk melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan adalah dengan menghubungi call center penyelenggara program JKN ini. Nomor yang bisa Anda hubungi guna bisa mengakses data mengenai data tagihan iuran adalah 1500 400.

Ikuti instruksi layanan di telepon dan pilihlah cek tagihan iuran. Seperti biasa, nantinya Anda akan diminta menyebutkan nomor kartu kepesertaan BPJS Kesehatan. Setelah itu, dari pihak BPJS Kesehatan kemudian akan segera memberitahu total tagihan Anda jika ada yang belum terbayar.

  • Fungsikan SMS Gateaway

Saat ini BPJS Kesehatan juga memiliki layanan SMS Gateaway untuk memudahkan para peserta mengetahui informasi kepesertaannya, tidak terkecuali untuk melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan. Layanan SMS ini bisa diakses di nomor 08775500400. Maksud dari adanya SMS Gateaway ini bertujuan melayani para peserta BPJS Kesehatan yang harang terhubung dengan akses internet.

Untuk melakukan cek tagihan dengan SMS Gateaway BPJS Kesehatan, Anda hanya perlu mengirimkan pesan singkat dengan format yang sesuai, yaitu (Tagihan <spasi> Nomor kartu BPJS Kesehatan). Bisa juga Anda mengirimkan format pengecekan dengan mengganti nomor kartu BPJS Kesehatan ke nomor induk kependudukan sesuai KTP. Tidak perlu waktu lama sampai Anda menerima balasan mengenai data tagihan yang Anda minta.

***

Selain keempat cara di atas, Anda juga bisa melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan dengfan memantau langsung status pembayaran Anda di ATM bank yang bermitra dengan lembaga pemerintah ini, seperti Mandiri, BRI, ataupun BNI. Sangat mudah bukan untuk memastikan tagihan iuran Anda sudah terbayar atau belum?

Hidup Sehat

6 Gigitan Serangga yang Harus Diwaspadai

Digigit serangga pada umumnya bisa terjadi pada siapa saja dalam kehidupan sehari-hari dan rata-rata orang yang mengalami memiliki reaksi berbeda setelah digigit serangga. Gigitan serangga bisa dalam bentuk sengatan, gigitan maupun mengeluarkan racun yang merupakan pertahanan melindungi diri ketika berada dalam keadaan yang mengancam nyawanya.

Digigit serangga juga merupakan salah satu bentuk dermatitis kontak iritan, merupakan reaksi peradangan kulit sebagai respons akibat kontak dengan alergen. Alergen dalam hal ini bisa berupa liur, bulu hingga gigitan dari serangga tersebut atau istilahnya disebut venenata. Sebelum bereaksi, gigitan dari serangga ini menimbulkan beberapa gejala.

Jenis Gigitan Serangga Bahaya

Terdapat banyak jenis serangga hidup yang bisa menggigit atau menyengat jika merasa terancam dan beberapa lainnya bisa menggigit untuk memakan darah manusia. Meski demikian kedua tipe serangga yang bisa menggigit manusia ini dapat menimbulkan kondisi yang ringan hingga berat, terutama ketika menggigit, berikut beberapa jenis serangga yang perlu diwaspadai.

  • Gigitan Kutu

Banyak jenis kutu yang dapat menjadi perantara atau biang kerok penyebaran penyakit, seperti misalnya bubonic plague, penyakit pes pada sistem limfatik dan penyakit lyme.

  • Gigitan Lalat

Lalat merupakan serangga yang kerap dijumpai di banyak tempat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya tempat yang kurang bersih. Jenis lalat yang menggigit manusia dan menimbulkan penyakit adalah leishmaniasis, dan lalat tsetse yang menyebabkan penyakit tidur.

  • Gigitan Nyamuk

Pada umumnya gigitan serangga yang satu ini memang bisa menyebabkan gatal dan bentol, namun beberapa jenis dapat menyebabkan penyakit serius, Seperti virus Zika, virus West-Nile, malaria dan demam berdarah.

  • Gigitan Semut Api

Jenis semut yang satu ini memang agresif, khususnya ketika merasa sarang mereka terganggu, semut api bisa menyengat beberapa kali dan menyuntikkan racun solenopsin.

