Penyakit

Hati-Hati, Hipertensi Bisa Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke

Tekanan darah tinggi atau hipertensi sudah cukup familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Seseorang dikatakan terkena hipertensi jika ia memiliki tekanan darah pada nilai 130/80 mmHg atau lebih tinggi dari angka tersebut. Tekanan darah diukur lebih tinggi jika jantung memompa darah lebih cepat atau arteri berukuran lebih sempit.

Hipertensi diketahui memiliki risiko memicu penyakit yang lebih serius, seperti serangan jantung atau stroke. Mulanya memang tidak ada gejala yang ditimbulkan karena seseorang yang terkena hipertensi baru akan menyadarinya ketika telah terjadi komplikasi. Walaupun begitu, tekanan darah tinggi dapat secara mudah dideteksi dengan pemeriksaan tekanan darah.

Seperti apa tanda dan gejala hipertensi?

Tanda maupun gejala yang timbul dari penyakit hipertensi akan berbeda-beda bagi setiap orang. Beberapa orang tidak merasakan adanya gejala yang signifikan, sementara itu pada sebagian orang lainnya, kondisi hipertensi dapat menimbulkan efek sakit kepala, sesak napas, bahkan mimisan.

Tekanan darah pada umumnya terbagi menjadi empat kategori:

  • Tekanan darah normal: merupakan kondisi tekanan darah dengan nilai 120/80 mmHg.
  • Tekanan darah meningkat: kondisi ini terjadi ketika tekanan sistolik seseorang berada dalam rentang nilai 120 hingga 129 mmHg dan tekanan diastolik berada di bawah 80 mmHg.
  • Hipertensi tingkat 1: tekanan sistolik berada di 130-139 mmHg dengan tekanan diastolik 80-89 mmHg.
  • Hipertensi tingkat 2: jika tekanan sistolik berada di rentang 140 mmHg ke atas maupun tekanan diastolik 90 mmHg ke atas.

Apa yang menyebabkan hipertensi?

Hingga saat ini, faktor yang menjadi penyebab hipertensi baik pada wanita maupun pria, belum diketahui secara jelas. Namun, beberapa kondisi seperti di bawah ini, berisiko lebih tinggi terkena hipertensi:

  • Berusia lebih dari 65 tahun.
  • Mengalami kelebihan berat badan
  • Memiliki riwayat kesehatan anggota keluarga mengalami hipertensi.
  • Terlalu banyak mengonsumsi garam dan tidak diimbangi dengan mengonsumsi buah dan sayuran.
  • Kebiasaan merokok.
  • Kurang tidur maupun seringkali mengalami kesulitan tidur.
  • Tidak melakukan olahraga secara teratur.

Di samping itu, seseorang dengan kondisi kesehatan memiliki masalah pada ginjal, mengalami diabetes, atau mengalami lupus, juga berisiko tinggi terkena hipertensi.

Penyakit

Tips untuk Mengatasi Gejala Wasir

Saat mengalami rasa sakit da iritasi di daerah anus, banyak orang kemudian berasumsi dirinya menderita wasir. Padahal kondisi lain seperti kutil kelamin yang tumbuh di anus, infeksi atau hanya luka kecil juga bisa menimbulkan rasa sakit di anus. Lalu, bagaimana gejala wasir?

Rasa gatal dan panas, perdarahan dari dubur dan benjolan yang seperti hilang timbul saat buang air besar menjadi gejala wasir internal. Penderita wasir jenis ini mengalami peradangan dan pembengkakan pembuluh darah di dalam rectum. Pada kondisi ringan, gejala wasir internal tidak menumbulkan rasa sakit yang mengganggu. Keluhan yang sering dirasakan sangat mengganggu biasanya merupakan gejala wasir eksternal, berupa nyeri, gatal, pedir, perdarahan dan benjolan yang terlihat dan terasa di anus.

Pengobatan wasir juga akan tergantung dari gejalanya. Gejala wasir ringan atau perdarahan dari dubur yang terjadi sesekali umumnya masih bisa diatasi dengan perubahan pola makan, utamanya dengan meningkatkan asupan serat lewat konsumsi sayuran dan buah-buahan, serta banyak minum air putih. Asupan serat dan cairan akan mencegah konstipasi dan membuat feses lebih lunak, sehingga tidak perlu mengejan saat buang air besar yang menjadi salah satu penyebab timbulnya wasir.

Untuk mengatasi gejala wasir yang timbul saat wasir kambuh, biasanya obat-obatan oral serta salep wasir yang dijual bebas bisa sangat membantu. Jika wasir sering kambuh dan ukuran pembengkakannya belum terlalu besar, ada pilihan metode rubber-band ligation untuk mengatasinya. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mengikat pangkal pembuluh darah yang membengkak untuk memutus aliran darah.

