Uncategorized

Mengenal Proses Diagnosa dan Pengobatan Hepatitis Alkoholik

Hepatitis alkoholik adalah kondisi hepatitis yang secara spesifik disebabkan oleh penggunaan alkohol secara berlebihan. Ini bisa terjadi apabila Anda terbiasa mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar dan terbiasa melakukannya dalam jangka waktu lama, hingga bertahun-tahun.

Kondisi hepatitis ini tidak boleh diremehkan. Ketika merasakan adanya gejala, sebaiknya Anda langsung menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan. Semakin cepat Anda mendapatkan pengobatan dari dokter, maka akan semakin cepat juga Anda sembuh.

Bagaimana mendiagnosa hepatitis alkoholik?

Sebelum melakukan diagnosa, dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk melakukan serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu, berupa:

  • Pengecekan riwayat kesehatan

Dokter perlu mengecek riwayat kesehatan Anda. Biasanya, hepatitis jenis ini lebih mungkin terjadi pada orang-orang yang mengalami gangguan pada organ hati.

Pengecekan riwayat kesehatan akan membantu dokter mendapatkan gambaran mengenai kondisi hati Anda, apabila dulunya Anda pernah menderita penyakit hati tertentu. 

  • Tes darah

Anda mungkin juga perlu melakukan tes darah. Bisa dibilang, tes darah adalah jenis tes yang paling umum dilakukan untuk mendeteksi penyakit hepatitis. 

Tes darah akan memperlihatkan kondisi enzim di organ hati Anda. Apabila kadar enzim memiliki abnormalitas dalam jumlah tinggi, tandanya ada kerusakan pada hati Anda. Ini juga menjadi salah satu ciri-ciri dari hepatitis alkoholik.

  • Biopsi hati

Biopsi hati tidak selalu dilakukan, tapi terkadang perlu dijalankan apabila dokter ingin mendapatkan kepastian sebelum melakukan diagnosa. Biopsi dilakukan berdasarkan hasil dari tes darah. 

Setelah menjalani pemeriksaan-pemeriksaan tersebut, maka dokter bisa melakukan diagnosa. Dokter dapat membantu mengidentifikasi penyebab dari kondisi Anda. Setelah itu, Anda bisa mendapatkan upaya pengobatan yang disesuaikan dengan tingkat keparahan hepatitis yang diderita. 

Seperti apa metode pengobatan hepatitis alkoholik?

Pada dasarnya, metode pengobatan kondisi ini akan didasarkan pada keparahan gejala Anda. Tapi umumnya, pengobatan dilakukan dengan cara berikut: 

  • Obat-obatan

Anda mungkin akan diberikan obat-obatan yang diresepkan khusus oleh dokter. Obat-obatan ini umumnya obat berjenis kortikosteroid dan pentoxifylline.

Kortikosteroid mampu meningkatkan kelangsungan hidup penderita hepatitis jenis ini. Akan tetapi, ada efek samping serius yang bisa ditimbulkan, yaitu gagal ginjal dan pendarahan gastrointestinal.

Sementara, pentoxifylline merupakan obat antiinflamasi yang bisa dipakai apabila Anda tidak menggunakan obat kortikosteroid. 

  • Terapi vitamin untuk malnutrisi

Penderita hepatitis alkoholik biasanya juga mengalami malnutrisi. Untuk mengatasi hal ini, dokter akan memberikan perawatan berupa terapi makanan untuk meningkatkan asupan vitamin dan mineral Anda. 

Jika Anda mengalami kesulitan untuk makan, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin dan mineral lewat alat khusus berupa tabung yang disebut feeding tube.

  • Berhenti meminum alkohol

Ini adalah langkah yang paling penting. Saat memberikan upaya pengobatan, pertama-tama dokter pasti akan menekankan agar Anda berhenti mengonsumsi alkohol.

Hal ini sangat penting, karena konsumsi alkohollah yang menyebabkan Anda menderita kondisi ini. Selama Anda belum berhenti meminum alkohol, segala upaya pengobatan yang diberikan oleh dokter tidak akan mampu bekerja dengan maksimal. 

  • Transplantasi hati

Apabila organ hati Anda sudah sangat rusak, maka dokter bisa saja menyarankan Anda untuk melakukan transplantasi hati. Kebanyakan penderita hepatitis jenis ini memiliki risiko kematian selama belum melakukan transplantasi hati. 

Dokter Anda akan menentukan upaya pengobatan yang paling tepat sesuai dengan keparahan hepatitis alkoholik yang Anda derita. Tapi, apapun pengobatannya, yang terpenting Anda harus tetap mengingat untuk berhenti meminum alkohol.