  • Sengatan Lebah

Lebah akan meninggalkan sengat yang mengandung racun di kulit manusia, jika kondisi ini tidak segera diatasi maka semakin banyak racun yang masuk ke tubuh dan memicu reaksi berat.

  • Sengatan Tawon

Sama seperti lebah, sengatan tawon juga mengandung racun tetapi yang membedakan adalah tawon bisa menyengat kulit manusia lebih dari satu kali, berbeda dengan lebah yang hanya bisa menyengat sekali saja.

Gejala Gigitan Serangga

Gejala yang ditimbulkan dari gigitan atau sengatan sengaja merupakan reaksi hipersensitivitas, adalah reaksi alergi yang timbul setelah kulit dari tubuh yang berkontak dengan serangga atau racun yang masuk pada kulit akibat gigitan atau tusukan. Jenis dari reaksi yang timbul akibat sengatan ini tergantung dari jenis serangga dan macam racun, berikut beberapa gejala yang muncul.

Reaksi yang muncul bisa berupa reaksi lokal, hanya terbatas pada tempat gigitan atau sengatan, rasanya bisa berupa reaksi gatal, nyeri tidak nyaman di tempat gigitan atau sengatan, panas seperti terbakar hingga muncul bengkak atau kulit melepuh di sekitar tempat gigitan atau sengatan serangga terhadap kulit.

Terdapat pula reaksi anafilaktik, merupakan reaksi alergi berat, bahkan reaksi ini bisa mengancam nyawa seseorang yang mengalaminya. Beberapa gejala dari reaksi ini terdapat beragam, seperti munculnya ruam dan gatal yang menjalar ke seluruh tubuh. Kemudian pembengkakan tenggorokan, sesak napas, jantung berdebar, tekanan darah menurun hingga gelisah keringat dingin.

Penyebab timbulnya reaksi akibat gigitan dari serangga merupakan reaksi hipersensitivitas atau reaksi alergi yang tumbuh akibat adanya alergen asing dan tubuh berusaha untuk menghilangkan alergen yang ada tersebut. Terdapat dua jenis serangga yang secara umum menyebabkan timbulnya reaksi.

Hidup Sehat

Mengenal tentang Diet Paleo

Bosan dengan program diet Anda biasanya? Mungkin ini waktu yang tepat untuk mencoba Diet Paleo. Siapa sangka jika cara makan ala manusia purba ini ternyata dapat menyehatkan tubuh? Meskipun kita tidak mungkin mengetahui secara pasti apa saja menu makanan manusia purba sehari-hari, namun sebuah riset sudah membuktikan bahwa diet paleo ini berisi makanan utuh (whole food) karena manusia purba membutuhkan energi yang kuat untuk berburu.

Selain itu, diet paleo juga dapat mengurangi risiko diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. Bahkah ada beberapa studi yang menemukan bahwa diet paleo dapat membantu menurunkan berat badan. Berikut beberapa panduan diet paleo yang bisa Anda praktekkan di rumah.

Pola makan untuk diet paleo

Manusia yang hidup di zaman Paleolitikum dikenal memiliki pola makan yang cukup bervariasi dari ada yang tersedia di adalah tempat mereka hidup. Ada yang mengonsumsi makanan hewani yang rendah kalori, ada juga yang mengonsumsi sayuran. Untuk menghindari kebingungan, Anda juga dapat menggunakan panduan dasar berikut sebagai permulaan mencoba diet paleo.

Rekomendasi makanan untuk diet paleo

  • Daging: sapi, kambing, ayam, kalkun, babi, dan lain-lain
  • Ikan dan seafood: salmon, udang, kerrang, dan usahakan ikan yang masih segar
  • Telur: telur yang omega-3
  • Sayuran: brokoli, kale, bawang bombay, wortel, dan tomat
  • Buah-buahan: apel, pisang, jeruk, pir, alpukat, stroberi, dan blueberi
  • Umbi-umbian: kentang, ubi, dan lobak
  • Kacang dan biji-bijian: almond, walnut, hazelnut, biji bunga matahari, dan biji labu
  • Lemak dan minyak sehat: minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak alpukat
  • Garam dan rempah: garam laut, bawang, kunyit, dan rosemary