Dengan demikian pembengkakan akan berkurang, jaringan mati kemudian copot sendiri. Tidak ada waktu yang pasti mengenai berapa lama keluhan yang ditimbulkan oleh gejala wasir akan dirasakan. Wasir yang ringan bisa menghilang dalam beberapa hari tanpa pengobatan, tetapi wasir eksternal yang ukurannya sudah besar bisa jadi butuh waktu yang cukup lama untuk sembuh dan untuk beberapa waktu akan menimbulkan nyeri yang signifikan serta mengganggu aktivitas.

Sebagian besar gejala wasir yang dialami penderitanya tidak parah atau berbahaya tetapi memang menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Perubahan kebiasaan buang air besar dan perubahan pola makan pun biasanya cukup untuk mengatasi gejala wasir dan mencegah kekambuhan

Obat

Obati Flu Babi Tanpa Panik dengan Cara Berikut

Fenomena terjadinya flu babi dianggap tidak begitu menggemparkan jika dibanding dengan flu burung. Pasalnya, jumlah peternakan babi di Indonesia tidak begitu banyak dengan peternakan ayam. Namun, infeksi flu babi juga tidak seharusnya untuk diabaikan. Jika infeksi virus ini tidak ditangani dengan baik, ia berisiko mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Flu babi atau virus H1N1 adalah istilah yang merujuk pada penyakit influenza yang menyerang babi. Namun, penyakit ini dapat ditularkan oleh babi ke manusia, lalu dari manusia ke manusia lainnya.

Apa saja gejala flu babi yang perlu diwaspadai?

Virus flu babi yang tergolong sebagai salah satu jenis penyakit influenza memiliki gejala yang serupa dengan flu pada umumnya. Seseorang akan menunjukkan gejala flu babi dalam kurun waktu 1-3 hari setelah terinfeksi virus H1N1. Beberapa gejala yang mungkin dapat timbul, antara lain:

  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Tersumbatnya hidung dan pernapasan.
  • Radang tenggorokan yang seringnya disertai batuk.
  • Mata menjadi memerah dan mudah berair.
  • Merasakan pegal-pegal dan kelelahan.
  • Diare.
  • Mual dan muntah.

Bagaimana cara mengobati flu babi secara benar?

Seperti infeksi flu lainnya, ketika seseorang terserang flu babi, pertolongan pertama yang perlu diberikan adalah dengan memberikan lebih banyak cairan. Namun, jika pasien virus flu babi memiliki penyakit pernapasan kronis tertentu, dokter akan meresepkan obat tambahan untuk meringankan gejala yang muncul.

Obat antiviral oseltamivir dan zanamivir dikatakan dapat mengurangi gejala maupun kemungkinan komplikasi. Obat ini umumnya diresepkan pada hari pertama atau kedua ketika gejala mulai muncul. Selain itu, dokter juga akan meresepkan antivirus bagi pasien dengan risiko komplikasi tinggi, seperti untuk balita, kelompok usia di atas 65 tahun, ibu hamil, pasien HIV AIDS, asma, penyakit jantung, dan juga gangguan fungsi organ tubuh lain.

Sebagai langkah pencegahan, Anda dapat melakukan langkah-langkah tertentu, seperti melakukan vaksin influenza setiap enam bulan sekali. Di samping itu, Anda dapat melakukan hal pencegahan, seperti:

  • Usahakan untuk tetap berada di rumah ketika merasakan gejala flu babi.
  • Mencuci tangan secara menyeluruh dan rutin.
  • Menutup hidung dan mulut ketika akan bersin maupun batuk dengan tisu, sapu tangan, atau siku bagian dalam.
  • Menghindari kebiasaan menyentuh mata, hidung, dan mulut.
  • Jika terpaksa harus berada di lingkungan dengan kasus flu babi tinggi, maka kenakan alat perlindungan, terutama masker dan sarung tangan.
Obat

Lawan Tipes dengan Obat Ampisilin

Terkadang orang seringkali terlalu sibuk dengan aktivitasnya sebagai pelajar atau pekerja sehingga tidak terlalu memperdulikan kebersihan makanan yang dimakannya. Apakah Anda termasuk salah satu yang seperti ini? Jika iya, tidak heran jika kebiasaan buruk ini berujung pada penyakit tipes, penyakit ini bukanlah kondisi langka di negara kita. Tipes sudah dianggap sebagai hal biasa. Bahkan ada yang bilang belum kerja keras namanya kalau belum kena tipes.

Namun demikian, tipes tidak dapat disepelekan begitu saja. Komplikasi tipes yang tidak ditangani dengan baik diantaranya perdarahan dan robeknya usus yang biasa terjadi di minggu ketiga sejak awal sakit. Komplikasi lain yang dapat terjadi akibat tipes adalah peradangan otot jantung serta katup dan bagian dalam jantung, pneumonia atau paru-paru basah, infeksi ginjal, infeksi selaput otak hingga gejala kejiwaan seperti halusinasi.

