Obat

Penyebab Kulit Kering Serta Cara Ampuh Atasinya

Kulit kering masih jadi salah satu masalah kulit yang banyak dijumpai. Keluhannya berupa permukaan kulit yang kasar, kulit mengelupas, kemerahan, terdapat garis-garis pada bagian kulit, dan pada beberapa kasus kulit kering juga menimbulkan rasa gatal dan bergaris putih ketika digaruk.

Meski kondisi kulit kering bukan ringan bukan masalah serius, memiliki kulit kering tentu sangat tidak nyaman dan dapat mengganggu penampilan. Kulit kering dapat disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari udara, terlalu lama mandi air hangat, penggunaan sabun yang salah, hingga kondisi medis tertentu. 

Udara

Semakin dingin udara, kulit juga akan semakin mudah untuk menjadi kering. Hal ini disebabkan oleh suhu yang menurun serta udara yang berkurang tingkat kelembapannya. Tak hanya udara yang disebabkan oleh cuaca, penggunaan air conditioner (AC) pun juga dapat membuat kualitas udara menjadi kurang baik tingkat kelembapannya sehingga mampu menyebabkan terjadinya kulit kering. 

Mandi air hangat terlalu lama

Meski mandi air hangat memiliki manfaat bagi kesehatan, nyatanya jika terlalu sering melakukannya hal ini menyebabkan kekeringan pada kulit. Saat kulit terlalu lama berada di bawah pancuran air hangat, kelembaban alami kulit akan berkurang dan hal inilah yang mampu mengakibatkan kulit menjadi kering setelahnya.

Penggunaan sabun

Menggunakan sabun dengan kandungan detergen yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kulit mudah kering. Kandungan sabun dengan tinggi detergen yang digunakan didalam sabun untuk membersihkan badan hanya akan membuat kelembaban alami kulit hilang. Kemudian, sabun yang mengandung wewangian terlalu keras pun mampu menimbulkan iritasi hingga menyebabkan kulit menjadi kering. Itulah sebabnya pemilihan sabun sangat penting untuk meminimalisir kulit kering dapat terjadi.

Terlalu sering eksfoliasi

Eksfoliasi kulit memang bagus dilakukan karena dapat membersihkan sekaligus mengangkat sel kulit mati pada kulit. Tapi saat hal ini terlalu sering dilakukan, kulit akan mudah mengalami iritasi serta menyebabkan kekeringan. 

Genetik seseorang 

Meski tak semua masalah kulit kering disebabkan oleh faktor genetik, nyatanya pada beberapa kasus hal ini merupakan salah satu penyebab kulit kering. Saat ibu atau ayah memiliki penyakit kulit kering, tak menutup kemungkinan sang anak akan akan mewarisinya. 

Usia 

Semakin bertambah usia seseorang, hormon yang diproduksi tubuh akan semakin berkurang. Hormon yang semakin berkurang ini dapat menyebabkan berbagai masalah kulit mulai dari kulit yang mulai memunculkan garis tanda penuaan, kulit yang kurang elastis, hingga kulit yang lebih mudah kering.

Kondisi medis tertentu

Kulit kering juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi medis tertentu contohnya eczema (eksim), ichthyosis, dan psoriasis. Ada banyak gejala yang dapat timbul saat kulit terkena beberapa penyakit tersebut. Salah satunya adalah kulit menjadi lebih tebal dan kering hingga bersisik. 

Bagaimana cara ampuh atasi kulit kering agar bisa segera dihilangkan?

Gunakan pelembab udara

Saat kuling kering disebabkan oleh ruangan dengan kadar kelembaban buruk, Anda dapat meletakkan pelembab udara didalam ruangan. Pelembab udara mampu mengembalikan kadar kelembaban yang kurang sehingga kelembapan dapat kembali normal. 

Batasi mandi air hangat

Bila tak mendesak atau sangat perlu dilakukan, sebaiknya hindari mandi menggunakan air hangat. Mandi air hangat terlalu lama hanya akan membuat keadaan kulit lembab menjadi kering dan kulit kering menjadi tambah kering. 

Gunakan sabun yang ringan

Perhatikan kandungan sabun saat hendak membelinya. Usahakan gunakan sabun dengan kandungan detergen yang rendah dan tidak menggunakan wewangian yang keras. Sebab, penggunaan sabun yang mengandung banyak detergen hanya akan memperparah kulit kering. 

Gunakan produk yang melembabkan secara rutin

Menggunakan pelembab dengan rutin dinilai sangat baik untuk mengurangi masalah kekeringan yang terjadi pada kulit. Anda dapat menyesuaikan pelembab yang digunakan dengan jenis kulit. Selain dapat mengurangi kekeringan yang terjadi, menggunakan pelembab akan menghidrasi kulit sehingga tampilan kulit jadi lebih baik.

Salah satu produk pelembab kulit kering yang dapat Anda gunakan adalah Bio oil harga terjangkau. Di dalamnya terdapat berbagai kandungan baik purcellin oil, vitamin A, vitamin E, calendula serta rosemary yang sangat baik untuk melembabkan dan menghidrasi kulit. 