Diet paleo juga tidak menekankan untuk mengurangi jenis zat gizi makro tertentu. Anda diperbolehkan untuk mengonsumsi protein, lemak, dan karbohidrat sebanyak yang Anda mau, asalkan makanan yang dipilih termasuk dalam daftar makanan yang diizinkan untuk paleo. Akan lebih baik jika Anda memilih bahan makanan yang organik, namun jika memang tidak menungkinkan, cukup menghindari bahan makanan yang kurang sehat seperti contoh berikut ini:

  • Gula dan sirup jagung fruktosa: minum bersoda, jus buah, gula, permen, produk pastry, dan es krim
  • Produk olahan gandum seperti roti, pasta, gandum, dan barley
  • Legume: kacang-kacangan, lentil, dan sejenisnya
  • Olahan susu: susu rendah lemak yang tidak dianjurkan untuk yang sedang menjalani diet paleo karena membutuhkan susu yang tinggi lemaknya, seperti keju dan mentega.
  • Minyak sayur: minyak kedelai, minyak bunga matahari, minyak jagung, minyak biji kapas, dan lainnya.
  • Lemak trans: lemak trans ini dapat ditemukan di dalam margarin dan makanan olahan lainnya.
  • Makanan yang mengandung pemanis buatan: aspartam, siklamat, dan sakarin
  • Makanan olahan: semua makanan yang memiliki zat aditif berlebihan serta makanan berlabel “diet” atau low-fat” termasuk makanan pengganti buatan.

Dalam diet paleo juga tidak ada aturan pasti untuk membatasi Anda mengonsumsi makanan tertentu. Hal yang terpenting adalah Anda perlu menghindari makanan olahan dan berganti ke produk makanan yang alami. Diet mana yang lebih baik buat Anda akhirnya tergantung dari tujuan dan komitmen masing-masing orang. Dari sinilah Anda bisa menentukan ingin memilih pengaturan makan yang mana.

Uncategorized

Ini Manfaat Bernyanyi untuk Atasi Kebiasaan Mendengkur

Mendengkur adalah kondisi yang terjadi akibat adanya getaran pada jaringan tenggorokan saat tertidur. Mengatasi kebiasaan mendengkur bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan bernyanyi. Apabila dilakukan secara rutin dan tepat, Anda bisa merasakan manfaat bernyanyi bagi kebiasaan mendengkur saat tidur.

manfaat bernyanyi

Bagaimana bernyanyi mengatasi kebiasaan mendengkur?

Ketika bernyanyi, Anda dipaksa untuk melakukan proses bernapas yang berbeda dari biasanya. Pada situasi normal, otot di sekitar tenggorokan akan mengeraskan jalur pernapasan bagian atas ketika menghirup udara. Situasi ini memungkinkan udara untuk masuk ke paru-paru dengan lancar.

Sementara, saat tertidur, otot di sekitar hidung dan tenggorokan akan beristirahat, menyebabkan penyempitan jalur pernapasan bagian atas dan menyebabkan dengkuran.

Saat sedang bernyanyi, udara bergerak melewati kotak suara dan menyebabkan pita suara bergetar. Untuk bisa menghasilkan perubahan nada dan volume suara selama bernyanyi, perlu adanya pengaturan tekanan pada pita suara dengan mengontrol udara yang melalui kotak suara.

Untuk bisa mengontrol udara yang lewat, perlu adanya koordinasi yang tepat antara otot pernapasan pada hidung, diafragma, perut, dan otot-otot pernapasan. Koordinasi ini memungkinkan seluruh sistem pernapasan untuk terbiasa bekerja secara bersamaan dengan pola yang teratur dan tepat.

Melalui bernyanyi, otot pernapasan akan terlatih dan terbiasa dalam menghirup udara tanpa merusak jalur pernapasan bagian atas. Dengan begitu, kemungkinan penyempitan jalur pernapasan bagian atas saat tidur pun akan berkurang. Hal ini menjadi salah satu manfaat bernyanyi untuk mengurangi resiko munculnya dengkuran saat tidur.

