Rumah Sakit & Faskes

Perawatan Gangguan Jiwa Nest Indonesia

Kesehatan mental atau jiwa mengacu pada kesehatan kognitif, perilaku, dan emosional. Orang-orang terkadang menggunakan istilah “kesehatan mental” untuk menyatakan tidak adanya gangguan jiwa. Kesehatan mental dapat memengaruhi kesehatan fisik, hubungan, dan hidup sehari-hari Anda. Namun, beberapa faktor dalam hidup seseorang, hubungan interpersonal, dan faktor fisik dapat berkontribusi pada gangguan kesehatan jiwa. Kondisi seperti stres, depresi, dan kecemasan dapat memengaruhi kesehatan jiwa dan mengganggu rutinitas hidup seseorang. Saat hal tersebut terjadi, seseorang perlu mendapatkan bantuan dari orang terdekat atau psikolog profesional seperti Nest Indonesia agar terhindar dari komplikasi yang merugikan diri sendiri atau orang lain. 

Dalam perawatannya, dokter atau psikolog Nest Indonesia akan melakukan diagnosis guna menentukan gangguan jiwa dan/atau komplikasi apa yang Anda miliki. Untuk melakukannya, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik guna memastikan tidak adanya gangguan kesehatan fisik yang dapat menyebabkan gejala yang Anda rasakan. Tes laboratorium juga bisa dilakukan untuk memeriksa fungsi thyroid atau memeriksa penggunaan alkohol atau obat-obatan tertentu. Terakhir adalah evaluasi psikologi. Dokter Nest Indonesia dapat berbicara dengan Anda seputar gejala, pikiran, perasaan, dan pola perilaku. Anda bisa diminta untuk mengisi “questionnaire” untuk membantu menjawab pertanyaan tersebut. 

Perawatan Anda akan tergantung pada jenis gangguan jiwa yang Anda miliki, tingkat keparahan, dan apa yang bekerja dengan efektif untuk Anda. Dalam banyak kasus, kombinasi perawatan dapat bekerja dengan baik. Meskipun obat kejiwaan tidak menyembuhkan gangguan jiwa, obat tersebut biasanya dapat meringankan gejala yang Anda miliki. Obat kejiwaan juga dapat membantu perawatan lain, seperti psychotherapy, menjadi lebih efektif. Obat yang terbaik untuk Anda akan tergantung pada situasi dan kondisi Anda, serta bagaimana tubuh memberi respon terhadap obat-obatan tersebut. Beberapa obat kejiwaan yang diresepkan di antaranya adalah:

  • Antidepresan. Obat ini digunakan untuk merawat depresi, kecemasan, dan terkadang kondisi lain. Obat ini dapat membantu meringankan gejala seperti rasa sedih, rasa putus asa, kurangnya energi, kesulitan berkonsentrasi, dan kurangnya ketertarikan terhadap suatu aktivitas. Antidepresan tidak membuat kecanduan atau ketergantungan. 
  • Obat anti-kecemasan. Obat ini digunakan untuk merawat gangguan kecemasan, seperti gangguan kecemasan umum dan gangguan panik. Obat ini juga dapat membantu mengurangi rasa gelisah dan insomnia. Obat anti-kecemasan jangka panjang biasanya adalah antidepresan yang juga dapat bekerja untuk kecemasan. Obat anti-kecemasan kerja cepat dapat membantu meredakan gejala jangka pendek, namun juga memiliki potensi untuk menyebabkan kecanduan dan ketergantungan, sehingga akan lebih baik apabila digunakan dalam jangka pendek. 
  • Obat penstabil suasana hati. Mood stabilizer biasanya digunakan untuk merawat gangguan bipolar, yang melibatkan episode mania dan depresi. Terkadang, mood stabilizer digunakan bersamaan dengan antidepresan untuk merawat depresi. 
  • Obat antipsychotic. Obat antipsychotic biasanya digunakan untuk merawt gangguan psychotic, seperti schizophrenia. Obat antipsychotic juga dapat digunakan untuk merawat gangguan bipolar atau digunakan bersama antidepresan untuk merawat depresi. 

Ada pula perawatan gangguan jiwa yang disebut psychotherapy, yaitu terapi bicara, yang melibatkan pembicaraan seputar kondisi Anda dan hal-hal yang terlibat dengan tenaga kesehatan jiwa profesional seperti Nest Indonesia. Pada saat psychotherapy berlangsung, Anda akan mempelajari seputar kondisi dan suasana hati, perasaan, pikiran, dan perilaku yang Anda miliki. Dengan informasi yang Anda dapatkan tersebut, Anda bisa belajar ketrampilan memecahkan masalah dan manajemen stres. Psychotherapy terkadang dapat diselesaikan hanya dalam beberapa bulan saja. Namun, dalam beberapa kasus, perawatan jangka panjang dapat dibutuhkan.