Tak hanya itu, ia juga mampu memudarkan bekas luka, mengurangi kerutan, menghaluskan dan mengencangkan, serta mempertahankan kelembaban kulit. Caranya, cukup oleskan bio oil pada kulit yang mengalami kekeringan. Oleskan 2-3x sehari atau sesuai kebutuhan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan bio oil setidaknya 3 bulan dengan penggunaan setiap hari. 

Jangan terlalu sering eksfoliasi

Eksfoliasi memang bermanfaat bagi kulit, namun terlalu sering melakukannya hanya akan menyebabkan kulit menjadi kering. Idealnya, cukup lakukan eksfoliasi 2x dalam seminggu untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada tubuh.

Banyak minum air

Sudah bukan hal baru lagi jika saat tubuh kekurangan air, kulit tubuh pun akan semakin mudah mengalami kekeringan. Setidaknya Anda harus minum dua liter air atau setara dengan 8-9 gelas air setiap harinya agar tubuh tetap terjaga kadar airnya sehingga mampu terhindar dari masalah kulit kering.

Uncategorized

9 Bahan Alami Penghilang Alergi Tanpa Obat Alleron

Alergi bisa dialami siapa saja, dan datang dari mana saja. Untuk mengatasi kondisi yang cukup sensitif tersebut, Anda tentunya disarankan mengonsumsi obat Alleron.

Meski begitu, mengonsumsi obat antihistamin ini bukannya tanpa efek samping. Tercatat ada beberapa efek samping yang dihasilkan seperti dada sesak, mengantuk, dan mual.

Anda tentunya ingin sekali menghindari hal-hal tersebut, bukan? Hal itu bisa Anda lakukan jika ingin mengatasi alergi dengan berbagai macam bahan alami berikut ini:

1. Madu

Anda bisa mengatasi alergi dengan salah satu bahan alami yang cukup populer ini. Madu disebut mempunyai kemampuan menurunkan alergi yang Anda miliki karena kandungan zat anti-alergi di dalamnya.

Selain itu, madu dapat meredakan radang dan infeksi yang Anda miliki. Namun perlu diingat, konsumsilah madu lokal yang kualitasnya dan efektivitasnya sudah terbukti.

2. Minyak kayu putih

Minyak kayu putih yang biasa Anda gunakan saat masuk angin juga dapat mengatasi alergi pada kulit yang Anda alami akibat konsumsi makanan atau obat yang ternyata tidak cocok dengan tubuh.

Caranya adalah dengan menambahkan beberapa ml minyak kayu putih ke dalam air lalu balurkanlah ke area kulit yang mengalami alergi.

3. Oatmeal

Anda yang sedang menjalani diet tentu sudah tidak asing dengan bahan alami yang satu ini sebagai salah satu penurun kolestrol jahat.

Ternyata oatmeal juga dapat dijadikan sebagai bahan alami untuk mengatasi alergi tanpa harus konsumsi obat Alleron.

Untuk menggunakan bahan ini cukup mudah. Anda hanya perlu menghancurkan oatmeal lalu campur dengan air panas, dan aduk sampai rata.

Kemudian balurkan pada area kulit yang terkena alergi. Tunggulah selama 30 menit lalu bilaslah dengan air sampai bersih.

4. Soda kue

Bahan alami untuk pembuatan kue dan roti ini mempunyai zat antiperadangan untuk mengatasi alergi.

Cara menggunakan bahan yang satu ini adalah campurkan soda kue dengan air panas kemudian aduklah hingga berbentuk pasta.

Setelah itu balurkanlah ke area kulit yang mengalami alergi lalu diamkan selama 10 menit, dan bilaslah dengan air dingin.

5. Lidah buaya

Tanaman hias yang juga tanaman herbal ini banyak mempunyai manfaat untuk kesehatan, dan bahkan bisa mengatasi kulit yang kemerahan dan mengatasi gatal.

Cara menggunakan tanaman ini cukup mudah juga. Anda hanya perlu mengoleskan gel lidah buaya secara langsung pada kulit yang mengalami alergi.

6. Mentimun

Selama ini yang Anda ketahui adalah mentimun digunakan untuk penghias pada makanan-makan yang biasa Anda santap seperti nasi uduk, nasi kuning, dan nasi goreng.

Namun ternyata mentimun juga dapat mengatasi alergi yang Anda miliki karena mengandung zat astringent.

Untuk bisa mendapatkan secara langsung manfaat sayuran ini adalah potong tipis mentimun kemudian oleskan pada bagian kulit yang terkena alergi. Cara lainnya adalah hancurkan mentimun lalu campur dengan yogurt, balurkan ke kulit, dan bilas.

7. Batu es

Bahan alami yang satu ini bukan hanya untuk sekadar dicampurkan pada minuman, namun juga Anda dapat menggunakannya untuk mengatasi alergi. Anda hanya perlu mengoleskan berulang kali pada kulit yang mengalami alergi berupa gatal hingga gatal tersebut hilang.

