Uncategorized

Tips Mengatasi Takut Naik Pesawat

Di era modern saat ini, terbang menggunakan pesawat adalah mode transportasi antar negara yang paling cepat dan mudah. Namun banyak orang merasa takut naik pesawat. Namun mengapa hal tersebut terjadi, dan bagaimana cara mengatasi kecemasan tersebut? Bagi kebanyakan dari kita, terbang menggunakan pesawat telah menjadi suatu kebutuhan. Manusia terbang antar negara untuk bekerja, belajar, berwisata, atau bertemu orang-orang baru. FAA melaporkan bahwa Pemandu Lalu Lintas Udara mengatur lebih dari 42 ribu penerbangan dan 2,5 juta penumpang setiap harinya. 

Meskipun saat ini ada sekitar 10 ribu pesawat yang terbang dan mendarat membawa penumpang dengan selamat ke tujuan mereka masing-masing, tidak sedikit manusia yang takut naik pesawat. Rasa takut ini memiliki tingkat keparahan yang bervariasi, mulai dari rasa tidak nyaman saat akan masuk ke dalam kabin hingga serangan panik parah yang membuat Anda enggan untuk memesan tiket pesawat. Namun rasa cemas tidak boleh mengganggu waktu-waktu terbaik Anda hidup di dunia ini. Untungnya, ada beberapa tips cara mengatasi rasa takut naik pesawat sebelum atau selama terbang di udara. Meskipun demikian, perlu Anda ketahui bahwa setiap orang berbeda-beda. Sehingga apabila cara-cara berikut tidak efektif dalam mengatasi rasa takut naik pesawat yang Anda derita, Anda perlu mencari dan bereksperimen dengan hal-hal baru sendiri. 

  • Cobalah untuk memahami

Rasa takut naik pesawat, atau dikenal pula dengan sebutan aviophobia, dikarakterisasikan dengan adanya rasa takut ekstrim terhadap pesawat, atau apapun yang berhubungan dengan terbang, termasuk bandara. Seseorang dengan aviophobia parah akan mencoba mengatur hidup mereka menjauhi naik pesawat. Saat akhirnya masuk ke dalam pesawat, penderita fobia akan takut oleh banyak hal, seperti suara, sensasi yang berhubungan dengan lepas landas dan mendarat, dan rasa panik yang terjadi saat turbulensi terjadi dalam waktu yang lama. Sangat penting untuk memahami apa yang memicu rasa cemas yang berhubungan dengan pesawat yang Anda alami. Pengetahuan yang baik seputar pesawat, bagaimana pesawat bekerja, apa yang menyebabkan suara yang Anda dengar pada saat pesawat terbang, mengapa kita mengalami sensasi fisik seperti telinga yang tersumbat, dan bagaimana kru dilatih untuk melakukan pekerjaannya untuk membantu dan memastikan para penumpang nyaman dan merasa aman di dalam pesawat. 

  • Pelajari seputar rasa takut yang dialami dan penerbangan Anda

Ada banyak sumber, baik online atapun offline, seputar informasi tentang penerbangan. Video, misalnya, dapat menjadi awal yang baik untuk belajar seputar hal-hal yang ingin Anda ketahui tentang pesawat dan penerbangan. Salah satu video yang bisa Anda tonton misalnya adalah video di mana seorang pilot pesawat komersil menjelaskan apa yang terjadi pada saat lepas landas dan mendarat, dan bagaimana turbulensi bisa sangat tidak nyaman namun merupakan hal yang normal dan aman. Alih-alih membayangkan hal-hal yang menakutkan dan fantasi yang tidak nyata, belajarlah seputar apa yang sesungguhnya terjadi ketika tanda sabuk pengaman dinyalakan. 

Sering rasa takut naik pesawat memiliki penyebab tertentu yang membuat Anda menderita kondisi ini, misalnya rasa takut terhadap ruang tertutup (claustrophobia), rasa takut terhadap kerumunan orang (agoraphobia), rasa takut terhadap ketinggian (acrophobia), dan rasa cemas ketika Anda tidak memiliki kontrol atau kendali terhadap situasi yang sedang Anda jalani. Merupakan hal yang penting untuk merawat penyebab tersebut. Namun, hanya dengan mengetahui bahwa rasa takut dan penyebab tersebut ada dapat membantu Anda dapat memahami rasa takut naik pesawat dengan lebih mudah. Contohnya, apabila memungkinkan, pesanlah tempat duduk yang tidak di dekat jendela dan berada di lorong. Hal ini akan membuat Anda merasa tidak terkekang ruangan sempit dan memberikan kebebasan bergerak yang lebih baik. Jika Anda takut ketinggian, Anda tidak perlu melihat keluar jendela saat pesawat mengudara di angkasa.