Uncategorized

Obat Alphamol, Pereda Demam dan Nyeri Pada Anak

Demam sangat umum terjadi pada anak-anak. Ini bisa disebabkan oleh flu, perubahan cuaca, dan kondisi-kondisi lainnya. Ketika anak menderita demam, Anda bisa mencoba memberikan obat Alphamol untuk meredakan kondisinya.

Obat ini mengandung paracetamol sebagai komposisi utamanya. Paracetamol ini sangat efektif untuk mengatasi demam serta nyeri ringan pada anak. 

Kapan perlu menggunakan Alphamol?

Sebagai obat paracetamol, maka waktu terbaik untuk menggunakan obat ini adalah ketika anak mengalami gejala demam atau nyeri. Ini bisa Anda kenali dengan tanda-tanda gejala sebagai berikut: 

  • Tubuh anak terasa lebih panas dari biasanya, khususnya pada area punggung
  • Anak terus-menerus berkeringat
  • Anak terlihat merasa tidak enak badan
  • Anak tampak murung 

Ketika Anda merasakan gejala-gejala di atas, maka Anda patut mencurigai bahwa anak menderita demam. Jika ini terjadi, segera gunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh anak Anda. 

Hasil pengukuran di termometer akan memberikan gambaran pada Anda, apakah anak menderita demam atau tidak. Jika suhu tubuh lebih tinggi dari normal, maka berikan obat yang mengandung paracetamol untuk meredakannya, seperti obat Alphamol. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Anak Anda belum tahu cara mengonsumsi obat sendiri dengan cara yang tepat. Sebagai orang tua, pandu anak Anda agar penggunaan obat tidak keliru. 

Ketika akan memberikan obat paracetamol pada anak, sebaiknya perhatikan dulu beberapa hal berikut ini: 

  • Paracetamol aman digunakan setiap hari, tapi jangan sampai melebihi dosis pemakaiannya setiap hari
  • Setelah konsumsi paracetamol, kondisi anak seharusnya membaik sekitar 30-60 menit berikutnya
  • Berikan paracetamol dengan dosis yang sesuai pada anjuran pemakaian di kemasan obat
  • Jangan berikan lebih dari satu obat yang mengandung paracetamol di saat bersamaan pada anak
  • Bila anak kesulitan mengonsumsi paracetamol kaplet, maka coba gunakan obat sirup

Perhatikan hal-hal di atas ketika akan memberikan obat paracetamol seperti Alphamol pada anak. Selain itu, pastikan juga untuk menyimpan obat di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak.

Ini penting untuk meminimalisir kemungkinan anak menemukan obat dan meminumnya sendiri di luar dosis normal. 

Selain itu, perlu diperhatikan juga, paracetamol untuk dosis anak-anak biasanya ditujukan bagi pengguna anak-anak di bawah usia 12 tahun. Jika anak sudah berusia di atas 12 tahun, mungkin mereka perlu menggunakan dosis untuk remaja atau orang dewasa. 

Adakah efek samping dari Alphamol?

Sebenarnya, paracetamol adalah obat yang sangat ringan dan aman dikonsumsi oleh anak Anda. Anda tidak perlu mencemaskan risiko negatif yang ditimbulkan, selama pemakaiannya dilakukan dengan cara yang tepat.

Meski begitu, mungkin obat ini juga bisa menimbulkan efek samping berupa gangguan pencernaan, seperti:

  • Mual dan muntah
  • Feses berwarna gelap
  • Nyeri pada perut bagian atas

Selain itu, obat ini juga bisa memicu efek samping berupa gangguan umum, seperti gatal dan ruam di kulit, kehilangan nafsu makan, serta tubuh merasa kelelahan.

Akan tetapi, Anda tidak perlu mengkhawatirkan efek samping yang telah disebutkan di atas. Karena, efek samping tersebut cenderung ringan. Biasanya, efek itu akan membaik dengan sendirinya dalam waktu singkat. 

Kecuali, jika penggunaan dilakukan dalam jangka panjang dan dosis melebihi anjuran, maka risikonya bisa lebih fatal. Pemakaian obat Alphamol yang berlebihan bisa mengakibatkan dampak jangka panjang untuk kesehatan hati dan ginjal anak Anda.