8. Teh hijau

Terdapat kandungan antihistamin alami yang dapat membantu Anda meringankan alergi. Cara menggunakannya cukup mudah. Anda hanya perlu minum 1-2 cangkir teh hijau setiap hari. Namun perlu diingat sebaiknya tanpa gula.

9. Jahe

Untuk bahan yang kerap Anda jadikan sebagai minuman penghangat di kala cuaca dingin, Anda juga bisa memanfaatkannya untuk menghilangkan alergi secara alami tanpa obat Alleron. Caranya tambahkan saja setengah irisan jahe ke dalam teh atau dicampur dengan madu.

Hidup Sehat

4 Jenis Antihistamin Alami untuk Atasi Alergi

Saat mengalami alergi pada zat tertentu, sistem kekebalan tubuh biasanya menganggap zat tersebut berbahaya. Untuk meredakannya, maka biasanya akan mengonsumsi obat-obatan atau bisa dengan antihistamin alami.

Akan tetapi, histamin alami ini tidak memiliki aturan jelas terkait dosisnya. Pastikan saja Anda tidak mengonsumsi antihistamin dari sumber alami ini secara berlebihan.

Fungsi Antihistamin Alami

Seperti yang diketahui bahwa histamin merupakan zat yang diproduksi oleh tubuh saat tubuh mendeteksi adanya benda asing yang berpeluang mengganggu tubuh. Ini terjadi saat alergen melakukan kontak dengan hidung, mulut, paru-paru, tenggorokan, perut, hingga usus.

Sehingga ketika histamin dilepaskan, maka muncul alergi, dengan gejala mirip seperti flu. Reaksinya berupa bersin, sesak napas, mata berair dan gatal, wajah membengkak, serta tekanan di area sinus.

Saat seseorang mengalami gejala-gejala tersebut, tentu terasa tidak nyaman. Untuk memperlambat bahkan menghentikan produksi histamin ini, bisa dengan konsumsi antihistamin. Sehingga reaksi alergi yang dirasakan pun tidak terlalu parah.

Selain karena alergi dan infeksi, kadar histamin dalam tubuh juga bisa meningkat akibat pengaruh makanan dan minuman yang dikonsumsi. Makanan atau minuman tersebut yang mengandung histamin adalah daging olahan, keju, kerang, biji-bijian, terong, tomat, alpukat, jeruk, dan produk olahan susu lainnya. 

Selain itu, ada pula jenis makanan yang dapat memicu reaksi histamin dalam tubuh, seperti gandum, jeruk, tomat pepaya, coklat, pisang, teh hitam, minuman berenergi, pewarna makanan, hingga teh hijau.

Jenis Antihistamin Alami

Obat untuk meredakan alergi, sebenarnya bisa didapat di apotek yang dijual bebas atau perlu diresepkan dokter. Namun, ada pula antihistamin alami yang bisa jadi pilihan bila Anda khawatir akan efek samping obat anti alergi. Berikut antihistamin alami yang bisa digunakan.

  1. Bromelain

Nanas merupakan buah yang mengandung enzim bromelain alami yang bagus untuk obat alergi. Bromelain ini dapat mengurangi pembengkakan akibat alergi, khususnya di area hidung dan sinus.

Selain konsumsi dalam bentuk suplemen, enzim bromelain juga bisa dikonsumsi untuk mendapatkan enzim ini secara alami.

  • Jelatang

Jelatang memang sudah dikenal sebagai tanaman untuk pengobatan tradisional. Ternyata, tanaman bernama lain stinging nettle juga bisa digunakan sebagai antihistamin alami.

Menurut studi tahun 2000, ditemukan bahwa 58 persen partisipan merasakan gejala yang mereda setelah konsumsi ekstrak tanaman jelatang dengan dosis 300 miligram per hari. Bahkan ada juga partisipan yang mengaku dampak dari konsumsi ekstrak jelatang ini lebih baik dibanding mengonsumsi obat biasa.

  • Quercetin

Quercetin mudah didapat dari makanan nabati seperti sayuran hijau, brokoli, tomat, bawang merah, apel, dan sebagainya. Quercetin ini adalah senyawa flavonoid yang mengandung khasiat antihistamin.

Enzim quercetin bisa mengurangi efek samping alergi pernapasan. Ini merupakan hasil studi di tahun 2007 lalu. Cara kerjanya dengan mengurangi respons peradangan di saluran pernapasan.

  • Butterbur

Tanaman butterbur merupakan tanaman yang dianggap efektif mengurangi migrain. Ekstrak tanaman yang bernama lain petasites hypridus ini juga bisa membantu meredakan reaksi alergi yang masih berkaitan dengan pernapasan.

Jika Anda memiliki alergi, penting untuk memaksimalkan konsumsi makanan yang bergizi dan berolahraga. Hal ini sebagai upaya untuk membantu sistem imun tubuh menjadi optimal.

Apabila Anda merasakan alergi akibat terpapar alergennya, atau konsumsi makanan yang memicu reaksi histamin, maka segera hentikan segera pemicunya. Anda bisa mengonsumsi jenis-jenis antihistamin alami di atas untuk meredakan gejala alergi yang dirasakan.