Uncategorized

Begini Cara Tepat Memberikan Pendidikan Seks Kepada Anak

Pendidikan seks merupakan salah satu hal yang perlu diajarkan pada anak sesuai dengan jenjang usianya. Hal tersebut juga dijelaskan dalam Journal of The American Academy of Pediatrics yang mengemukakan bahwa baik itu anak maupun remaja, mereka perlu untuk menerima pendidikan tentang seksualitas secara tepat.

Namun sayangnya, pendidikan seks terkadang masih dianggap sebagai hal yang tabu. Sebab sebagian besar orang masih belum bisa membedakan antara pendidikan seks dengan konten seks 18+. Tidak sedikit orang yang ragu untuk memberikan pendidikan seks pada anak dan remaja.

Padahal edukasi seks sejak dini penting untuk menjadi bekal perlindungan diri dalam menghindari tindak pelecehan seksual. Nah, dalam memberikan edukasi terkait seks kepada anak perlu dipahami secara penuh mengenai cara penyampaian yang benar dan tepat agar tidak menjadi misleading information. Di bawah ini adalah beberapa tips untuk memberikan pendidikan seks ke anak secara tepat. 

1. Bangun Suasana yang Nyaman dan Saling Percaya

Tips pertama untuk mengedukasi anak dan remaja terkait seks adalah dengan terlebih dahulu membangun fondasi saling percaya dan suasana yang nyaman antara anak dan orang tua. Hal ini penting untuk dilakukan agar anak bisa lebih terbuka kepada orang tua. Selama ini, tantangan klasik yang dihadapi adalah memang sulitnya keterbukaan anak kepada orang tua mengenai topik seks karena anak merasa sungkan dan malu.

Dengan membangun rasa saling percaya, anak akan lebih terbuka dan jujur terhadap orang tua termasuk ketika datang pertanyaan-pertanyaan di kepala anak, ia tidak canggung lagi untuk bertanya. Suasana nyaman ketika mengobrol juga bisa membuat anak selalu memilih berdiskusi soal seks kepada orang tua ketimbang kepada teman-temannya yang mungkin masih sama-sama bingung.

2. Memberikan Pengetahuan Dasar Terkait Fungsi Bagian Tubuh Tertentu

Tips berikutnya ketika memberikan pendidikan seks secara tepat kepada anak adalah dengan terlebih dahulu memberikan pengetahuan dasar. Hal ini bisa anda mulai dengan menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk berharga yang pada tiap-tiap bagian tubuhnya memiliki fungsi penting untuk menunjang kesehatan. Kemudian untuk menjaga kesehatan itu, setiap bagian tubuh harus dirawat dan dilindungi.

Barulah kemudian anda menjelaskan ada bagian tubuh mana saja yang sensitif, yang vital, sampai bagian mana saja yang tidak boleh dilihat dan dipegang oleh sembarang orang. Kemudian anda bisa melanjutkan dengan edukasi seks mengenai hal apa yang bisa anak lakukan untuk melindungi dirinya dari gangguan-gangguan dari orang yang tidak baik.

3. Memberikan Pendidikan Seks Secara Bertahap dan Berkala

Pendidikan seks harus diberikan secara berkala, hal ini juga sebagai salah satu upaya pengendalian dan monitoring pemahaman anak agar anda tahu sejauh mana anak anda memahami edukasi yang anda berikan dan ada hal-hal apa saja yang telah terjadi kepada anak. Mungkin juga, anak mendapatkan informasi dan pengetahuan baru dari internet atau televisi dan anda perlu untuk mengecek apakah informasi yang diterima oleh anak tersebut baik atau tidak.

Secara berkala, pendidikan seks pada anak juga bisa ditingkatkan dengan bertahap sesuai pada jenjang usia anak. Misalnya, apabila anak sudah akan memasuki masa pubertas, maka anda bisa memberikan edukasi tahap lanjutan yang berkaitan dengan cara merawat organ tubuh vital dan cara terhindar dari penyakit seksual. Dalam tahap ini juga anak bisa mulai diberi tahu konsekuensi dari penyakit seksual dan lain sebagainya.

Itulah beberapa tips dalam memberikan pendidikan seks secara tepat kepada anak dan remaja. Semoga bermanfaat!