Uncategorized

Gejala dan Penyebab Psikosis Postpartum yang Perlu Diwaspadai

Selain baby blues, ibu pasca melahirkan juga berisiko mengalami gangguan mental akut atau sering disebut dengan psikosis postpartum. Berbeda dengan baby blues, gangguan mental jenis ini lebih berbahaya dan baik untuk ibu maupun buah hatinya. Oleh sebab itulah, harus dilakukan penanganan dengan tepat agar tidak menyebabkan risiko yang lebih parah.

Memiliki buah hati merupakan hal yang paling diidamkan oleh seorang ibu. Akan tetapi tidak semua wanita siap dengan keadaan pasca melahirkan sehingga tidak jarang beberapa di antara mereka mengalami kesulitan hingga depresi. Tingkat depresi setiap ibu pasca melahirkan juga berbeda-beda mulai dari level ringan, sedang hingga parah. 

Agar kondisi tidak semakin memburuk yang berakibat pada perkembangan bayi, ada baiknya segera cari tahu gejala dan penyebab gangguan mental pasca melahirkan ini agar bisa ditangani dengan tepat. Lalu apa saja gejala dan penyebab dari gangguan mental pada ibu pasca melahirkan ini? 

Gejala Gangguan Mental Psikosis Postpartum

Gejala psikosis postpartum bisa berbeda pada masing-masing orang. Secara umum, gejala gangguan mental jenis ini mirip dengan baby blues akan tetapi dengan gejala lebih intens dan berlangsung lebih lama.Berikut ini beberapa gejala yang menunjukkan gangguan mental psikosis postpartum :

  • Perubahan suasana hati yang serius
  • Kesulitan dalam merawat bayi
  • Kehilangan nafsu makan
  • Susah tidur
  • Menangis secara tiba-tiba
  • Cepat merasa lelah
  • Hilangnya ketertarikan akan hal yang disukai
  • Lebih mudah marah
  • Merasa belum bisa menjadi ibu yang baik
  • Tidak bisa berpikir dengan jernih dalam mengambil keputusan
  • Mudah gelisah
  • Mudah panik
  • Menyakiti diri sendiri dan bayi
  • Merasa rendah diri dan tidak memiliki harapan

Jika anda atau orang disekitar ada yang menunjukkan gejala di atas pasca melahirkan, ada baiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Jika dibiarkan kondisi gangguan mental ini bisa semakin serius dan mengancam nyawa ibu maupun buah hatinya. 

Penyebab Psikosis Postpartum

Gangguan psikosis postpartum dapat disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh ibu setelah melahirkan. Seperti yang diketahui, pada saat hamil, kadar hormone estrogen dan progesterone dalam tubuh ibu sedang sangat tinggi. Sedangkan setelah melahirkan, kadar hormone akan turun secara drastis.Hal inilah yang memicu terjadinya gangguan mental pada ibu pasca melahirkan.

Berikut ini beberapa faktor yang bisa menyebabkan psikosis postpartum pada ibu pasca melahirkan :

  • Perubahan hormon setelah melahirkan
  • Stress fisik yang ekstrim pasca melahirkan
  • Memiliki riwayat depresi selama kehamilan atau waktu lainnya
  • Mengalami depresi pasca melahirkan di kehamilan sebelumnya
  • Mengalami masalah kehamilan yang membuat stress seperti komplikasi kehamilan atau komplikasi persalinan
  • Bayi lahir dengan memiliki masalah kesehatan
  • Memiliki anak kembar
  • Mengalami masalah saat menyusui
  • Memiliki keluarga dengan riwayat depresi
  • Kehamilan yang tidak diinginkan

Menjadi seorang ibu bukanlah hal mudah apalagi jika itu merupakan pengalaman pertama. Tidak heran jika beberapa ibu yang baru saja melahirkan mengalami depresi karena belum beradaptasi dengan kondisi pasca memiliki bayi. Disini, peran keluarga terutama suami sangat dibutuhkan untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada ibu agar terhindari dari depresi pasca melahirkan.

Itulah ulasan penting dan menarik seputar psikosis postpartum yang perlu anda ketahui. Dengan mengetahui gejala serta penyebabnya, anda bisa mengantisipasi dan melakukan langkah penanganan dengan tepat. Untuk menghindari risiko gangguan mental ini pastikan lakukan perencanaan kehamilan hingga persalinan dengan tepat agar lebih siap menghadapi kehadiran sang buah hati.