Uncategorized

Berhubungan Intim Setelah Melahirkan, Ini Tipsnya

Setelah melahirkan, banyak perempuan yang mengalami ketakutan tersendiri untuk memulai kembali hubungan seksual yang intens bersama suami. Yang pada akhirnya, tidak jarang kondisi ini membuat jarak dengan suami menjadi melebar sebab keinginan seksual yang sama-sama tidak terpenuhi hingga berpengaruh pada pengendalian emosi yang tidak lagi optimal. 

Sebenarnya, berhubungan intim setelah melahirkan sudah bisa Anda lakukan setelah masa nifas selesai, sampai tidak ada lagi darah yang keluar dari vagina.

Hanya saja memang harus diakui, tidak jarang aktivitas berhubungan intim setelah melahirkan menyiksakan rasa sakit tiap kali penetrasi dilakukan.

Beberapa pasangan pun mengakui hubungan intim yang dilakukan tidak lagi senikmat dahulu, yang salah satunya disebabkan oleh peregangan vagina akibat proses melahirkan. 

Anda tidak perlu mengalami berbagai keluhan tersebut jika melakukan beberapa tips berhubungan intim setelah melahirkan di bawah ini. Dijamin, aktivitas seksual Anda akan terasa tetap nyaman dan minim rasa sakit dengan cara-cara di bawah ini. 

Rutinkan Latihan Kegel  

Vagina Anda sangatlah luar biasa. Walaupun kondisinya tengah meregang karena proses melahirkan, lamban laut ia akan kembali seperti semula. Melakukan latihan kegel akan membantu proses pengembalian elastisitas vagina Anda. Latihan yang posisinya setengah squat ini juga sangat efektif melatih otot di area panggul dan vagina sehingga Anda lebih berstamina dan tahan lama di ranjang. 

Berendam Hangat Terlebih Dahulu 

Cobalah untuk rileks ketika hendak berhubungan intim setelah melahirkan. Tidak jarang ketidaknyamanan ketika hubungan seksual dilakukan terjadi karena Anda atau pasangan stres. Mandi air hangat akan membuat otot-otot tubuh Anda menjadi lebih lentur sehingga Anda pun akan lebih siap dan nyaman kembali bermesraan dengan pasangan Anda. 

Diskusikan soal Posisi 

Komunikasi sangat berperan besar dalam keberhasilan dan kenyamanan hubungan intim, apagi ketika Anda baru kelas masa nifas. Anda dan pasangan dianjurkan untuk membicarakan seperti apa hubungan seksual hendak dilakukan, khususnya terkait posisi atau gaya dalam beraktivitas seksual. Pasalnya tidak bisa ditampik, beberapa posisi bisa membuat Anda merasa lebih lelah dan sakit sehingga tidak terlalu direkomendasikan sebagai pilihan posisi berhubungan intim setelah melahirkan. 

Sediakan Waktu Foreplay Lebih Panjang 

Foreplay dapat menjadi jalan keluar untuk meminimalkan nyeri yang dapat Anda rasakan ketika hubungan penetrasi mulai diterapkan. Dengan melakukan foreplay, vagina bisa terlumasi secara alami. Jika memang Anda baru melahirkan dan cenderung memiliki vagina yang kering, mintalah pasangan untuk menyediakan waktu foreplay yang lebih panjang. 

Pakai Pelumas Lebih Dianjurkan 

Para ibu yang baru melahirkan cenderung memiliki vagina yang lebih kering. Hal inilah yang memicu rasa sakit tiap kali Anda berhubungan intim setelah melahirkan. Karena hal tersebut, memakai pelumas tiap kali hendak berhubungan seksual pasca melahirkan lebih disarankan agar Anda tidak perlu mengeluh kesakitan ketika penetrasi terjadi sampai pada akhirnya Anda dan pasangan sama-sama dapat terpuasakan lewat keintiman yang terjadi. 

Pertimbangkan Obat Pereda Nyeri 

Wajar jika pada beberapa orang, melakukan berhubungan intim setelah melahirkan menjadi ketakutan tersendiri karena rasa sakit ketika aktivitas tersebut dilakukan sangat luar biasa. Namun jika pada akhirnya ketakutan Anda membuat Anda tidak berani-berani melakukan hubungan intim, rasa sakit akan semakin mencekam. Cobalah tetap melakukan hubungan seksual dengan pasangan dengan mengonsumsi obat pereda nyeri terlebih dahulu. Jika Anda sedang menyusui bayi, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat tersebut. 

Mulai dengan Perlahan 

Ini yang tidak boleh terlewatkan, ketika berhubungan intim setelah melahirkan, lakukan semua dengan perlahan! Anda dan pasangan tidak perlu dikejar waktu sehingga memutuskan untuk melakukan penetrasi dengan cepat-cepat dengan gerakan yang tidak terkendali. Aturlah waktu penetrasi sampai hasrat seksual Anda benar-benar tinggi. Mintalah pula pasangan untuk membuat irama yang perlahan agar aktivitas seksual yang dilakukan tidak meninggalkan trauma. 

Percayalah bahwa berhubungan intim setelah melahirkan tidak akan menyakitkan Anda. Anda dan pasangan pun bisa sama-sama puas asal tidak terburu-buru dan menerapkan trik ideal di atas.