Mengapa perlu bernyanyi untuk mengatasi mendengkur?

Umumnya, orang yang memiliki berat badan berlebih dan penumpukan lemak di area leher lebih mungkin untuk memiliki kebiasaan mendengkur. Hal yang sama juga terjadi pada orang yang menderita penyakit pada amandel atau kelenjar gondok.

Ketika tidur, dengkuran muncul dari getaran di jaringan tenggorokan. Getaran yang terjadi secara berulang akan menyebabkan peradangan pada hidung dan tenggorokan. Akibatnya, siklus pernapasan saat tidur akan semakin terganggu dan kebiasaan mendengkur pun semakin memburuk.

Manfaat bernyanyi bisa dirasakan saat getaran di jaringan tenggorokan berkurang. Kebiasaan mendengkur yang tidak diatasi berpotensi untuk menyebabkan rasa kantuk lebih saat beraktivitas di siang hari. Selain itu, dengkuran juga akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang lain yang tidur di ruangan yang sama dengan Anda.

Terkadang, mendengur juga bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu, salah satunya sleep apnea. Pada kondisi ini, saluran pernapasan bagian atas mengalami penyempitan saat tidur, menyebabkan siklus pernapasan menjadi terganggu.

Bagi penderita sleep apnea, bernyanyi bisa dijadikan sebagai salah satu upaya penyembuhan dan mengurangi dengkuran.

Berdasarkan penelitian, orang yang melakukan terapi bernyanyi cenderung mengalami peningkatan pada kualitas tidur. Terlebih lagi, manfaat bernyanyi akan semakin terlihat apabila dikombinasikan dengan perubahan pola hidup sehat dan olahraga teratur.

Kondisi lain yang bisa disembuhkan dengan bernyanyi

Mendengkur bukanlah satu-satunya kondisi medis yang bisa diatasi dengan bernyanyi. Manfaat bernyanyi juga bisa dirasakan oleh pasien yang menderita kondisi kesehatan mental dan meningkatkan kualitas psikologis dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Secara garis besar, selain mengurangi kebiasaan mendengkur, manfaat bernyanyi dapat berupa:

  • Meningkatkan kemampuan mengingat
  • Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
  • Mengurangi stres dan depresi
  • Menurunkan resiko terkena penyakit jantung dan stroke
  • Meningkatkan kemampuan untuk mengontrol rasa sakit

Apabila dilakukan dengan benar, Anda akan merasakan manfaat bernyanyi bagi kesehatan fisik dan mental, secara khusus untuk mengatasi kebiasaan mendengkur. 

Tips

Cara Mengatasi Sakit Rahang Tanpa Obat

Saat mengalami sakit rahang, seringkali hal yang kita lakukan dengan mengonsumsi obat penghilang nyeri yang dijual bebas di pasaran. Hal ini memang langsung menghilangkan nyeri, namun ternyata tanpa obat pun Anda bisa menghilangkan sakit rahang, caranya pun cukup dengan beristirahat dan melakukan kompres. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Istirahat rahang

Gerakan pada rahang terus menerus akan membuat sakit rahang yang dialami semakin parah. Oleh karena itu, kurangi menggunakan rahang secara berlebihan agar rahang bisa beristirahat sejenak. Caranya yang dilakukan, yaitu:

  • Hindari mengunyah permen karet. Mengunyah terus menerus akan meningkatkan kerja otot dan membuat sendiri pada rahan kelelahan
  • Hindari kebiasaan buruk seperti menggigit kuku atau pensil. Jika Anda merasa cemas, salurkanlah dengan kebiasaan lain
  • Posisikan tubuh telentang atau miring pada saat tidur. Hal ini untuk menghindari tekanan pada kepala yang dapat menyebabkan pergeseran rahang jika tidur dengan posisi tengkurap dan kepala miring.
  • Jika Anda membawa tas dengan satu Pundak, sebaiknya kurangi beban yang diberikan pada Pundak. Beban berlebih akan membuat perubahan posisi leher dan tulang belakang. Secara tidak langsung hal ini memengaruhi adanya sakit rahang. Anda dapat memindahkan tas dari satu Pundak ke Pundak lainnya secara bergantian.
  • Jangan membuka rahang terlalu lebar. Gerakan seperti menguap atau tertawa terlalu lebar dapat memperparah kondisi sakit rahang yang dialami.

