Hidup Sehat

Manfaat Luar Biasa Madu Asli untuk Kesehatan

Madu Asli

Madu asli atau madu murni memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Madu adalah cairan manis yang dibuat oleh madu menggunakan nektar dari bunga, berwarna beragam mulai dari emas kekuningan hingga cokelat gelap.

Rasa madu juga berbeda-beda tergantung dari bunga mana nektarnya diambil. Madu yang masih memiliki manfaat kesehatan tinggi adalah madu murni dan madu organik. Namun ada juga madu palsu yang dijual dalam bentuk kemasan komersial di toko-toko dan tentunya memiliki lebih sedikit manfaat.

Manfaat Madu Asli bagi Kesehatan

Sudah sejak dahulu kala, madu digunakan untuk makanan dan juga berbagai masalah medis. Madu bisa dipakai untuk penggunaan luar (dioleskan di kulit) dan juga di dalam tubuh (diminum/dimakan).

Berikut adalah manfaat sehat madu asli yang telah dibuktikan secara ilmiah:

1. Tinggi nutrisi

Satu sendok makan madu mengandung 64 kalori, 17 gram karbohidrat, dan 17 gram gula, termasuk juga fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa. Madu sama sekali tidak mengandung lemak, serat, dan protein.

Di dalamnya juga terdapat beberapa vitamin dan mineral, seperti zat besi, zinc, dan potasium. Senyawa tumbuhan dan antioksidan juga banyak ditemukan, terutama pada madu dengan warna yang lebih gelap. 

2. Tinggi antioksidan 

Semakin tinggi kualitas madu maka semakin banyak antioksidan penting yang terkandung. Seperti contohnya flavonoid, yang dapat membantu menurunkan risiko serangan jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker serta menyehatkan mata. 

3. Pengganti gula yang baik

Madu sering digunakan sebagai pengganti gula dalam makanan atau minuman. Madu memiliki lebih sedikit kalori dibanding gula sehingga sangat ideal sebagai pengganti. Bahkan dalam penelitian, madu terbukti lebih baik sebagai pengganti gula bagi pasien diabetes tipe 2.

Hal ini disebabkan kandungan nutrisi dalam madu dapat menurunkan kolesterol jahat LDL, trigliserida, dan peradangan, sekaligus meningkatkan kolesterol baik HDL. Meski begitu, pasien diabetes tetap disarankan mengonsumsi secukupnya dan pastikan mengonsumsi madu asli atau murni. 

4. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah yang tinggi jadi faktor risiko penyakit jantung, dan madu terbukti mampu menurunkannya. Hal tersebut berkat peran antioksidan yang terkandung dalam jumlah tinggi di dalam madu. 

5. Menurunkan kadar trigliserida

Trigliserida sering meningkat akibat konsumsi gula dan karbohidrat olahan yang tinggi dan membuat Anda berisiko terkena penyakit kronis. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa rutin mengonsumsi madu sebagai pengganti gula dapat menurunkan kadar trigliserida. 

6. Menyehatkan jantung

Madu merupakan sumber terbaik dari fenol dan zat antioksidan lainnya yang terbukti menyehatkan jantung dan menurunkan risiko penyakitnya. Sebab, antioksidan ini membantu arteri jantung melebar dan menambah aliran darah ke jantung. Selain itu juga bisa mencegah pembekuan darah yang bisa mengakibatkan serangan jantung dan stroke. 

7. Menyembuhkan luka bakar dan luka lain

Mengobati luka menggunakan madu merupakan cara tradisional yang bahkan sudah dilakukan sejak zaman Mesir kuno. Hingga kini, madu masih menjadi pengobatan yang efektif untuk mengobati luka, terutama menggunakan madu Manuka.

Bagi pengidap diabetes yang mengalami komplikasi luka di kaki, mengobatinya dengan madu juga terbukti efektif. Para ahli percaya bahwa ada efek antibakteri dan antiinflamasi di dalam madu yang mampu menutrisi jaringan sekitar.

8. Mengobati batuk dan flu pada anak

Batuk dan flu adalah masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak. Infeksi ini dapat mengganggu tidur dan keseharian anak dan juga orangtua. 

Dibanding obat batuk, madu bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Ada banyak bukti secara ilmiah yang menyatakan bahwa madu efektif mengobati batuk dan flu.

Akan tetapi perlu dicatat bahwa jangan memberikan madu pada anak-anak di bawah satu tahun untuk menghindari risiko terkena botulisme. Botulisme bisa menyebabkan kelumpuhan pada anak dan bayi.

9. Meredakan sejumlah penyakit

Kegunaan madu dalam dunia medis tidak terbatas hanya pada pengobatan di luar atau di kulit saja, namun juga pada sejumlah penyakit lain. Madu bisa dicampur dengan bahan atau obat lain lalu diminum atau dioleskan ke kulit. Beberapa penyakit yang efektif diatasi dengan madu antara lain:

  • stres
  • lemas
  • gangguan tidur
  • masalah penglihatan
  • napas bau
  • nyeri gigi pada anak di atas usia satu tahun
  • cegukan
  • mag
  • diare dan disentri
  • muntah
  • ngompol dan sering kencing
  • obesitas
  • mata kuning
  • mengatasi mabuk
  • eksim dan dermatitis
  • arthritis
  • serta beberapa penggunaan kosmetik sebagai solusi untuk kulit yang kering, pecah-pecah, atau berjerawat. 

Cara Sehat Konsumsi Madu

Walaupun mengandung banyak sekali manfaat untuk kesehatan, madu tetap mengandung gula yang cukup tinggi. Maka dari itu, sangat disarankan untuk dikonsumsi secukupnya agar tetap menyehatkan bagi tubuh. 

Direkomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 100 kalori dari gula pada perempuan (setara dengan dua sendok makan gula) dan tidak lebih dari 150 kalori dari gula (setara dengan tiga sendok makan gula) pada laki-laki.

Bagi Anda yang sedang diet, bisa mengonsumsi madu dengan cara berikut:

  • gunakan madu sebagai pengganti gula dalam dressing atau bumbu rendam
  • campurkan ke dalam kopi atau teh
  • tuang madu di atas roti panggang atau panekuk
  • campurkan madu ke yogurt, sereal, atau oatmeal
  • oleskan madu murni di atas roti gandum (bisa juga ditambahkan selai kacang)

Bagi Anda yang rentan mengalami alergi juga perlu berhati-hati dalam mengonsumsi madu asli. Meskipun langka, namun kondisi ini bisa terjadi karena adanya bee pollen di dalam madu yang bisa memicu reaksi alergi serius. 

Saat disimpan di dalam wadah kedap udara, madu tidak memiliki tanggal kadaluarsa. 

Keseluruhan pola makan seseorang merupakan faktor penting untuk mencegah penyakit dan menyehatkan tubuh. Meskipun madu asli sangat menyehatkan, namun lebih baik untuk tidak bergantung pada madu saja, tetap variasikan makanan Anda dan atur pola makan yang sehat.