Uncategorized

Kandungan Zwitsal Baby Cream dan Manfaatnya

Salah satu hal yang membedakan antara kulit bayi dengan kulit orang dewasa adalah lapisan barrier pada kulit bayi yang cenderung masih lemah. Lapisan ini berfungsi sebagai penghalang keluar masuknya air dari dalam dan luar kulit. Belum matangnya lapisan barrier pada kulit bayi inilah yang menyebabkan kulit bayi lebih mudah kering dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Akan tetapi, seiring dengan pertumbuhan si kecil, lapisan kulit ini pun akan lama kelamaan akan semakin menebal. Nah, agar kulit si kecil tetap terjaga kelembutan dan kelembapannya, Zwitsal Baby Cream adalah salah satu produk krim bayi yang bisa Bunda pilih.

Selain menjaga kelembapan dan melembutkan kulit si kecil, Zwitsal Baby Cream juga mampu membantu mengatasi iritasi ringan sekaligus melindungi dan menghaluskan kulit Si Kecil. Semua manfaat ini bisa DIdapatkan dari kandungan Zinc, vitamin A, dan vitamin E yang terkandung dalam Zwitsal Baby Cream. Selain itu, krim bayi ini juga memiliki kandungan Zinc Oxide di dalamnya yang dapat membantu meredakan rasa gatal, sehingga aman dioleskan pada kulit si kecil yang terkena gigitan serangga.

Zinc

Produk perawatan kulit dan rambut, baik untuk orang dewasa maupun anak, biasanya diperkaya dengan berbagai jenis vitamin dengan bermacam fungsi. Tapi, ternyata ada nutrisi lain selain vitamin yang juga memiliki manfaat bagi kulit dan sering ditambahkan dalam produk perawatan kulit dan rambut, yaitu zinc atau seng. Manfaat dari zinc bagi kulit yang membuat mineral ini sering ditambahkan pada produk perawatan kulit? Beberapa di antaranya adalah:

  1. Membantu memperbaiki sel kulit yang rusak dan membantu proses penyembuhan luka. Tanpa zinc, waktu yang dibutuhkan kulit untuk memperbaiki diri akan bertambah lama.
  2. Mengatasi masalah iritasi kulit serta masalah lain seperti jerawat, eczema, ruam popok, ataupun luka kecil. Hal ini terjadi karena zinc membantu mengatasi dan mencegah kemerahan serta bekas luka pada kulit.
  3. Membantu mengontrol produksi sebum atau minyak pada kulit sehingga dapat mengatasi kulit kering
  4. Memiliki peran dalam melindungi kulit terhadap sinar ultraviolet matahari.

Allantoin

Aluminium Dihydroxy Allantoinate, atau dikenal dengan allantoin adalah senyawa yang ditemukan secara alami pada organisme seperti tanaman, hewan, dan mikroba. Kandungan ini berasal dari hasil ekstraksi tanaman Comfey yang kini sudah diproduksi dan diinfusi ke dalam produk perawatan kulit. Kandungan allantoin bersifat anti-inflamasi dan mampu menghidrasi kulit dengan baik. Bahkan allantoin mampu melindungi kulit dan bisa memperbaiki luka ringan. Allantoin juga mempunyai sifat antioksidan yang tinggi, dan bisa bekerja sebagai bahan exfoliant, serta merangsang pertumbuhan kolagen pada kulit. Karena kandungan antioksidan yang sangat tinggi, allantoin juga kerap dijadikan sebaga kandungan yang diinfusi pada produk anti-aging. Semakin jadi favorit, produk dengan infusi allantoin juga dipercaya sangat optimal untuk memaksimalkan peremajaan kulit dengan mengatasi masalah penuaan dengan cara merangsang pertumbuhan kolagen, mengatasi kerutan dan garis halus, bahkan menjadikan kompleksi kulit semakin cerah serta glowing.

Minyak Jojoba

Sebagai pengganti bahan kimia yang terlalu keras untuk kulit bayi menggunakan bahan-bahan alami seperti Canola Oil dan Jojoba Oil yang secara lembut menjaga kulit bayi tetap sehat dan halus. Zwitsal Baby Lotion juga telah teruji hypo-allergenic, sehingga memiliki risiko lebih kecil untuk menimbulkan reaksi alergi pada bayi. Beberapa manfaat bahan alami ini di antaranya adalah:

  • Membantu menyeimbangkan produksi minyak pada kulit
  • Mampu membantu menjaga kelembapan kulit
  • Bermanfaat untuk mengatasi kulit terbakar matahari dan kulit pecah-pecah.