Kompres panas dingin

Salah satu cara untuk meredakan sakit rahang adalah dengan mengompresnya. Terkadang saat kita bingung perlu melakukan kompres hangat atau dingin. Ternyata keduanya dapat digunakan untuk mengatasi sakit rahang. Hal ini bergantung pada jenis sakit yang dialami. Jika Anda merasakan nyeri seperti tertusuk, pilihan terbaik adalah dengan kompres dingin. Kompres dingin akan membantu menumpulkan ujung saraf yang nyeri di sekitar rahang dan menghambat sinyal nyeri ke otak.

Begitu pun sebaliknya, jika sakit rahang bersifat tumpul dan menetap, lebih baik Anda menggunakan kompres hangat. Hal ini bermanfaat untuk melemaskan otot rahang dan memperlancar aliran darah. Jika telah melakukan perawatan sendiri, tetapi masih terasa nyeri dan tidak hilang dalam dua minggu atau semakin parah, sebaiknya Anda coba berkonsultasi dengan dokter.

Penyakit

Pentingnya Lakukan Pemanasan agar Otot Hamstring Tak Kena Cedera

Sebelum melakukan inti gerakan olahraga apapun, pemanasan perlu dilakukan untuk mengurangi peluang terjadinya cedera. Sebagian besar orang akan mengalami rasa nyeri pada bagian belakang paha atau yang disebut dengan cedera otot hamstring jika melakukan olahraga tanpa pemanasan.

Hamstring adalah kumpulan dari tiga otot besar yang berada di belakang paha. Umumnya, otot ini digunakan untuk aktivitas, seperti menekuk lutut, berlari, melompat, memanjat, maupun gerakan lain yang membutuhkan koordinasi otot secara mendadak.

Jika otot hamstring berada dalam kondisi tegang ketika Anda melakukan aktivitas fisik yang berat atau aktivitas fisik secara mendadak, otot tersebut akan tertarik bahkan dapat robek. Kondisi ini akan berujung pada rasa ngilu atau nyeri yang Anda akan rasakan di sekitar belakang paha. Seseorang yang menderita cedera hamstring memiliki kemungkinan besar akan mengalami cedera tersebut kembali. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengurangi risiko cedera ini sebaik mungkin.

Siapa saja yang dapat terkena cedera otot hamstring?

Cedera otot hamstring dapat menimpa siapapun, bahkan atlet profesional sekalipun. Atlet justru berisiko tinggi terkena cedera ini dikarenakan sering melakukan aktivitas fisik secara berat dan intens secara tiba-tiba, seperti atlet lari, sepakbola, bola basket, bahkan penari. Di samping itu, cedera otot hamstring dapat menimpa siapapun dalam kondisi berikut:

  • Otot hamstring berada dalam kondisi lemah, sehingga sulit untuk melakukan kegiatan yang berat.
  • Tidak dapat melakukan menyeimbangkan otot, yang mana otot quadricep lebih kuat dibanding dengan otot hamstring.
  • Otot hamstring bersifat tidak fleksibel.
  • Anda menderita kelelahan otot.
  • Anda pernah mengalami cedera hamstring.
  • Melakukan kegiatan fisik yang terlalu berat secara intens.
  • Pertumbuhan tulang yang terjadi lebih cepat dibanding pertumbuhan otot, seperti pada remaja yang masih dalam proses pertumbuhan, baik pertumbuhan tulang atau tubuh.

Kapan waktu yang tepat untuk berkonsultasi dengan dokter?

Jika Anda mengalami cedera otot hamstring ringan, yaitu tertariknya otot (strain), Anda hanya perlu mengompres area yang terasa sakit dengan es yang dilapisi kain maupun mengoleskan obat pereda nyeri. Namun, jika cedera tersebut mengakibatkan Anda tidak dapat berjalan lebih dari empat langkah, maka segera temui dan konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter agar mendapatkan perawatan intensif lebih dini.