Karena itulah tipes tidak dapat dipandang sebelah mata. Mengenali gejala awal tipes penting agar pengobatan yang tepat segera diberikan agar mempercepat penyembuhan dan menghindari komplikasi seperti di atas. Salah satu obat yang sering diresepkan dokter bagi penderita tipes adalah Ampisilin.

Kenali gejala awal tipes

Gejala awal tipes tidak terlalu bisa dikenali, bisa menyerupai gejala sakit biasanya seperti demam tinggi, berkurangnya nafsu makan, sakit kepala, pegal pada otot dan sekujur tubuh, serta diare.Jarak sejak bakteri penyebab tipes masuk ke dalam tubuh sampai mengakibatkan gejala adalah 1-2 minggu.

Jadi misalnya, Anda mengalami gejala tipes, untuk membantu mengkonfirmasinya Anda bisa ingat-ingat apakah dalam 1-2 minggu sebelumnya pernah melakukan hal yang beresiko menyebabkan tipes. Hal yang beresiko menyebabkan tipes seperti makan dan minum minuman yang terkontaminasi bakteri penyebab tipes.

Apakah Ampisilin bisa mengobati tipes?

Ampisilin adalah obat golongan antibiotik. Sediannya dalam bentuk tablet minum, sirup, dan suntik. Ampisilin yang diberikan dokter untuk penderita tipes bisa berupa obat tablet minum atau suntikan tergantung dari berat ringannya gejala.

Saran bagi kamu yang diberikan resep Ampisilin tablet minum oleh dokter, sebaiknya diminum dalam keadaan perut kosong untuk meningkatkan penyerapan dan efek obat. Dan ingat untuk selalu minum antibiotik sesuai anjuran dokter.

Penyakit

Seperti Apa Akibat Kurang Tidur yang Perlu Diperhatikan? Simak Penjelasannya Berikut

Memberikan waktu beristirahat dengan cukup bagi tubuh adalah hal yang sangat penting. Akibat kurang tidur yang mungkin akan Anda rasakan tidak hanya mengganggu kesehatan mental, namun juga kondisi kesehatan fisik tubuh secara keseluruhan. Dampak yang mungkin saja timbul memiliki efek jangka pendek maupun panjang bagi kesehatan Anda.

Akibat Kurang Tidur yang Perlu Anda Perhatikan

Di bawah ini, terdapat kondisi-kondisi yang mungkin terjadi akibat kurang tidur:

  • Meningkatkan risiko kecelakaan

Beberapa orang yang seringkali berkendara dan tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup berisiko untuk mengalami kecelakaan. Pasalnya, keadaan mengantuk akan mengganggu konsentrasi ketika berkendara, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Kondisi ini serupa dengan kecelakaan kendaraan ketika pengemudi sedang dalam keadaan mabuk.

  • Kenaikan berat badan

Kekurangan waktu tidur dapat memicu rasa lapar dan nafsu makan meningkat. Hal ini akan berdampak pada kondisi obesitas. Seseorang yang mengalami kekurangan jam tidur cenderung akan mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak dan karbohidrat yang tinggi.

  • Memicu gangguan kesehatan

Kekurangan waktu tidur dalam berisiko pada kesehatan tubuh. Tidak jarang, kondisi ini dapat berdampak pada risiko terkena penyakit serius, seperti sakit jantung, serangan jantung, gagal jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, hingga stroke.

  • ┬áPelupa dan terganggunya konsentrasi

Tubuh yang mendapatkan waktu tidur yang cukup akan berdampak pada kinerja organ tubuh, seperti otak. Penyimpanan sebagian besar memori di dalam otak terjadi ketika seseorang sedang tertidur lelap. Jika waktu tidur tersebut terganggu, maka dapat membuat orang yang bersangkutan menjadi pelupa.

Selain itu, otak juga tidak dapat memproses informasi secara jelas. Sebagai contoh, ketika Anda melihat ada lampu yang berkedip, namun Anda tidak yakin dengan apa yang Anda lihat. Hilangnya konsentrasi dan kemampuan berpikir yang optimal dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

Lakukan tips berikut agar tidur malam lebih nyenyak

Jika Anda mengalami kesulitan ketika ingin tidur, lakukanlah hal berikut ini:

  • Tidur di jam yang sama secara rutin.
  • Ciptakan suasana tenang ketika ingin tidur.
  • Hindari mengonsumsi kafein di sore hari.
  • Pastikan perut dalam keadaan terisi sebelum Anda beranjak tidur.
  • Bangun tidur di jam yang sama.