Uncategorized

Mulai Tatap Muka? Pastikan Terapkan PHBS di Sekolah

Pandemi Covid 19 memang masih berlangsung dan harus terus diwaspadai. Akan tetapi, kegiatan belajar secara tatap muka tidak bisa ditunda terus karena menyangkut kualitas generasi penerus bangsa.

Mempertimbangkan hal ini, pemerintah sudah memberi izin di beberapa daerah untuk mengadapan pertemuan tatap muka di sekolah dengan sejumlah aturan ketat sejak September lalu. 

Di mana pemberlakuan PHBS di sekolah menjadi salah satu indikator untuk bisa melangsungkan pertemuan tatap muka. PHBS di sekolah sendiri merupakan singkatan dari perilaku hidup bersih dan sehat. Sebenarnya, aturan ini sudah ada sejak dahulu, namun menjadi lebih diperketat dan diperhatikan pada masa new normal akibat pandemi Covid 19. 

Berikut ini adalah berbagai penerapan PHBS di sekolah yang mesti Anda perhatikan untuk menjaga keamanan anak Anda di lembaga pendidikan. Jangan lupa untuk memastikan bahwa berbagai indikator PHBS di sekolah ini diterapkan di sekolah anak Anda! 

Cuci Tangan Pakai Sabun 

Mencuci tangan memakai sabun minimal 20 detik bisa sangat meminimalkan risiko penyakit menular. Tidak terkecuali dengan kerentanan paparan virus Covid 19, mencuci tangan dengan sabun bisa memangkas tingkat penularan sampai di atas 70 persen. Yang lebih penting lagi, mencuci tangan memakai sabun jug bisa menghindarkan anak Anda dari risiko penyakit menular lain, seperti pilek, flu, diare, maupun tifus. Jadi, pastikan sekolah anak Anda sudah menyediakan fasilitas mencuci tangan pakai sabun di berbagai tempat strategis di lingkungan pendidikan tersebut. 

Memakai Masker 

Sebelumnya memang tidak ada indikator pemakaian masker dalam aturan PHBS di sekolah. Namun, pandemi Covid 19 telah mengubah segalanya. Tiap sekolah yang mengadakan pertemuan tatap muka mesti menerapkan pemakaian masker bagi pengajar, siswa, maupun staf sekolah lain. Pastikan pula Anda mengingatkan anak agar mengganti pemakaian masker apabila sudah lembap atau terasa basah. 

Tetap Jaga Jarak dan Tidak Kontak Fisik 

Ini dia aturan PHBS di sekolah lainnya yang mulai diterapkan secara ketat sejak pandemi Covid 19. Di mana tiap siswa maupun staf pengajar di sekolah harus menjaga jarak minimal 1,5 meter untuk meminimalkan penularan Covid 19. Bukan hanya itu, tidak boleh pula ada kontak fisik antara siswa, pengajar, maupun staf lain. Hal ini memang agak sulit apabila pada siswa-siswa sekolah dasar di tingkatan yang awal. Anda sebagai orang tua harus selalu mengingatkan anak, sekaligus menekankan kepada pihak sekolah untuk meneguhkan lagi PHBS di sekolah yang satu ini. 

Memakai Kamar Mandi yang Bersih 

Kamar mandi yang kotor dengan sanitasi yang buruk adalah sumber berbagai penyakit. Dalam PHBS di sekolah, ditegaskan bahwa lembaga pendidikan mesti menyediakan dan menjaga kamar mandi agar selalu bersih. Untuk itu, pastikan terlebih dahulu indikator PHBS di sekolah yang satu ini diterapkan pada lembaga pendidikan tempat anak Anda mengajar. Anda juga harus mengingatkan Anda untuk membantu menjaga kebersihan kamar mandi di sekolah. 

Konsumsi Jajanan Sehat 

Indikator lain dari PHBS di sekolah adalah memastikan siswa, pengajar, maupun staf dapat memperoleh akses yang memadai untuk makanan yang sehat. Karena alasan inilah, tiap lembaga pendidikan diarahkan untuk memiliki kantin sekolah dengan tingkat kebersihan dan kesterilan yang terukur sehingga tiap penghuni sekolah mampu memperoleh jajanan sehat. 

Berantas Jentik Nyamuk 

 Jangan biarkan anak Anda akhirnya mengalami demam berdarah ataupun penyakit lain yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ketika mulai beraktivitas di sekolah. Sekolah harus melakukan pemberantasan jentuk nyamuk guna menghindari hal tersebut sehingga juga mematuhi PHBS di sekolah. Salah satu hal yang rutin dilakukan sekolah untuk menciptakan indikator PHBS yang satu ini adalah melakukan penyemprotan menyeluruh ke tiap sudut bangunan dan lingkungan sekolah. 

Olahraga Teratur dan Terukur 

Tiap sekolah mesti memiliki kurikulum yang membuats siwwa memperoleh akses olahraga yang teratur dan terukur. Pasalnya, olahraga menjadi salah satu kunci pembentuk imunitas. Ketika anak Anda menjalani olahraga dengan teratur, dijamin ia akan lebih jarang sakit. 

Pastikan lembaga pendidikan tempat anak Anda belajar sudah menerapkan berbagai indikator PHBS di sekolah. Anda pun bisa lebih tenang sebab risiko penularan penyakit di sekolah dapat ditekan dengan pematuhan aturan PHBS-PHBS tersebut.