Kandungan asam lemak, antioksidan, serta vitamin E dalam jojoba oil adalah sumber dari semua manfaatnya. Jadi, jangan heran kalau Zwitsal Baby Oil yang mengandung jojoba oil bisa jadi andalan Bunda untuk mengusir masalah kulit kering yang dialami si kecil. Oleskan saja secara rutin setiap habis mandi untuk menjaga kelembapan kulitnya.

Ibu dan Anak

Sambut Kedatangan Si Buah Hati dengan Perlengkapan Menyusui Vitaflow

Sambut Kedatangan Si Buah Hati dengan Perlengkapan Menyusui Vitaflow

Menjadi orang tua baru berarti Anda harus mengetahui segala persiapan yang dibutuhkan ketika si kecil lahir. ASI eksklusif sangat disarankan untuk diberikan pada bayi hingga anak berusia 6 bulan. 

Namun terkadang ada kendala dimana ibu tidak sempat memberikan ASI pada sang buah hati, apalagi ibu pekerja. Vitaflow menghadirkan botol susu multifungsi yang dapat melengkapi kebutuhan menyusui si kecil. 

Pentingnya ASI eksklusif

ASI merupakan sumber nutrisi terlengkap yang memenuhi segala kebutuhan si kecil. WHO, UNICEF, dan banyak organisasi kesehatan lainnya setuju untuk merekomendasikan ASI eksklusif, yaitu pemberian ASI hingga anak berusia 6 bulan, dilanjutkan dengan menyusui disertai makanan pendamping hingga berusia 2 tahun atau lebih. 

Pemberian ASI eksklusif memiliki banyak manfaat bagi kesehatan bayi secara keseluruhan, seperti menurunkan risiko infeksi saluran cerna, pneumonia, dan obesitas. Menyusui juga membantu Ibu menurunkan berat badan serta meningkatkan kesehatan payudara. 

Tahap perkembangan bayi menyusu

Sebagai seorang ibu, mengetahui tahapan bayi menyusu penting agar kebutuhan anak terpenuhi dengan maksimal. 

  • Usia 0-3 bulan

Pada usia ini, kebutuhan bayi untuk menyusu cenderung melonjak di usia 10 hari, 6 minggu, dan 3 bulan. Frekuensi menyusu yang lebih tinggi akan membuat bayi mudah rewel dan kurang puas dari biasanya.  

Anak juga bisa menghabiskan waktu lebih banyak untuk menyusu di salah satu payudara saja, sehingga ibu harus lebih aktif untuk menawarkan sisi sebelahnya.

  • Usia 4-6 bulan

Di usia 4 hingga 6 bulan, anak cenderung tidak tertarik untuk menyusu dan memerlukan stimulasi untuk mengisap ASI. Ini bisa disebabkan oleh kondisi payudara ibu yang mengalami lecet atau iritasi. 

Selama 6 bulan pertama, Anda tak perlu memberi bayi Anda air, sereal, susu formula, atau makanan pengganti lainnya. ASI eksklusif tetap bisa diberikan melalui botol. Namun jika diperlukan, Anda bisa memberikan susu formula.

Makanan dengan tekstur sedikit padat, seperti sereal atau bubur bayi bisa dikenalkan secara perlahan pada usia 6 bulan.

Perlengkapan menyusui Vitaflow bantu pengalaman menyusui lebih nyaman

Jika berbicara masa menyusui, botol bayi dan kantung penyimpanan ASI adalah dua hal yang harus dimiliki ibu. Keduanya menjadi alat yang mendukung kesuksesan ibu menyusu bila ibu terkendala memberikan ASI.

Ketika memilih produk pendukung laktasi, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Ketika memilih botol bayi plastik harus teruji bebas BPA (Bisphenol A). 

Puting atau dot botol bisa berbahan lateks atau silikon. Lateks lebih lembut, tapi lebih cepat aus dan bisa menyebabkan alergi pada bayi. Sedangkan silikon lebih kuat dan tahan lama.

Botol bayi dari Vitaflow terbuat dari bahan polypropylene (PP) yang bebas BPA dan tahan panas hingga suhu 120 derajat celcius. Botol ini memiliki variasi ukuran dan dilengkapi dengan dot size s sehingga penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan ibu. 

Botol bayi Vitaflow sangat multifungsi karena bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan ASI (storage mode), disambungkan dengan pompa ASI (pumping mode), dan feeding mode untuk menyusui buah hati. 

Selain botol bayi, Vitaflow juga menyediakan kantong ASI. Kantong penyimpanan ASI ini berbahan LLDPE (Linear Low Density Polyethylene) yang sangat tebal dan dilengkapi dengan sistem double zipper sehingga lebih aman disimpan dan tak mudah bocor.   

Kantong ASI ini juga telah disterilisasi dengan Teknologi Gamma-Ray, dan memiliki banyak kelebihan lainnya sehingga memberikan kenyamanan pada Anda dalam menyimpan ASI dan mendukung laktasi.  

