Kesehatan Wanita

6 Penyebab Puting Payudara Gatal

Sangat lazim bagi perempuan untuk mengalami puting payudara gatal sesekali. Terdapat berbagai faktor yang dapat membuat gatal di sekitar payudara. Biasanya pun penyebab puting gatal relatif tidak berbahaya seperti kulit kering atau mastitis. 

Meski demikian, tidak ada salahnya untuk mengetahui tanda-tanda puting payudara gatal yang harus diwaspadai. Pasalnya, puting atau payudara yang terasa gatal dapat disebabkan oleh penyakit kanker yang umum terjadi di payudara, yaitu inflamasi kanker payudara (Inflammatory Breast Cancer/IBC) dan penyakit Paget.

Gejala penyebab dua penyakit ini sangat berbeda, sehingga mudah untuk didiagnosis. Tetapi, juga perlu diingat, penyebab puting payudara gatal yang sederhana juga perlu mendapatkan perhatian  karena pendekatan, pencegahan, dan perawatan medis dapat membantu mengurangi sensasi gatal dan mencegah komplikasi.

Penyebab Puting Payudara Gatal

Kanker mungkin dapat menjadi penyebab puting payudara gatal. Namun, dalam banyak kasus kanker bukan satu-satunya penyebab. Ada banyak kemungkinan yang mungkin dipertimbangkan dokter terlebih dahulu. Meski demikian puting payudara gatal juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan, bisa mengakibatkan ketidaknyamanan terus-menerus, dan bisa diobati secara efektif.

Berikut 6 penyebab puting payudara gatal.

  • Mastitis

Mastitis adalah infeksi payudara yang paling sering menyerang perempuan yang sedang menyusui. Perempuan yang tidak menyusui pun dapat mengalaminya. Mastitis dapat terjadi ketika kelenjar susu di payudara tersumbat atau apabila puting terkena bakteri tertentu.

Saat mastitis terjadi, perempuan biasanya akan mengalami  demam, nyeri payudara, kemerahan, kehangatan, dan puting payudara gatal. Payudara juga terasa lebih lunak dari biasanya jika disentuh, dan bengkak.

Mastitis dapat diobati dengan antibiotik dan jika gejala tidak mulai membaik, tes lebih lanjut sangat disarankan untuk mencari penyebab lainnya.

  • Kulit kering

Kulit kering sangat umum dan dapat terjadi jika tubuh mengalami dehidrasi, akibat cuaca dingin, atau jika kita cenderung memiliki kulit kering. Biasanya saat kulit kering, tidak hanya menyebabkan puting payudara gatal, tetapi beberapa bagian tubuh juga akan terasa gatal.

  • Infeksi kulit

Dermatitis adalah ruam akibat peradangan pada kulit. Hal ini dapat dipicu oleh reaksi alergi terhadap sesuatu atau mungkin terjadi tanpa pemicu sama sekali. Penyebab umum termasuk pakaian baru, deterjen, parfum, lotion, atau sampo.

  • Infeksi jamur

Kulit di sekitar payudara dapat menjadi lembab. Hal ini memungkinkan terjadinya pertumbuhan jamur yang berlebih sehingga menyebabkan puting payudara gatal yang mengganggu. Jenis jamur yang paling sering memicu kondisi ini adalah candida albicans dan dapat terjadi kepada ibu yang menyusui.

Tidak hanya puting payudara gatal, infeksi jamur juga dapat menyebabkan payudara terasa nyeri seperti ditusuk, sensasi terbakar, puting kemerahan, muncul ruam berwarna puting, atau puting terlihat retak dan lama sembuh.

Infeksi jamur ini dapat diatasi dengan cara sederhana, yaitu dengan menggunakan krim antijamur yang dijual di pasaran atau dokter Anda dapat meresepkan obat antijamur yang khusus.

Untuk mencegah pertumbuhan jamur di bawah payudara, ada baiknya menggunakan bra yang terbuat dari bahan penyerap keringat seperti katun. Mengenakan bra yang nyaman dan mendukung, bahkan saat tidur, dapat mencegah lipatan kulit memerangkap keringat dan menyebabkan kulit lembab.

  • Psoriasis

Psoriasis adalah kondisi kulit yang menyebabkan kulit mengelupas. Ini dapat terjadi di mana saja, termasuk payudara dan menyebabkan puting payudara gatal. Meski demikian, payudara bukanlah area yang umum terjadinya psoriasis. Kondisi ini dapat diobati dengan fototerapi atau obat topikal.

  • Reaksi pasca operasi

Operasi payudara juga dapat menyebabkan puting payudara gatal. Ini adalah reaksi yang normal dan bagian dari proses pemulihan. Terutama jika Anda menjalani operasi pembesaran payudara yang dapat menyebabkan rasa gatal karena kulit payudara meregang untuk mengakomodasi implan.

Rasa gatal akan hilang dalam beberapa bulan setelah operasi. Jika gatal berlanjut dan tidak dapat ditoleransi, Anda harus berkonsultasi dengan dokter bedah atau dokter perawatan kulit.