Uncategorized

Terapi Bisa Dapat Menghilangkan Iritabilitas

Iritabilitas merupakan ekspresi dari gangguan normal yang dapat berindikasi pada kesehetan mental atau pada kondisi medis tertentu. Ketika mengalami hal itu secara terus menerus akan menyebabkan stres dan menganggu waktu tidur, bekerja, makan, bahkan mempertahankan hubungan baik dengan orang lain. Oleh karena itu, jika mengalami hal itu segera meminta bantuan kepada dokter. 

Pada beberapa kasus, mudah marah mungkin gejala dari kondisi yang mengancam jiwa. Hal itu bisa menjadi bahaya bagi diri sendiri atau orang lain. Termasuk perilaku mengancam, irasional, atau bunuh diri. 

  • Perubahan pada perilaku mendadak, seperti kebingungan, lesum halusinasi, dan delusi
  • Demam tinggi 
  • Masalah pernapasan seperti sesak napas, kesulitan bernapas, tersedak. 
  • Sakit parah trauma 

Penyebab iritabilitas yang serius atau mengancam jiwa

Dalam beberapa kasus, iritabilitas mungkin merupakan gejala dari kondisi serius atau mengancam jiwa yang harus segera dievaluasi dalam keadaan darurat. Ini termasuk:

  • Delirium akut
  • Keracunan alkohol atau overdosis obat
  • Abses otak
  • Ensefalitis 
  • Hidrosefalus
  • Meningitis 
  • Sepsis 
  • Pukulan
  • Cedera otak traumatis

Mengatasi Iritabilitas

Sadar terhadap diri sendiri merupakan hal yang terpenting untuk dapat menghindar dari sikap iritabilitas. Stres dan cemas yang berhari-hari, untuk beberapa orang bisa menjadi mudah tersinggung. Sadar menjadi kunci untuk menahan emosi, serta dapat menghentikan mudah marah sebelum terjadi sesuatu yang berlebihan atau tidak bisa dihindari. Cara dalam membantu mengurangi mudah marah yaitu dengan mengendalikan, membicarakan, serta merenungkan kembali perasaan. Selain itu, beberapa tanda terhadap peringatan fisik seperti ketegangan otot, napas yang pendek, serta berkeringat. 

Apabila mudah tersingung sebaiknya untuk menghindari serta menjauhi dari situasi yang dapat terprovokasi dan jangan merespon. Hal ini bisa mencegah luapan komentar yang tidak baik, serta dapat disesali di lain waktu. 

Waktu mungkin menjadi faktor penting dalam mengatasi iritabilitas. Ketika sedang emosi cobalah dengan melakukan aktifitas seperti berolahraga atau menggerakan tubuh, serta menghindari hal-hal yang bisa memunculkan rasa tersebut. Lalu carilah aktivitas yang bisa membawa suasana hati menjadi tenang dan rileks.Dalam sebuah studi mengungkapkan bahwa dengan tertawa bisa mengurangi rasa stres.

Terapi untuk iribilitas 

Terapi ini hanya fokus untuk mencari penyebab yang berasal dari kondisi kesehatan mental, bagaimana mengatasi masalahnya, dan cara untuk mengatasinya. Menggunakan terapi mungkin dapat efektif untuk mengatasi iritabilitas dan akar masalahnya.

Contohnya seperti teknik perliaku kognitif, teknik ini dapat menolong untuk menyatukan ulang pikiran agar meningkatkan perliaku, teknik semacam ini biasa digunakan oleh orang-orang yang terpengaruh oleh iribilitas. Selain itu, mempelajari keterampilan dan teknik manajemen stres yang efektif seperti meditasi dan perhatian penuh serta menjelajahi saluran yang bermanfaat untuk stres, kecemasan, dan frustrasi mungkin merupakan aspek terapi untuk mengobati iritabilitas. 

Terkadang terjadinya iribilitasi berasal dari perasaan yang sedih serta marah yang mendalam. Hal itu terjadi karena tidak sadar, maka terapi bisa membantu mengungkapkan serta mengobati efek dari emosi,sehingga mengurangi atau menghilangkan iritabilitas.

Kasus kesehatan mental seperti bipolar atau depresi, bisa dilakukan dengan terapi, hal ini juga dapat membantu meredakan iritabilitas serta gejala lainnya. 

Bagaimana Terapi Dapat Membantu

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bahwa iritabilitas seringkali merupakan gejala dari sesuatu yang lain, meskipun belum tentu merupakan kondisi mental. Jika Anda pergi ke terapi dan menemukan bahwa psikolog Anda berpikir Anda bisa mulai merasa lebih baik jika Anda tidur lebih banyak atau mulai makan lebih baik, bawa ke hati dan coba sebelum mencoba menggali lebih jauh ke dalamnya.

Namun, itu bisa menjadi gejala dari masalah yang lebih dalam. Pergi ke terapi dan membicarakan semuanya, termasuk riwayat keluarga, dapat memberi tahu Anda bahwa Anda mungkin mengalami sesuatu yang jauh lebih buruk. Misalnya, jika keluarga Anda memiliki riwayat skizofrenia, tidak terdiagnosis bisa menjadi jauh lebih sulit bagi Anda, dan Anda bisa mengalami gejala yang jauh lebih buruk daripada lekas marah. Anda mungkin belum tentu memiliki kondisi yang memerlukan pengobatan; jika Anda secara konsisten berbicara dengan seorang terapis yang dapat membantu Anda menyelesaikan masalah Anda, sangat mungkin Anda dapat menemukan strategi untuk mengatasi iritabilitas itu sendiri.