Dapatkan produk Vitaflow di atas dengan mengunjungi toko kesehatan SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Ibu dan Anak

Begini Cara Atasi Kulit Kepala Gatal pada Bayi

Kulit kepala gatal dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi. Namun, kulit kepala kering dan gatal pada bayi adalah hal yang normal dan dapat ditangani dengan mudah. Simak artikel berikut untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi kepala gatal pada bayi.

Penyebab kulit kepala kering dan gatal pada bayi

Penyebab umum kepala bayi kering adalah dermatitis seboroik infantil yang juga disebut dengan Cradle cap. Kondisi ini dapat menyerang bayi di usia antara 2 minggu hingga 12 bulan. 

Cradle cap dapat disebabkan oleh faktor genetik, lingkungan, atau pertumbuhan jamur Malassezia di kelenjar minyak di bawah kulit. Gejala yang ditimbulkan yakni adanya kerak tebal dan berminyak berwarna putih hingga kuning kemerahan di kulit kepala. Bercak ini juga bisa muncul di selangkangan, ketiak, dan area berminyak lainnya. 

Penyebab lain kulit kepala bayi kering dan gatal adalah ketombe dan eksim. Jika cradle cap tidak menimbulkan rasa gatal, berbeda halnya dengan ketombe. Umumnya, bayi yang berketombe disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. Ketombe pada bayi ditandai dengan kerak berwarna putih, kering, dan terasa gatal.

Alergi juga dapat menjadi penyebab rasa gatal pada kulit kepala bayi. Hal ini ditandai dengan kulit kepala kering, timbulnya ruam merah, dan gatal. 

Cara mengatasi kulit kepala gatal pada bayi

Jika si kecil mengalami gatal karena alergi, maka ada baiknya mencari penyebab alergi. Faktor penyebab bisa berasal dari makanan, produk perawatan seperti sampo, bahkan pakaian. Agar lebih aman, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter dan meminta perawatan lebih lanjut.

Jika bayi mengalami cradle cap, maka Anda tak perlu khawatir. Biasanya, dermatitis seboroik infantil akan hilang seiring waktu. Anda dapat membersihkan sisik yang menempel pada kulit bayi menggunakan sikat gigi berbulu halus. Jangan lupa untuk mengoleskan minyak mineral agar sisik mudah lepas.

Adapun mengatasi ketombe pada bayi harus dilakukan secara hati-hati. Berikut beberapa tips mengatasi kepala gatal pada bayi:

  1. Jangan terlalu sering keramas

Ketombe menyebabkan kulit kepala kering. Keramas setiap hari akan memperparah kondisi tersebut. Cucilah rambut si kecil dua hari sekali untuk mencegah area kepala kering. Selain itu, buatlah si kecil tetap hangat karena cuaca dingin dengan kelembaban rendah dapat memperburuk ketombe. 

  1. Gunakan sampo obat

Menggunakan sampo obat mungkin bisa membantu. Anda dapat menemukannya di supermarket atau apotek. Untuk mengatasi ketombe dan eksim pada bayi, carilah sampo antiketombe khusus bayi dengan kandungan pyrithione zinc atau selenium sulfide. Anda juga bisa meminta bantuan apoteker untuk memilih sampo anti ketombe bayi terbaik. 

Gunakanlah sampo antiketombe dua hingga tujuh hari. Jangan mengharapkan hasil yang cepat karena biasanya butuh waktu hingga satu bulan untuk meredakan kulit kepala gatal pada bayi.

  1. Menggunakan minyak mineral

Sisik pada kulit kepala tidak bisa hilang hanya dengan keramas. Anda bisa memijat kepala si kecil menggunakan minyak mineral seperti minyak zaitun, minyak kelapa, atau petroleum jelly. 

Tuangkan minyak ke atas kepala bayi, pijat ringan dan biarkan minyak meresap. Setelah itu, sisir dengan kepala sikat yang halus untuk mempercepat sisik mengelupas. Anda juga dapat menggunakan sikat gigi berbulu halus. Setelah itu, cuci rambut bayi dengan sampo.

  1. Menggunakan krim hidrokortison

Krim hidrokortison umum digunakan untuk mengatasi eksim dan gatal. Krim ini aman digunakan pada bayi dan anak-anak dalam jangka waktu tertentu. Anda dapat mendapatkan krim ini tanpa resep dokter.

Namun, Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan krim ini. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari efek samping yang mungkin terjadi.

Catatan

Kulit kepala gatal dan kering pada bayi dapat diatasi dengan berbagai cara mudah, salah satunya menggunakan bahan alami seperti minyak zaitun dan minyak kelapa. Apabila kondisi bayi semakin parah, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk meminta penanganan lebih lanjut.